Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » MUI Minta RUU Haji Dikebut, Pasal Terkait Kewenangan BPH Dibutuhkan

MUI Minta RUU Haji Dikebut, Pasal Terkait Kewenangan BPH Dibutuhkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
  • visibility 249

JAKARTA – Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, mulai tahun 2026 mendatang, penyelenggaraan ibadah haji tidak lagi berada di bawah Kementerian Agama. Tugas besar tersebut akan resmi dipegang Badan Penyelenggara Haji (BPH).

Akan tetapi, sebelum transisi itu benar-benar berjalan, ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni revisi Undang-Undang Haji. Proses pembahasannya masih berlangsung di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

“Revisi UU Haji sudah masuk Tahap II di Baleg DPR. Kami di Komisi VIII masih menunggu Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dari pemerintah. Jadi belum bisa dipastikan kapan disahkan, karena proses legislasi masih berjalan,” ungkap Dini Rahmania kepada wartawan, Rabu 6 Agustus 2025 dikutip detikNews.

Sekretaris Jenderal MUI Pusat Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A menegaskan, revisi UU Haji ini harus dipercepat. Menurutnya, waktu yang tersisa hingga musim haji 2026 tidak panjang, sementara peralihan kewenangan dari Kementerian Agama ke BPH membutuhkan persiapan matang.

“Kalau proses ini lambat, risikonya bisa mengganggu penyelenggaraan haji 2026. Pasal-pasal krusial, terutama yang menyangkut peralihan kewenangan, harus segera diputuskan,” kata Amirsyah dalam diskusi publik bersama PP Muhammadiyah yang disiarkan langsung kanal YouTube tvMu Channel, Sabtu 9 Agustus 2025.

Ia menambahkan, profesionalisme menjadi kunci. “Haji adalah wajah Indonesia di mata dunia. Kita harus tunjukkan penyelenggaraan yang aman, nyaman, tertib, dan menghasilkan haji mabrur,” ujarnya.

Amirsyah juga mengingatkan soal pentingnya istitha’ah (kemampuan) yang selama ini hanya dibebankan pada jamaah calon haji. Menurutnya, pihak penyelenggara pun wajib memenuhi syarat istitha’ah—baik secara manajerial, keuangan, maupun moral.

“Pengelola haji memegang amanah besar. BPKH sebagai pengelola keuangan dan BPH sebagai penyelenggara harus sama-sama memenuhi istitha’ah sesuai syariat dan perundang-undangan,” jelasnya.

Muncul wacana agar Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dilebur ke dalam struktur BPH. Namun, baik MUI maupun Muhammadiyah sepakat agar BPKH tetap independen.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si menegaskan, “Kalau disatukan biasanya akan muncul banyak problem. Lebih baik tetap independen.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Periksa Lagi Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Kuota Haji

    KPK Periksa Lagi Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 401
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2024. Pemeriksaan Eks Ketua Ansor itu berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik mendalami keputusan Yaqut terkait […]

    Bagikan Berita:
  • Ada Apa? Pengembalian Keuangan Haji Khusus dari BPKH Baru 30 Persen Jelang Tenggat Waktu

    Ada Apa? Pengembalian Keuangan Haji Khusus dari BPKH Baru 30 Persen Jelang Tenggat Waktu

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 147
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ada dengan pemerintah, dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)? Pengembalian Keuangan (PK) haji khusus dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) masih sangat rendah. Hingga Selasa (20/1/2026), dana PK yang cair disebut belum mencapai 30 persen, membuat penyelenggara haji khusus berada dalam situasi genting. Ketua Tim 13 Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah, […]

    Bagikan Berita:
  • Cara Jadi Petugas Haji 2026, Gajinya Tembus Rp75 Juta!

    Cara Jadi Petugas Haji 2026, Gajinya Tembus Rp75 Juta!

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 858
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menjadi petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) adalah amanah besar sekaligus kebanggaan. Para petugas inilah yang memastikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah berjalan optimal sejak di Tanah Air hingga seluruh rangkaian ibadah di Arab Saudi. Jika Anda berencana mengikuti rekrutmen Petugas Haji 2026, berikut panduan lengkap mengenai kategori tugas, syarat, jadwal seleksi, hingga perkiraan […]

    Bagikan Berita:
  • BMKG Saudi Kembali Peringatkan Angin Kencang di Makkah dan Madinah

    BMKG Saudi Kembali Peringatkan Angin Kencang di Makkah dan Madinah

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 204
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Cuaca ekstrem kembali membayangi Arab Saudi. Badan Meteorologi Nasional (National Centre for Meteorology/NCM) memperingatkan bahwa badai petir disertai hujan lebat dan angin kencang diprediksi mengguyur sejumlah wilayah utama, termasuk Makkah dan Madinah. Ancaman banjir bandang pun ditekankan sebagai risiko terbesar dalam beberapa hari ke depan. Menurut prakiraan terbaru NCM sebagaimana dilaporkan gulfnews, hujan […]

    Bagikan Berita:
  • Kampung Indonesia di Makkah Berjarak 400 Meter dari Masjidilharam, DPR RI Beri Apresiasi ke Presiden

    Kampung Indonesia di Makkah Berjarak 400 Meter dari Masjidilharam, DPR RI Beri Apresiasi ke Presiden

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 397
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota DPR RI meminta berharap, munculnya Kampung Indonesia di Makkah, Arab Saudi, benar-benar dimanfaatkan untuk menjadi pusat layanan terpadu bagi jamaah dan membuat layanan haji dan umrah jamaah Indonesia semakin terintegrasi. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mengharapkan, area khusus tersebut akan memiliki potensi untuk mengelola dan menyediakan layanan haji dan […]

    Bagikan Berita:
  • Kisah Om Daeng Motoran dari Jakarta ke Tanah Suci, Tiba di Tanah Haram Setelah 7 Bulan Perjalanan

    Kisah Om Daeng Motoran dari Jakarta ke Tanah Suci, Tiba di Tanah Haram Setelah 7 Bulan Perjalanan

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 357
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Setelah menempuh perjalanan panjang penuh tantangan selama tujuh bulan, akhirnya Anshar atau yang akrab disapa Om Daeng tiba di Tanah Suci. Melalui unggahannya pada 29 Oktober 2025 lalu, Om Daeng menyampaikan kabar bahagia: dirinya sudah berada di Masjidilharam, menunaikan umrah setelah ribuan kilometer ia lewati dengan setia bersama motor metik kesayangannya, NMAX. Om […]

    Bagikan Berita:
expand_less