Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Ikbal Ismail Ingatkan Travel Umrah Jangan Pakai ‘Jurus Mabuk’ Terapkan Harga, Risiko Tak Dipikirkan

Ikbal Ismail Ingatkan Travel Umrah Jangan Pakai ‘Jurus Mabuk’ Terapkan Harga, Risiko Tak Dipikirkan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
  • visibility 38
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengingatkan pengusaha travel umrah dan haji khusus agar tidak menerapkan strategi harga murah tanpa memperhitungkan kemampuan memenuhi seluruh kebutuhan dan risiko pemberangkatan umrah.

Peringatan itu disampaikan Ikbal saat menjadi narasumber dalam podcast Tazkiyah Tour yang dipandu Host Erik Alamsyah, 12 September 2026.

Ikbal secara khusus mengingatkan travel agar tidak pakai ‘jurus mabuk’, yakni memasang harga paket miring atau serendah mungkin demi mendapatkan banyak jemaah, tetapi tidak menghitung risiko operasional di kemudian hari.

“Janganlah bermain-main dengan harga. Juallah harga paket yang memang betul-betul aman. Jangan pakai jurus mabuk,” kata Ikbal.

Peringatan tersebut juga terkait dengan rencana Kemenhaj mengatur standar harga batas bawah paket umrah sekitar Rp27 juta per jemaah.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenhaj, Akhmad Fauzin, sebelumnya menyebut angka sekitar Rp27 juta sedang dipertimbangkan sebagai harga paling rendah, meski itu belum menjadi ketentuan final.

Kemenhaj juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur paket yang ditawarkan jauh di bawah standar. Tawaran yang terlalu murah dinilai perlu dicermati karena berisiko tidak mampu menutup seluruh komponen pelayanan jemaah.

Bagi Ikbal, persoalannya bukan sekadar harga murah, tetapi kemampuan travel memastikan jemaah benar-benar berangkat dan memperoleh layanan sesuai paket yang dibeli.

“Jangan cari jual harga yang memang tidak bisa memberangkatkan jemaah. Itu bisa jadi bumerang juga buat mereka. Jangan memaksakan keadaan,” ujarnya.

Ia meminta travel tidak hanya mengejar jumlah jemaah.

“Bapak, Ibu, teman-teman pimpinan travel ingin meraih dunia, tetapi dahulukan juga akhirat. Jangan dunia tok saja yang dipikirkan,” katanya.

Ada Travel Akali Data Hotel

Dalam podcast tersebut, Ikbal juga mengungkap masih adanya upaya sebagian travel mengakali ketentuan penyelenggaraan umrah, khususnya terkait akomodasi.

Ia menyebut ada modus mencari bill atau bukti pemesanan hotel untuk dilaporkan ke sistem, sehingga seolah-olah akomodasi jemaah telah memenuhi ketentuan. Setelah data dilaporkan, travel kemudian mencari hotel lain dengan harga lebih murah.

“Masih ada yang coba-coba aturan diakali. Hotel cari bill-bill hotel dulu, baru melaporkan. Sudah itu cari hotel yang lebih murah,” ungkap Ikbal.

Menurutnya, praktik tersebut dapat menyebabkan jemaah mendapatkan hotel yang berbeda dengan data yang tercatat dalam sistem Nusuk.

“Masih ada jemaah kita yang tidak sesuai dengan hotel yang ada di Nusuk,” katanya.

Ikbal pun meminta travel berhenti mencari celah untuk mengakali aturan dan mulai menyesuaikan model bisnis dengan ketentuan yang berlaku.

Gagal Berangkat, Izin Travel Bisa Dicabut

Peringatan soal harga dan kepatuhan tersebut tidak terlepas dari persoalan travel umrah yang gagal memenuhi kewajibannya kepada jemaah.

Sejumlah penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) dalam berbagai kasus telah bermasalah karena tidak mampu memberangkatkan jemaah atau memenuhi layanan yang dijanjikan. Persoalan semacam ini dapat berujung pada tindakan administratif hingga pencabutan izin oleh pemerintah.

Karena itu, Ikbal meminta pimpinan travel tidak memaksakan diri menerima jemaah dalam jumlah besar apabila kemampuan finansial dan operasionalnya tidak mencukupi.

“Jangan memaksakan bahwa travelku banyak jemaahnya. Tetapi pada akhirnya itu merugikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, travel seharusnya memilih skema bisnis yang aman dan memastikan seluruh komponen perjalanan tersedia sebelum menjual paket kepada masyarakat.

