Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » MUI Minta RUU Haji Dikebut, Pasal Terkait Kewenangan BPH Dibutuhkan

MUI Minta RUU Haji Dikebut, Pasal Terkait Kewenangan BPH Dibutuhkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 462
  • print Cetak

JAKARTA – Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, mulai tahun 2026 mendatang, penyelenggaraan ibadah haji tidak lagi berada di bawah Kementerian Agama. Tugas besar tersebut akan resmi dipegang Badan Penyelenggara Haji (BPH).

Akan tetapi, sebelum transisi itu benar-benar berjalan, ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni revisi Undang-Undang Haji. Proses pembahasannya masih berlangsung di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

“Revisi UU Haji sudah masuk Tahap II di Baleg DPR. Kami di Komisi VIII masih menunggu Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dari pemerintah. Jadi belum bisa dipastikan kapan disahkan, karena proses legislasi masih berjalan,” ungkap Dini Rahmania kepada wartawan, Rabu 6 Agustus 2025 dikutip detikNews.

Sekretaris Jenderal MUI Pusat Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A menegaskan, revisi UU Haji ini harus dipercepat. Menurutnya, waktu yang tersisa hingga musim haji 2026 tidak panjang, sementara peralihan kewenangan dari Kementerian Agama ke BPH membutuhkan persiapan matang.

“Kalau proses ini lambat, risikonya bisa mengganggu penyelenggaraan haji 2026. Pasal-pasal krusial, terutama yang menyangkut peralihan kewenangan, harus segera diputuskan,” kata Amirsyah dalam diskusi publik bersama PP Muhammadiyah yang disiarkan langsung kanal YouTube tvMu Channel, Sabtu 9 Agustus 2025.

Ia menambahkan, profesionalisme menjadi kunci. “Haji adalah wajah Indonesia di mata dunia. Kita harus tunjukkan penyelenggaraan yang aman, nyaman, tertib, dan menghasilkan haji mabrur,” ujarnya.

Amirsyah juga mengingatkan soal pentingnya istitha’ah (kemampuan) yang selama ini hanya dibebankan pada jamaah calon haji. Menurutnya, pihak penyelenggara pun wajib memenuhi syarat istitha’ah—baik secara manajerial, keuangan, maupun moral.

“Pengelola haji memegang amanah besar. BPKH sebagai pengelola keuangan dan BPH sebagai penyelenggara harus sama-sama memenuhi istitha’ah sesuai syariat dan perundang-undangan,” jelasnya.

Muncul wacana agar Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dilebur ke dalam struktur BPH. Namun, baik MUI maupun Muhammadiyah sepakat agar BPKH tetap independen.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si menegaskan, “Kalau disatukan biasanya akan muncul banyak problem. Lebih baik tetap independen.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Penjual Es Puter Naik Haji Tahun Ini, Hasil Nabung 21 Tahun

    Viral Penjual Es Puter Naik Haji Tahun Ini, Hasil Nabung 21 Tahun

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 258
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kisah inspiratif datang dari seorang penjual es puter keliling asal Cirebon, Pak Ili (62), yang tahun ini akhirnya berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Suwati. Perjuangannya menjadi sorotan publik setelah diketahui bahwa ia menabung sejak 2005 demi mewujudkan impian ke Tanah Suci. Setiap hari, dari hasil berjualan es puter, Pak Ili menyisihkan […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Klinik Dilarang Beroperasi di Saudi, Begini Nasib Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Makkah dan Madinah

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 486
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Indonesia kini sedang menjajaki kerja sama dengan pemerintah Arab Saudi terkait kepastian pelayanan kesehatan jemaah haji tetap berjalan optimal di musim haji 2026. Langkah ini diambil setelah kebijakan baru otoritas Saudi yang melarang negara lain membuka klinik atau rumah sakit secara mandiri di wilayahnya. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak […]

    Bagikan Berita:
  • Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 576
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perjalanan haji selalu tak luput dari cobaan. Itu dirasakan betul Anisah Naharuddin, jemaah asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Ujung Pandang. Ibadah Haji Anisah, benar-benar menguji ketabahan dan keikhlasannya. Saat akan menjalankan lontar jumrah di Mina, salah satu ritual penting dalam ibadah haji, Anisah menerima kabar bahwa rumahnya di kampung […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita Amer yang Hampir Mustahil Berangkat Haji Jadi Viral Sedunia

    Cerita Amer yang Hampir Mustahil Berangkat Haji Jadi Viral Sedunia

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 702
    • 0Komentar

    SAUDI – Kisah kegigihan seorang calon jemaah haji asal Libya, Amer Al-Mansour dalam memperjuangkan keberangkatannya ke Tanah Suci jadi viral. Ceritanya viral, karena calon jemaah tersebut hampir mustahil gagal berangkat haji karena ditolak oleh staf bandara, dan pesawat sudah berangkat. Rupanya, pesawat tersebut mengalami kerusakan dan harus kembali ke bandara. Saat pesawat tiba di bandara, […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji yang Melahirkan di Tanah Suci Belum Bisa Pulang, Berasal Daerah Lumajang

    Jemaah Haji yang Melahirkan di Tanah Suci Belum Bisa Pulang, Berasal Daerah Lumajang

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle rilis
    • visibility 487
    • 0Komentar

    SAUDI – Jamaah haji asal Lumajang, Jawa Timur, Tristy Erlinawati, belum bisa pulang lantaran belum dapat izin dari pemerintah pemerintah Saudi, usai melahirkan bayi laki-laki prematur saat menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi. Tristy tergabung dalam kloter 83 Embarkasi Surabaya dan dijadwalkan pulang pada Senin 7 Juli 2025. Akan tetapi, karena kondisi bayinya masih […]

    Bagikan Berita:
  • Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 387
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Polemik wakaf mushaf Alquran Taqy Malik yang dinilai ada aroma mark up, turut mendapat tanggapan dari Andi Muhammad Nur Syahid, pendiri Sekolah dan Pesantren Kurir Langit. Dalam pernyataannya, ia mengajak umat Islam untuk tidak larut dalam hiruk-pikuk perdebatan, melainkan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan literasi dan kecerdasan dalam berwakaf. “Lagi ramai soal […]

    Bagikan Berita:
expand_less