Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Saudi Minta Vaksin Meningitis Sebelum Berangkat, Bukan Saat di Tanah Suci

Saudi Minta Vaksin Meningitis Sebelum Berangkat, Bukan Saat di Tanah Suci

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 318
  • print Cetak

HAMRANEWS — Pemerintah Arab Saudi kembali menegaskan pentingnya perlindungan kesehatan bagi jamaah umrah, terutama selama bulan Ramadhan yang kerap diwarnai lonjakan kepadatan di Tanah Suci. Salah satu langkah pencegahan utama yang ditekankan adalah vaksinasi meningitis sebelum keberangkatan, bukan setelah tiba di Arab Saudi.

Melalui imbauan resmi, Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan bahwa vaksin meningitis merupakan bagian krusial dari upaya melindungi jamaah dari risiko penularan penyakit menular di area dengan mobilitas dan interaksi tinggi.

Kementerian menjelaskan, kepadatan jamaah di tempat-tempat suci meningkatkan potensi penyebaran penyakit infeksi. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah meningitis atau radang selaput otak, yang dapat menular melalui droplet atau percikan pernapasan. Tanpa pencegahan, penyakit ini berisiko menimbulkan komplikasi kesehatan yang berat.

Karena itu, vaksinasi dipandang sebagai langkah paling efektif untuk menjaga keselamatan jamaah umrah selama menjalankan ibadah.

Vaksin Dianjurkan Diterima Sebelum Keberangkatan

Dalam pernyataannya melalui akun resmi di X, Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyarankan agar vaksin meningitis diberikan paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan umrah. Jeda waktu ini diperlukan agar tubuh memiliki kesempatan membentuk kekebalan secara optimal sebelum jamaah berada di Tanah Suci.

Kementerian juga menyampaikan bahwa vaksin meningitis memiliki masa perlindungan hingga lima tahun. Artinya, jamaah yang telah menerima vaksin dalam rentang waktu tersebut tidak perlu mengulang dosis selama masa perlindungan masih berlaku.

Selain melindungi individu, vaksinasi ini dinilai berperan penting dalam menekan risiko penyebaran infeksi di tengah kerumunan jamaah umrah.

Akses Vaksin Melalui Aplikasi Sehhaty

Untuk mempermudah layanan, calon jamaah diimbau membuat janji vaksinasi melalui aplikasi Sehhaty. Setelah itu, jamaah dapat mendatangi klinik yang ditunjuk untuk menerima vaksin meningitis.

Di akhir imbauannya, Kementerian Kesehatan Arab Saudi menekankan bahwa kepatuhan terhadap panduan kesehatan dan vaksinasi mencerminkan kepedulian jamaah terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Dengan langkah pencegahan ini, pelaksanaan ibadah umrah diharapkan berlangsung aman, tertib, dan sehat.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klarifikasi Owner Travel yang Viral 44 Jemaahnya Telantar di Hotel Makkah

    Klarifikasi Owner Travel yang Viral 44 Jemaahnya Telantar di Hotel Makkah

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 267
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemilik Mitra Travel, yang sebelumnya dikabarkan diduga menelantarkan 44 jemaahnya (mayoritas dari Parepare dan Makassar) di Makkah, Arab Saudi, menyampaikan klarifikasi. Pihak travel membantah puluhan jemaah itu telantar, namun jadwal pemulangan molor karena pihak maskapai membatalkan penerbangan imbas perang. “Ini qadarullah, ada krisis internasional dan perang saat kami sudah di Makkah. Harga tiket […]

    Bagikan Berita:
  • Sudah 89 Orang Calon Jemaah Haji Ilegal Digagalkan Imigrasi Sejak Musim Haji 2026

    Sudah 89 Orang Calon Jemaah Haji Ilegal Digagalkan Imigrasi Sejak Musim Haji 2026

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 169
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sebanyak 89 calon haji nonprosedural ditunda keberangkatannya oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta sejak awal musim keberangkatan haji 2026 pada 22 April lalu. Pengetatan dilakukan untuk mencegah praktik haji ilegal dengan penggunaan visa yang tidak sesuai peruntukan. Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana mengatakan penundaan terbaru […]

    Bagikan Berita:
  • Penjelasan Kemenag Soal Ancaman Bom Pesawat Jemaah Haji

    Penjelasan Kemenag Soal Ancaman Bom Pesawat Jemaah Haji

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 433
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ancaman bom di Pesawat Saudia Airlines yang dikirim lewar pesan ke email Kementerian Perhubungan, membuat Kementerian Agama ikut memberi penjelasan. Sebelumnya, ancaman bom yang menautkan Pesawat Saudia Airines SV-5276 tersebut terjadi saat pesawat itu sedang mengangkut jemaah haji rute Jeddah-Jakarta. Pesawat tersebut akhirnya mendarat darurat di Bandara Kualanamu. Hal ini pun menjadi perhatian […]

    Bagikan Berita:
  • Dua Pekan Setelah Penutupan Haji 2025, 3 Jemaah Hilang Belum Juga Ditemukan

    Dua Pekan Setelah Penutupan Haji 2025, 3 Jemaah Hilang Belum Juga Ditemukan

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 391
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia menyampaikan bahwa proses pencarian tiga jemaah haji asal Indonesia yang masih hilang di Tanah Suci kini memasuki tahap baru. Setelah lebih dari dua bulan dilakukan pencarian secara manual, pola pencarian diubah menjadi metode ante mortem dan post mortem dengan pencocokan DNA. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Turunkan Batas Wajib Lapor Uang Tunai-Emas Jadi Rp173 Juta untuk Jemaah Haji-Umrah

    Arab Saudi Turunkan Batas Wajib Lapor Uang Tunai-Emas Jadi Rp173 Juta untuk Jemaah Haji-Umrah

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 105
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah Arab Saudi memperketat aturan kepabeanan dengan menurunkan batas nilai harta yang wajib dilaporkan saat masuk atau keluar negara tersebut. Jika sebelumnya orang yang datang Arab Saudi hanya diwajibkan melapor ketika membawa uang tunai, emas, atau barang berharga senilai SAR 60.000, kini ambang batasnya diturunkan menjadi SAR 40.000 atau sekitar Rp173 juta (kurs […]

    Bagikan Berita:
  • Ketua Timwas Haji DPR Kritik Minimnya Petugas di Area Jamarat, Jemaah Indonesia Kesasar

    Ketua Timwas Haji DPR Kritik Minimnya Petugas di Area Jamarat, Jemaah Indonesia Kesasar

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 444
    • 0Komentar

    MINA – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Syamsul Rijal, menyoroti minimnya kehadiran petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di titik-titik krusial, khususnya di area Jamarat –lokasi pelaksanaan lempar jumrah. Kondisi tersebut dinilai membuat banyak jemaah haji Indonesia tersasar dan kebingungan dan tak tahu jalur perjalanan. “Banyak jemaah yang tidak tahu arah jalur. […]

    Bagikan Berita:
expand_less