Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Plus Minus Umrah Mandiri Menurut Muthawif di Tanah Suci

Plus Minus Umrah Mandiri Menurut Muthawif di Tanah Suci

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
  • visibility 218

SAUDI – Tren ibarah umrah secara mandiri, alias tanpa menggunakan jasa Biro Perjalanan atau travel, sedang ramai diperbincangkan di Tanah Air.

Hal itu menyusul regulasi terbaru pemerintah yang melegalkan perjalanan umrah dengan mengurus diri sendiri tersebut. Salah satu alasan utama banyak yang berpikir lebih baik umrah mandiri adalah, biayanya lebih murah. Apakah benar?

Muthawif asal Indonesia di Tanah Suci, lewat akun Kangmumu, menjelaskan plus minus umrah mandiri. Menurut dia, tidak sepenuhnya umrah mandiri itu murah.

“Trennya saat ini umrah mandiri, karena katanya murah. Kalau menurutku, kalau dibilang murah, sebenarnya bisa jadi lebih ngga murah,” ungkapnya.

Umrah mandiri, menurut muthawif Kangmumu, bisa jadi justru mahal, atau bisa juga benar-benar murah dengan ketentuan beberapa item akomodasi di Tanah Suci yang harus diturunkan kualitasnya.

“Misalnya, kalau umrah lewat travel, biasanya satu kamar hotel dibagi berempat bayarnya (satu kamar empat ranjang). Nah, umrah mandiri, misalnya umrah sendiri, satu kamar hotel pembayarannya cuma tertumpu pada satu jemaah,” ungkap dia.

Jadi, jika umrah mandiri bisa membayar hotel yang lebih murah, bisa jadi karena hotelnya jauh dari Masjidilharam.

Selain itu, jika biaya-biaya lainnya murah, bisa jadi tidak makan di hotel, tapi makan di tempat makan yang lebih murah, dan menggunakan bus yang lebih murah juga. “Jadi ini opsional,” ungkapnya.

Muthawwif tersebut menjelaskan pengalamannya tentang hotel-hotel di ring 1 Makkah, yang terdekat dari Kabah, yang sulit didapatkan jika lewat jalur mandiri.

“Sulit bagi umrah mandiri dapat kamar di ring 1. Belum lagi permasalahan lain, yakni kendala bahasa. Karena tidak semua orang di sini (Arab Saudi) bisa berbahasa Inggris. Bahkan Bahasa Arab pun, mereka berbicara tidak seperti bahasa arab yang kita pelajari,” ungkapnya.

Sehingga, menurut dia, umrah mandiri sangat tidak disarankan untuk jemaah yang masih awam, pemula dan belum tahu medan.

“Kalau cocok, cocok untuk kalangan yang sudah sering dan sudah paham medan,” ungkapnya.

Meski begitu, umrah mandiri tetap menarik baginya, karena tentu membuat jalan ke Baitullah semakin banyak. “Sehingga, bagi teman-teman, mulai saja dari hari ini tunuk menabung impian dan doa, agar perjalanannya ke Tanah Suci dilancarkan,” ungkapnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan Fisik, Mental dan Spiritual Calon Jemaah Haji 30 Hari Jelang Keberangkatan

    Persiapan Fisik, Mental dan Spiritual Calon Jemaah Haji 30 Hari Jelang Keberangkatan

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 41
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, calon jemaah haji tentu tidak cuma harus sibuk dengan menyelesaikan administrasi dan perlengkapan untuk ibadah sekitar sebulan di sana. Lebih dari itu, fase 30 hari terakhir sebelum berangkat menjadi momen penting untuk mematangkan kesiapan spiritual, mental, dan fisik agar ibadah haji dapat dijalankan secara optimal. Sejumlah panduan dari […]

    Bagikan Berita:
  • Umrah Ramadan Menghidupkan Pengalaman Spiritual Berbeda, Ini Alasannya

    Umrah Ramadan Menghidupkan Pengalaman Spiritual Berbeda, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 156
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menunaikan ibadah umrah di bulan Ramadan diyakini menghidupkan pengalaman spiritual yang berbeda dibanding bulan-bulan lainnya. Keistimewaan ini tidak hanya terletak pada ritual umrah itu sendiri, tetapi juga pada limpahan pahala dan rangkaian ibadah tambahan yang menyertainya sepanjang bulan suci. CEO Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin, melalui media sosial resmi Tazkiyah Group menegaskan bahwa […]

    Bagikan Berita:
  • Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

    Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 280
    • 0Komentar

    SAUDI – Sistem Syarikah yang diberlakukan Pemerintah untuk perjalanan Ibadah Haji tahun ini, banyak dikeluhkan jemaah maupun pembimbing haji. Salah satu persoalan yang muncul saat di Arafah, adalah berubahnya penempatan jemaah saat tiba di Madinah tidak sesuai dengan sistem kloter. Kondisi ini membuat ada jemaah yang terpisah rombongan dari pasangannya, bahkan petugas kloter berada di […]

    Bagikan Berita:
  • Kepadatan di Masjidilharam

    Kemenhaj Catat 28.170 Jemah Umrah Telah Kembali Per 16 Maret 2026

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 46
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah RI lewat Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah terus memperketat pengawasan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia yang terdampak eskalasi konflik di Timur Tengah. Dalam pemantauan intensif selama dua hari terakhir (15-16 Maret 2026), tercatat 2.248 jemaah umrah telah difasilitasi proses kepulangannya melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, dan […]

    Bagikan Berita:
  • Seleb Taqy Malik Diduga Mark Up Wakaf Mushaf Alquran di Saudi, Screenshoot Percakapannya Beredar

    Seleb Taqy Malik Diduga Mark Up Wakaf Mushaf Alquran di Saudi, Screenshoot Percakapannya Beredar

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 94
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Nama Taqy Malik kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ia diduga melakukan mark up dalam program wakaf mushaf Alquran di Tanah Suci. Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul tudingan bahwa mushaf Alquran yang diwakafkan dijual dengan harga jauh di atas pasaran. Taqy diketahui mengajak para followersnya menyumbang Mushaf Alquran seharga […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Tidak Lagi Konsumsi Beras Thailand–Vietnam, Bulog Akan Ekspor Pangan ke Saudi

    Jemaah Haji Tidak Lagi Konsumsi Beras Thailand–Vietnam, Bulog Akan Ekspor Pangan ke Saudi

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 124
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Pemerintah mulai menapaki babak baru dalam penyelenggaraan ibadah haji dengan mendorong penggunaan pangan nasional bagi jemaah Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menegaskan komitmennya untuk menghentikan ketergantungan pada beras impor dari Thailand dan Vietnam, sekaligus membuka peluang ekspor beras Indonesia ke Arab Saudi melalui Perum Bulog. Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji […]

    Bagikan Berita:
expand_less