Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » PPIH Arab Saudi Ditekankan Hafal 8 Syarikah dan Lokasi Markasnya Selama di Armuzna

PPIH Arab Saudi Ditekankan Hafal 8 Syarikah dan Lokasi Markasnya Selama di Armuzna

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
  • visibility 550
  • print Cetak

MADINAH – Menjamin keamanan Jemaah Haji selama di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina), Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1446 H/2025 M menghadapi tantangan baru, yakni penempatan jemaah berbasis Syarikah (perusahaan yang melayani jemaah).

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) Harun Ar-Rasyid menyampaikan bahwa anggota PPIH Daker Madinah sebagian bakal ditempatkan di beberapa tempat di sepanjang rute Jamarat untuk memberikan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia.

“Untuk Daerah Kerja (Daker) Madinah, nanti saat Armuzna berada di bawah komando Satuan Operasional (Satop) Mina,” kata Harun saat berada di Madinah, Minggu 18 Mei 2025 lalu.

“Saya kira sangat penting membentuk struktur operasional yang solid di wilayah Mina untuk mendukung layanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia. Kita bentuk di Mina, ada 8 Sektor Ad-Hoc dan 10 Pos Pantau yang tersebar di sepanjang rute Jamarat,” sambung Harun.

Harun juga menyampaikan bahwa untuk menjawab kebutuhan penanganan cepat dalam situasi darurat, dibentuk pula lima titik Mobile Crisis Rescue (MCR) di lantai tiga jalur Jamarat. MCR ini menjadi pos taktis yang memiliki kemampuan mobilisasi tinggi untuk membantu jemaah dalam kondisi krisis.

“Hal ini perlu kita sosialisasikan agar seluruh petugas tidak hanya tahu secara teori, tapi juga praktik di lapangan. Menjelang Armuzna kita akan geladi operasional,” kata Harun.

Penempatan Petugas PPIH Berbasis Syarikah

Harun menjelaskan bahwa inovasi yang tengah digencarkan adalah penempatan PPIH berbasis syarikah (perusahaan penyedia layanan haji).

Menurutnya, sangat penting pemetaan markas syarikah dan jumlah petugas di tiap lokasi untuk memberikan pelayanan kepada jemaah.

“Teman-teman petugas harus hafal delapan syarikah itu, tahu keberadaan markasnya, dan siapa yang ditugaskan. Ini bagian dari mitigasi operasional di lapangan,” terang Harun.

Dengan pendekatan ini, lanjut Harun, maka orientasi medan akan lebih terstruktur. Nantinya saat seluruh petugas tiba di Makkah, untuk memperkuat pemahaman bersama, selain teori, juga akan ada geladi lapangan secara langsung.

“Jadi, nanti ketika ditanya mana Pos A, mana sektor ad-hoc yang kita pelajari, teman-teman sudah paham,” terang Harun.

Selain itu, Harun juga menegaskan agar seluruh petugas memberikan perhatian khusus kepada jemaah Lanjut Usia (Lansia) dan Disabilitas, memastikan jemaah dengan keterbatasan fisik tetap bisa menjalankan ibadah wukuf secara aman dan nyaman. Di setiap Syarikah telah mulai mempersiapkan tenda dan infrastruktur khusus, bahkan membuat gapura pembeda sebagai simbol keseriusan pelayanan.

“Dengan adanya delapan Syarikah yang siap, ini jadi bukti komitmen Arab Saudi dalam memberikan layanan terbaik,” jelas Harun.

Sementara itu, kata Harun, di luar fase Armuzna, akan ada juga peningkatan jumlah pos pemantauan di area Masjidil Haram. Dari semula tujuh, akan menjadi sembilan pos. Penambahan dilakukan untuk menjangkau jemaah yang tersebar di hotel-hotel sekitar Masjidil Haram.

“Pos-pos ini mencakup area strategis seperti Terminal Syib Amir, Bukit Marwa, WC 3, Mathaf, depan Zamzam Tower, kawasan perluasan Abdullah, hingga Jabal Ka’bah. Petugas dari Daker Madinah juga akan diperbantukan di sana saat menjelang puncak haji,” terang Harun.

