Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Kapal Pesiar Umrah Akan Singgah di Banda Aceh Sebelum Tiba di Jeddah

Kapal Pesiar Umrah Akan Singgah di Banda Aceh Sebelum Tiba di Jeddah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 456
  • print Cetak

HAMRANEWS – Berangkat umrah dengan kapal laut, biasanya dilakukan umat Islam pada era 1950-an. Berbeda dengan di masa kini, ketika umat Muslima hampir semuanya naik pesawat komersil yang trafiknya tinggi dan sudah ekonomis.

Kini, berangkat umrah dengan kapal laut kemungkinan mulai digandrungi lagi, bukan dengan susah payah berjuang menuju Tanah Suci. Tapi perjalanannya akan lebih menyenangkan, karena menggunakan kapal pesiar.

Kapal Pesiar berkonsep Syariah, milik Public Investment Fund Arab Saudi yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, sebelumnya telah diluncurkan pada 1 Oktober lalu.

Memulai rute dari Malaysia, Kapal Pesiar tersebut akan berlabuh di Banda Aceh, lalu singgah di Maladewa, Oman, lalu tiba di destinasi utama yakni Jeddah, Arab Saudi.

Berangkat umrah sambil wisata dengan perjalanan kurang lebih 14 hari 13 malam itu, melewati lima negara dengan menggunakan Kapal Aroya Cruise.

Project Director Islamic Cruise Malaysia Ab Rahman Mohd Ali mengatakan perjalanan ini menempuh rute dari Port Klang, Malaysia-Jeddah, Arab Saudi, selama 14 hari dan 13 malam. Kapal pesiar ini juga akan singgah di Aceh.

“Dulu pada 1950-an kakek-nenek kita naik haji menggunakan kapal laut, lalu naik pesawat. Sekarang kembali ke laut,” katanya dalam peluncuran perjalanan umrah dengan kapal pesiar di Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025 lalu.

Ia menambahkan, dalam perjalanan Port Klang-Jeddah, kapal pesiar akan singgah di tiga negara. Setelah dari Malaysia, kapal akan singgah ke Banda Aceh. Wisatawan akan turun ke daratan sekitar 8-10 jam.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan sebelum kembali singgah di Male, Maladewa. “Di sana bisa menikmati pantai-pantai indah, air laut yang bening, melihat lumba-lumba, berenang, dan kalau ada waktu ke desa nelayan,” ujar Ab Rahman.

Dari Maladewa, kapal pesiar akan melanjutkan perjalanan ke Oman. Di Oman, wisatawan akan diajak menjelajahi budaya Islam dari kisah Nabi Ayub. Terakhir, kapal akan menuju Jeddah, Arab Saudi, untuk jemaah menjalankan ibadah umrah.

Ab Rahman mengatakan kapal ini didesain untuk perjalanan halal. Berbeda dengan kapal pesiar pada umumnya, Aroya tidak memiliki bar atau minuman beralkohol dan kasino.

“Ini pertama di dunia yang menyediakan menu halal. Biasanya di kapal pesiar, muslim harus antre di restoran halal yang hanya ada dua atau tiga dalam satu kapal. Tapi ini semua restorannya halal,” tuturnya. Di kapal ini terdapat 27 restoran.

CEO Islamic Cruise International Suhaimi Abd Gafer mengatakan perjalanan wisata umrah dengan kapal pesiar ini sudah mendapat izin berlabuh di negara-negara yang akan disinggahi. Pemberangkatan terdekat dari Malaysia pada 3-16 Februari 2026.

Untuk menikmati perjalanan umrah dengan kapal pesiar ini, wisatawan dikenai biaya Rp 58 juta per orang. Tapi, dalam tiga bulan pertama, ada promo seharga Rp 78 juta untuk dua orang. Wisatawan Indonesia yang akan mengikuti perjalanan ini bisa memilih pemberangkatan dari Malaysia atau Banda Aceh dengan tiket pesawat yang ditanggung.

