Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Ikbal Ismail Ingatkan Travel Umrah Jangan Pakai ‘Jurus Mabuk’ Terapkan Harga, Risiko Tak Dipikirkan

Ikbal Ismail Ingatkan Travel Umrah Jangan Pakai ‘Jurus Mabuk’ Terapkan Harga, Risiko Tak Dipikirkan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
  • visibility 28
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengingatkan pengusaha travel umrah dan haji khusus agar tidak menerapkan strategi harga murah tanpa memperhitungkan kemampuan memenuhi seluruh kebutuhan dan risiko pemberangkatan umrah.

Peringatan itu disampaikan Ikbal saat menjadi narasumber dalam podcast Tazkiyah Tour yang dipandu Host Erik Alamsyah, 12 September 2026.

Ikbal secara khusus mengingatkan travel agar tidak pakai ‘jurus mabuk’, yakni memasang harga paket miring atau serendah mungkin demi mendapatkan banyak jemaah, tetapi tidak menghitung risiko operasional di kemudian hari.

“Janganlah bermain-main dengan harga. Juallah harga paket yang memang betul-betul aman. Jangan pakai jurus mabuk,” kata Ikbal.

Peringatan tersebut juga terkait dengan rencana Kemenhaj mengatur standar harga batas bawah paket umrah sekitar Rp27 juta per jemaah.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenhaj, Akhmad Fauzin, sebelumnya menyebut angka sekitar Rp27 juta sedang dipertimbangkan sebagai harga paling rendah, meski itu belum menjadi ketentuan final.

Kemenhaj juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur paket yang ditawarkan jauh di bawah standar. Tawaran yang terlalu murah dinilai perlu dicermati karena berisiko tidak mampu menutup seluruh komponen pelayanan jemaah.

Bagi Ikbal, persoalannya bukan sekadar harga murah, tetapi kemampuan travel memastikan jemaah benar-benar berangkat dan memperoleh layanan sesuai paket yang dibeli.

“Jangan cari jual harga yang memang tidak bisa memberangkatkan jemaah. Itu bisa jadi bumerang juga buat mereka. Jangan memaksakan keadaan,” ujarnya.

Ia meminta travel tidak hanya mengejar jumlah jemaah.

“Bapak, Ibu, teman-teman pimpinan travel ingin meraih dunia, tetapi dahulukan juga akhirat. Jangan dunia tok saja yang dipikirkan,” katanya.

Ada Travel Akali Data Hotel

Dalam podcast tersebut, Ikbal juga mengungkap masih adanya upaya sebagian travel mengakali ketentuan penyelenggaraan umrah, khususnya terkait akomodasi.

Ia menyebut ada modus mencari bill atau bukti pemesanan hotel untuk dilaporkan ke sistem, sehingga seolah-olah akomodasi jemaah telah memenuhi ketentuan. Setelah data dilaporkan, travel kemudian mencari hotel lain dengan harga lebih murah.

“Masih ada yang coba-coba aturan diakali. Hotel cari bill-bill hotel dulu, baru melaporkan. Sudah itu cari hotel yang lebih murah,” ungkap Ikbal.

Menurutnya, praktik tersebut dapat menyebabkan jemaah mendapatkan hotel yang berbeda dengan data yang tercatat dalam sistem Nusuk.

“Masih ada jemaah kita yang tidak sesuai dengan hotel yang ada di Nusuk,” katanya.

Ikbal pun meminta travel berhenti mencari celah untuk mengakali aturan dan mulai menyesuaikan model bisnis dengan ketentuan yang berlaku.

Gagal Berangkat, Izin Travel Bisa Dicabut

Peringatan soal harga dan kepatuhan tersebut tidak terlepas dari persoalan travel umrah yang gagal memenuhi kewajibannya kepada jemaah.

Sejumlah penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) dalam berbagai kasus telah bermasalah karena tidak mampu memberangkatkan jemaah atau memenuhi layanan yang dijanjikan. Persoalan semacam ini dapat berujung pada tindakan administratif hingga pencabutan izin oleh pemerintah.

Karena itu, Ikbal meminta pimpinan travel tidak memaksakan diri menerima jemaah dalam jumlah besar apabila kemampuan finansial dan operasionalnya tidak mencukupi.

“Jangan memaksakan bahwa travelku banyak jemaahnya. Tetapi pada akhirnya itu merugikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, travel seharusnya memilih skema bisnis yang aman dan memastikan seluruh komponen perjalanan tersedia sebelum menjual paket kepada masyarakat.

“Bekerjalah dengan yang cari yang aman-aman,” kata Ikbal.

