Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Konjen RI Jeddah Ingatkan Jemaah Hindari Haji Dakhili, Ini Bahayanya

Konjen RI Jeddah Ingatkan Jemaah Hindari Haji Dakhili, Ini Bahayanya

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 305
  • print Cetak

HAMRANEWS – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Jeddah, Yusron B. Ambary, mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menghindari tawaran Haji Dakhili yang belakangan cukup marak beredar di jagat maya.

Perlu diketahui, bahwa Haji Dakhili merupakan paket haji yang diperuntukkan khusus bagi penduduk lokal maupun penduduk asing yang tinggal di Arab Saudi, yang dibuktikan dengan kepemilikan iqamah (dokumen izin tinggal).

Menurut Yusron, praktik Haji Dakhili selama ini kerap dimanfaatkan dengan pola tertentu. Jemaah datang ke Arab Saudi sebelum Ramadan, kemudian difasilitasi untuk mendapatkan sponsor agar bisa terdaftar sebagai penduduk. Setelah itu, mereka kembali ke Indonesia dan datang lagi menjelang musim haji.

Namun, aturan terbaru kini mensyaratkan bahwa peserta Haji Dakhili harus sudah tinggal minimal satu tahun di Arab Saudi.

Sementara banyak jemaah asal Indonesia baru berada di sana dalam waktu singkat, sehingga tidak memenuhi syarat.

“Kalau jemaah tetap nekat berangkat, peluang untuk bisa berhaji sangat kecil,” ujar Yusron kepada Himpuh News, Sabtu 4 April 2026.

Ia menjelaskan, kondisi ini tidak hanya berpotensi membuat jemaah gagal berhaji, tetapi juga membuka risiko pelanggaran hukum apabila jemaah tetap berupaya memasuki Kota Makkah pada musim haji.

“Ancaman hukumannya tidak main-main, jemaah bisa dipenjara, dikenakan denda hingga 50 ribu SAR, serta larangan masuk ke Arab Saudi selama 10 tahun,” tandasnya.

Atas dasar inilah, Yusron meminta masyarakat yang telah membeli paket haji dakhili—terutama yang prosesnya baru dilakukan dalam beberapa bulan terakhir—untuk mempertimbangkan kembali rencana keberangkatannya.

“Jangan sampai sudah mengeluarkan biaya besar, tapi akhirnya tidak bisa berhaji,” katanya.

Yusron menambahkan bahwa Pemerintah Arab Saudi sejak tahun 2024 telah gencar mengkampanyekan “Laa hajj Bila Tasrih”, artinya tidak ada haji tanpa izin resmi.

Data yang dihimpuh KJRI Jeddah, tahun 2025 lalu, ada lebih dari 260 ribu orang yang dikeluarkan dari Makkah karena tidak memiliki izin pada musim haji. Selain itu, hampir 200 ribu orang lainnya ditolak masuk ke kota tersebut.

“Artinya, pengawasan di pintu masuk Makkah sangat luar biasa ketat. Dan saya yakin, tahun ini akan sama, bahkan bisa lebih ketat lagi,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • visa umrah, visa saudi,

    Aturan Baru, Terbitkan Visa Umrah Kini Wajib Tunggu 48 Jam

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 469
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi akan memberlakukan regulasi baru terkait penyelenggaraan umrah 1447 H/2025 M. Mulai 1 September 2025 atau 8 Rabiul Awal 1447 H, proses penerbitan visa umrah kini membutuhkan waktu 48 jam setelah mendapat persetujuan sistem. “Kami ingin menginformasikan bahwa aturan baru akan diterapkan terkait penerbitan visa. Aturan ini akan memberikan waktu pemrosesan 48 […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita Jemaah Haji Jalur Furodah Bayar Rp945 Juta Nginap di Dormi yang Sesak dan Tenda yang Panas

    Cerita Jemaah Haji Jalur Furodah Bayar Rp945 Juta Nginap di Dormi yang Sesak dan Tenda yang Panas

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 547
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Bukannya mendapat fasilitas yang memuaskan, seorang jamaah haji yang pernah berangkat dengan jalur furodah pada tahun lalu menceritakan pengalamannya yang penuh cobaan. Warga Indonesia, pemilik akun Catur Gunandi tersebut, menceritakan, dia awalnya memilih haji Furodah dan membayar mahal karena tidak mau berdesak-desakan dan ingin nyaman. Namun, hasilnya jauh dari ekspektasi. Dia mengalami berbagai […]

    Bagikan Berita:
  • Cuma Arab Saudi dan Muhammadiyah yang Berpuasa Mulai 18 Februari

    Cuma Arab Saudi dan Muhammadiyah yang Berpuasa Mulai 18 Februari

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 364
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah kembali memunculkan perbedaan di kalangan umat Islam dunia. Tahun ini, bisa disebut hanya Arab Saudi dan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sementara banyak negara dan otoritas keagamaan lainnya memulai puasa sehari setelahnya. Kanal yang membahas astronomi, moonsightingphd, menyoroti keputusan Arab Saudi mengumumkan […]

    Bagikan Berita:
  • BPKH Apps Kini Bisa Jadi E-Wallet hingga Kirim Uang, Tak Sekadar Informasi Haji

    BPKH Apps Kini Bisa Jadi E-Wallet hingga Kirim Uang, Tak Sekadar Informasi Haji

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 90
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memperluas fungsi BPKH Apps. Aplikasi yang sebelumnya lebih dikenal sebagai sarana informasi dan layanan keuangan haji kini dikembangkan menjadi ekosistem digital yang memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi finansial, mulai dari menggunakan e-Wallet hingga mengirim uang ke rekening bank. Lima layanan baru diperkenalkan dalam soft launching BPKH Apps bertajuk […]

    Bagikan Berita:
  • Pelaksanaan sesi Wukuf Arafah tahun ini bertepatan dengan hari Jumat.(tazkiyahtour.com)

    Haji Akbar Tahun 2025, Momentum Langka Jemaah Haji Menuai Pahala Besar

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ada yang istimewa dari pelaksanaan haji di musim 2025 ini. Yakni, pelaksanaan sesi Wukuf Arafah bertepatan dengan hari Jumat. Sebagian ulama berpendapat bahwa sebaik-baiknya hari adalah hari wukuf Arafah apabila bertepatan dengan hari Jumat, keutamaannya lebih dari 70 kali haji selain di hari Jumat. Wukuf di Arafah -rukun haji yang dilaksanakan pada 9 […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Pelayan Haramain Menghadap Allah SWT, Syekh Faisal Muazin Masjid Nabawi Berpulang

    Satu Pelayan Haramain Menghadap Allah SWT, Syekh Faisal Muazin Masjid Nabawi Berpulang

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 507
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Umat muslim berduka. Salah satu pelayan Tanah Suci, Syekh Faisal bin Abdul Malik Nouman, yang dikenal sebagai muazin Masjid Nabawi, berpulang ke rahmatullah pada Selasa (23/12/2025) waktu setempat. Kabar wafatnya Syekh Faisal disampaikan oleh Arabic World News. “Wafatnya Faisal Al-Nu’man, muazin Masjidil Nabawi,” tulis media tersebut, sebagaimana dilansir CNBC Indonesia. Kepergian Syekh Faisal […]

    Bagikan Berita:
expand_less