Mengingat cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dengan di Indonesia, maka jemaah haji Indonesia agar mempersiapkan diri menyambut puncak haji dengan menjaga kesehatan secara optimal. Perbanyak minum, jangan tunggu haus, dan jaga stamina.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Illustrasi jemaah haji dievakuasi

    Angka Kematian Menurun, Total Jemaah Wafat Tembus 446 Orang

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 691
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hingga jelang akhir operasional haji 2025, Kementerian Agama mencatat penurunan jumlah jemaah Indonesia yang wafat selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Berdasarkan data Siskohat per Kamis (10/7/2025) pukul 12.00 WIB, total ada 446 jemaah wafat, terdiri dari 434 jemaah reguler dan 12 jemaah haji khusus. Jumlah ini lebih rendah dibanding tahun 2024 yang […]

    Bagikan Berita:
  • Kuota Indonesia Berpeluang Tidak Dibatasi Pemerintah Saudi

    Kuota Indonesia Berpeluang Tidak Dibatasi Pemerintah Saudi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 647
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan adanya rencana pemerintah Arab Saudi untuk menghilangkan kuota haji.Nasaruddin menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi kini lebih mementingkan pendekatan bisnis dalam pengelolaan haji, sehingga terus berencana mengembangkan infrastruktur haji “Saudi Arabia ini sekarang pendekatannya juga sangat apa ya, katakanlah bisnis oriented ya, konsultannya juga adalah konsultan dari orang-orang yang […]

    Bagikan Berita:
  • Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Boleh Pindahkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Kemenhaj Sambut Baik

    Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Boleh Pindahkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Kemenhaj Sambut Baik

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 335
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah mengeluarkan fatwa mengenai bolehnya memindahkan penyembelihan hewan dam jemaah haji ke tanah air. Tentu dengan beberapa syarat. Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kementerian Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, M. Afief Mundzir, mengatakan fatwa tersebut menjadi panduan penting bagi jemaah dalam […]

    Bagikan Berita:
  • Jangan Transaksi Dulu dengan Pesawat Flyadeal, Sedang Ada Sengketa Perwakilan di RI

    Jangan Transaksi Dulu dengan Pesawat Flyadeal, Sedang Ada Sengketa Perwakilan di RI

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 188
    • 0Komentar

    HIMPUHNEWS – Perusahaan penyelenggara ibadah umrah diminta untuk tidak melakukan transaksi dahulu dengan Flyadeal jika hendak memberangkatkan jemaah menggunakan maskapai tersebut. PT Surya Semesta Aviasi (SSA), salah satu pemegang perwakilan Flyadeal di Indonesia, mengimbau seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Indonesia untuk tidak melakukan promosi maupun transaksi yang mengatasnamakan Flyadeal Airlines. Imbauan itu berlaku […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Klarifikasi Isu Umrah Melalui Asrama Haji: Itu Cuma Opsi Bukan Mandatory

    Dahnil Klarifikasi Isu Umrah Melalui Asrama Haji: Itu Cuma Opsi Bukan Mandatory

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 366
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa rencana pelaksanaan umrah melalui asrama haji bukan kebijakan wajib. Skema tersebut, kata dia, hanya opsi tambahan untuk memudahkan jemaah melalui layanan one stop service. “Itu bukan mandatory, tapi pilihan. Tujuannya memudahkan jemaah yang ingin layanan satu pintu. Kami justru mendorong diversifikasi layanan terbaik bagi jemaah,” ujar Dahnil, kemarin. […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    BP-Haji Buka Lowongan Kerja Besar-besaran, untuk Pelayanan Jemaah Haji 2026

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 694
    • 0Komentar

    SAUDI – Setelah resmi mengambil alih pelaksanaan haji dari Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) akan membuka rekrutmen besar-besaran untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Menariknya, rekrutmen ini juga terbuka untuk pelamar nonmuslim. Langkah tersebut adalah bagian dari proses transisi kelembagaan BP Haji yang kini berdiri sebagai otoritas tunggal pengelolaan haji setelah mengambil […]

    Bagikan Berita:
expand_less