Diketahui, pelayaran Kapal Cruise tersebut akan dilakukan dalam waktu paling dekat, yakni selama tanggal 3-16 Februari 2026, start dari Port Klang, Selangor, Malaysia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontributor Jemaah Haji Terbesar, Alasan RI Perlu Membuat Perkampungan Haji dan Umrah di Saudi

    Kontributor Jemaah Haji Terbesar, Alasan RI Perlu Membuat Perkampungan Haji dan Umrah di Saudi

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 677
    • 0Komentar

    SAUDI – Indonesia merupakan negara penyumbang jemaah haji terbesar, dengan mengirimkan ratusan ribu jemaah haji dan jutaan jemaah umrah ke Tanah Suci setiap tahun. Dengan jumlah jemaah terbesar itu, tantangan logistik dan pelayanan menjadi pekerjaan besar yang harus dihadapi pemerintah, dari urusan akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga bimbingan ibadah di lapangan. Dalam konteks itulah muncul […]

    Bagikan Berita:
  • Sebelum Puncak Haji, Jemaah Tazkiyah Tour Aktif Berjalan Kaki demi Menjaga Kondisi Fit

    Sebelum Puncak Haji, Jemaah Tazkiyah Tour Aktif Berjalan Kaki demi Menjaga Kondisi Fit

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 233
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menjelang puncak ibadah haji 2026, jemaah haji khusus Tazkiyah Tour aktif menjaga kebugaran tubuh agar tetap prima selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Salah satu aktivitas yang rutin dilakukan adalah berjalan kaki beberapa kilometer setiap hari. Usai menunaikan salat Subuh di Masjid Nabawi, para jemaah tidak langsung kembali ke Hotel Al Haram. […]

    Bagikan Berita:
  • Langkah Suci Nenek Sumbuk di Usia 109 Tahun, Jemaah Haji Tertua 2025

    Langkah Suci Nenek Sumbuk di Usia 109 Tahun, Jemaah Haji Tertua 2025

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 695
    • 0Komentar

    SAUDI – Di tengah hiruk pikuk pemberangkatan haji 1446 H, ada kisah yang sunyi dari seorang jemaah dari pinggir kota bekasi. Perempuan berusia lebih dari satu abad itu, menjadi seorang Duyufurrahman dengan usia tertua. Dialah Nenek Sumbuk, jemaah haji berusia 109 tahun, yang juga berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Rumah sederhana tempat tinggalnya tampak […]

    Bagikan Berita:
  • Menhaj RI Ultimatum Syarikah Arab Saudi: Pelayanan Buruk di Mina Bisa Berujung Putus Kontrak 2027

    Menhaj RI Ultimatum Syarikah Arab Saudi: Pelayanan Buruk di Mina Bisa Berujung Putus Kontrak 2027

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 137
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah Indonesia melayangkan peringatan keras kepada para penyedia layanan (Syarikah) di Arab Saudi menyusul berbagai catatan pelayanan selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Buruknya layanan di Mina menjadi sorotan utama dan akan menjadi penentu apakah Syarikah tersebut tetap dipakai pada musim haji berikutnya. Menteri Haji dan Umrah RI, Muhammad Irfan Yusuf, menegaskan […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Jemaah Umrah RI Tiba-tiba Tumbang saat Transit di Oman, Dapat Perhatian Penuh Kemenag

    Satu Jemaah Umrah RI Tiba-tiba Tumbang saat Transit di Oman, Dapat Perhatian Penuh Kemenag

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 371
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Satu orang jemaah umrah yang pulang dari ibadah di Tanah Suci, dilaporkan tiba-tiba lemas dan tumbang saat transit di Bandara Internasional Muscat, Oman, pada 5 Februari 2026 Kasubdit Pengawasan Umrah pada Kementerian Haji dan Umrah, Andi Muhammad Taufik, menyampaikan pihaknya langsung memberikan penanganan optimal. Dia menyebutkan, pelindungan terhadap jemaah haji reguler, haji khusus, […]

    Bagikan Berita:
  • Prabowo Perintahkan Perbanyak Petugas Haji dari Unsur TNI-Polri

    Prabowo Perintahkan Perbanyak Petugas Haji dari Unsur TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 375
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian Haji dan Umrah untuk menambah jumlah petugas haji dari TNI-Polri. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk memperkuat pelayanan untuk jemaah yang selalu diisi banyak lansia. “Kita akan tambah (dari TNI-Polri), supaya kemudian mereka bisa bertugas lebih baik, karena lebih prima biasanya petugas dari TNI dan Polri. Dan kita akan […]

    Bagikan Berita:
expand_less