“Bekerjalah dengan yang cari yang aman-aman,” kata Ikbal.

Terakhir, Ikbal mengimbau jemaah untuk selalu bersikap kritis terhadap travel, khususnya ketika ada perbedaan pelayanan dengan kontrak. “Misalnya kontraknya di hotel bintang lima, ternyata cuma bintang empat, harus dicermati,” ungkapnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Ibadah Haji Besok, Begini Skema Mobilisasi Jemaah di Armuzna

    Puncak Ibadah Haji Besok, Begini Skema Mobilisasi Jemaah di Armuzna

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 489
    • 0Komentar

    SAUDI – Puncak haji bakal berlangsung dalam dua hari ke depan. Jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan ke Arafah pada 8 Zulhijjah atau 4 Juni 2025. Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat konsolidasi data serta menyusun skema untuk memastikan seluruh jemaah diberangkatkan ke Arafah. “Kami menyusun berbagai skema mitigasi pergerakan jemaah, untuk memastikan seluruh jemaah terangkut ke […]

    Bagikan Berita:
  • Mesir Hentikan Program Haji Gratis Mulai 2026, Jemaah yang Terpilih Berangkat Kini Wajib Bayar

    Mesir Hentikan Program Haji Gratis Mulai 2026, Jemaah yang Terpilih Berangkat Kini Wajib Bayar

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 436
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Mesir membuat keputusan besar menjelang musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Untuk pertama kalinya, Mesir secara resmi menghentikan program haji gratis yang dibiayai negara dan menggantinya dengan sistem undian elektronik (lottery) serta paket haji berbayar melalui operator resmi. Kebijakan tersebut diumumkan pemerintah Mesir sebagai bagian dari reformasi belanja publik dan penataan ulang tata […]

    Bagikan Berita:
  • Acara Barazanji Warnai Peresmian Gedung KUA dan Manasik Haji Makassar

    Acara Barazanji Warnai Peresmian Gedung KUA dan Manasik Haji Makassar

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 265
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID –  Tradisi mabarazanji khas Bugis-Makassar mewarnai peresmian penggunaan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Makassar di Jalan Pelanduk, Kota Makassar, Selasa 5 mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Makassar H. Muhammad didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Ambo Sakka, Kepala KUA Kecamatan Makassar Nurdin beserta jajaran, […]

    Bagikan Berita:
  • Waduh, Keberangkatan Tersisa Beberapa Hari, Visa Ratusan Petugas Haji Belum Terbit

    Waduh, Keberangkatan Tersisa Beberapa Hari, Visa Ratusan Petugas Haji Belum Terbit

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Terkini, Jakarta — Menjelang jadwal keberangkatan yang kian dekat, ratusan petugas haji Indonesia dilaporkan belum mengantongi visa. Mochammad Irfan Yusuf mengungkapkan, hingga kini masih ada ratusan visa petugas yang belum terbit akibat kendala teknis dalam proses pengajuan. Pernyataan itu disampaikan Irfan Yusuf—yang akrab disapa Gus Irfan—dalam konferensi pers bersama M Qodari di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Terbitkan Inpres demi Mempercepat Pembangunan Kampung Haji di Makkah

    Presiden Terbitkan Inpres demi Mempercepat Pembangunan Kampung Haji di Makkah

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 557
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) demi mempercepat pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi. Program tersebut diharap menjadi terobosan besar demi meningkatkan kenyamanan jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Instruksi tersebut dalam bentuk Inpres Nomor 15 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 6 Agustus 2025 di Jakarta. Dokumen salinannya dipublikasikan […]

    Bagikan Berita:
  • Isak Tangis Sambut Kepulangan Jemaah yang Gagal Umrah di Jambi, Sempat Terkatung-katung di Bandara

    Isak Tangis Sambut Kepulangan Jemaah yang Gagal Umrah di Jambi, Sempat Terkatung-katung di Bandara

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 66
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID– Isak tangis keluarga pecah saat menyambut kepulangan puluhan calon jemaah umrah asal Jambi yang gagal berangkat ke Tanah Suci. Para jemaah sebelumnya sempat tertahan di Medan setelah rencana keberangkatan pada 18 Agustus 2026 tidak terlaksana. Setelah beberapa hari menunggu kepastian, mereka akhirnya dipulangkan ke Mandailing Natal. Setibanya di daerah asal, para jemaah langsung menuju […]

    Bagikan Berita:
expand_less