Terakhir, Ikbal mengimbau jemaah untuk selalu bersikap kritis terhadap travel, khususnya ketika ada perbedaan pelayanan dengan kontrak. “Misalnya kontraknya di hotel bintang lima, ternyata cuma bintang empat, harus dicermati,” ungkapnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Ketegangan di Timur Tengah, Arab Saudi Buka Jalur Udara untuk 1.300 Penerbangan per Hari

    Di Tengah Ketegangan di Timur Tengah, Arab Saudi Buka Jalur Udara untuk 1.300 Penerbangan per Hari

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 572
    • 0Komentar

    SAUDI – Ketegangan kawasan Timur Tengah melonjak tajam pasca-serangan militer AS ke fasilitas nuklir Iran dan serangan balasan rudal Iran ke pangkalan AS di Qatar. Di tengah kekacauan tersebut, Arab Saudi membuka wilayah udaranya untuk menampung lonjakan penerbangan internasional yang dialihkan. Menurut Otoritas Umum Penerbangan Sipil Saudi (GACA), lebih dari 1.330 penerbangan per hari kini […]

    Bagikan Berita:
  • Biaya Haji Jemaah Sulsel 2026 Sebesar Rp55,8 Juta, Wajib Tes Kesehatan Sebelum Lunasi

    Biaya Haji Jemaah Sulsel 2026 Sebesar Rp55,8 Juta, Wajib Tes Kesehatan Sebelum Lunasi

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 608
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Para jemaah haji Sulawesi Selatan 2026 bersama jemaah lain yang berangkat melalui embarkasi Makassar, rata-rata akan membayar sisa pelunasan haji Rp30.893.179. Angka tersebut diperoleh dari total Biaya perjalanan ibadah haji atau Bipih sebesar Rp89.108.738, dikurangi subsidi Nilai Manfaat yang berasal dari Setoran Jemaah haji Reguler maupun Jemaah Haji Khusus, yakni sebesar Rp. 55.893.179. […]

    Bagikan Berita:
  • Enam Hari di Madinah, Jemaah Tazkiyah Tour Perbanyak Ibadah di Tempat Suci dan Teladani Istiqamah Rasulullah

    Enam Hari di Madinah, Jemaah Tazkiyah Tour Perbanyak Ibadah di Tempat Suci dan Teladani Istiqamah Rasulullah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 227
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Hingga hari keenam di Kota Madinah, jemaah haji khusus Tazkiyah Tour telah menjalani berbagai rangkaian ibadah dan aktivitas spiritual. Momen ini dimanfaatkan para jemaah untuk memperbanyak amalan sekaligus meneladani sikap istiqamah Rasulullah SAW selama berada di kota suci. Selama enam hari di Kota Madinah, jemaah Tazkiyah Tour mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah dan menapaktilasi […]

    Bagikan Berita:
  • Bank Muamalat Aktif Rekomendasikan Tazkiyah Tour sebagai Penyelenggara Haji Khusus Terpercaya

    Bank Muamalat Aktif Rekomendasikan Tazkiyah Tour sebagai Penyelenggara Haji Khusus Terpercaya

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 25
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Bank Muamalat Cabang Pengayoman Makassar memperkuat kolaborasi dengan Tazkiyah Tour dalam mengedukasi masyarakat agar memilih penyelenggara haji khusus yang legal dan terpercaya, serta tidak mudah tergiur tawaran haji instan tanpa antrean. Kolaborasi tersebut dibahas Branch Manager Bank Muamalat Pengayoman Makassar, Andi Maulidiyanti, dalam podcast bersama host Erik Alamsyah yang ditayangkan di kanal YouTube […]

    Bagikan Berita:
  • Kasus Penipuan Umrah Mandiri, Influencer dan Selebgram Ikut Terlibat

    Kasus Penipuan Umrah Mandiri, Influencer dan Selebgram Ikut Terlibat

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 409
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Dugaan penipuan berkedok Umrah Mandiri ikut menyeret influencer dan selebgram karena peran mereka mempromosikan praktik ilegal tersebut di media sosial. Seorang jamaah bernama Heri, didampingi kuasa hukumnya Dr. Firman Chandra, SE, SH, MH, membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya, Minggu malam (9/2/2026). Laporan tersebut terkait kerugian finansial dan gagalnya keberangkatan ibadah umrah […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Luncurkan Visa Umrah Multiple Entry, Jemaah Kini Bisa Bolak-Balik Selama Setahun

    Arab Saudi Luncurkan Visa Umrah Multiple Entry, Jemaah Kini Bisa Bolak-Balik Selama Setahun

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 116
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Arab Saudi resmi menghadirkan visa umrah multiple entry yang memungkinkan umat Islam dari berbagai negara melaksanakan umrah berkali-kali tanpa perlu mengajukan visa baru setiap kali berangkat. Visa ini berlaku selama 365 hari sejak diterbitkan dan diharapkan memberi fleksibilitas lebih bagi calon jemaah dalam merencanakan perjalanan ibadah. Berbeda dengan visa umrah sebelumnya yang hanya […]

    Bagikan Berita:
expand_less