Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Keuntungan Jemaah Haji Kloter Terakhir: Bisa 5 Kali Masuk Raudhah, Ibadah Lebih Lowong

Keuntungan Jemaah Haji Kloter Terakhir: Bisa 5 Kali Masuk Raudhah, Ibadah Lebih Lowong

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 644
  • print Cetak

JAKARTA — Kloter 12 atau kloter terakhir jemaah haji Aceh telah tiba di Tanah Air. Kepulangan mereka menandai berakhirnya fase pemulangan jemaah haji Indonesia tahun ini. Mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, pada Rabu sore (9/7), sebanyak 128 jemaah disambut dengan suka cita keluarga.

Meski seringkali dianggap kurang ideal karena menjadi yang paling akhir, pengalaman jemaah kloter 12 justru menunjukkan bahwa menjadi bagian dari kloter terakhir menyimpan sejumlah keuntungan yang tidak didapat oleh kloter-kloter sebelumnya.

1. Masjid yang Lengang, Ibadah Lebih Khusyuk

Salah satu keuntungan utama dirasakan langsung oleh Nabiel Gildas Halvawy, jemaah muda asal Banda Aceh. Ia mengungkapkan bahwa suasana Masjidil Haram dan Masjid Nabawi terasa sangat lengang saat kloter mereka masih berada di Tanah Suci, karena mayoritas jemaah dari berbagai negara telah lebih dulu pulang.

“Shalat di dekat Kakbah jadi lebih mudah. Tidak ada dorong-dorongan, tidak seperti saat puncak haji,” ujar Nabiel. Kenyamanan ini memungkinkan jemaah untuk lebih fokus dan khusyuk beribadah tanpa terganggu oleh keramaian.

2. Berkali-kali Masuk Raudhah

Hal yang paling mencolok adalah kesempatan berulang kali memasuki Raudhah, area suci di Masjid Nabawi yang menjadi salah satu tempat paling diidamkan jemaah untuk berdoa. Jemaah Kloter 12 mengaku bisa masuk Raudhah hingga 5 kali dalam beberapa hari terakhir mereka di Madinah.

“Biasanya harus rebutan atau antre panjang, tapi kami bisa dengan tenang masuk ke Raudhah, bahkan sampai 5 kali,” kata Harferi Abdullah Yusuf, jemaah asal Aceh Utara.

3. Kesempatan Ziarah Lebih Luas

Karena suasana kota Madinah yang sudah lengang, kloter terakhir punya lebih banyak waktu dan ruang untuk berziarah ke berbagai tempat bersejarah. Tidak ada antrean panjang atau keterbatasan waktu kunjungan, sehingga seluruh perjalanan spiritual bisa dijalani dengan lebih santai.

4. Terjalin Keakraban Lintas Daerah

Kloter terakhir ini merupakan gabungan dari jemaah berbagai kabupaten dan kota di Aceh. Momen tersebut menciptakan keakraban lintas daerah yang unik. “Kami jadi saling bantu. Yang muda membantu lansia, dan jadi punya teman baru dari banyak daerah,” ujar Harferi.

5. Waktu Adaptasi Lebih Panjang

Meski suasana hotel mulai sepi dan jumlah bus transportasi berkurang, kondisi ini justru melatih kemandirian jemaah. Mereka bisa lebih leluasa mengatur waktu dan tidak terburu-buru oleh jadwal padat seperti saat puncak musim haji.

Dengan kembalinya Kloter 12, maka lengkaplah seluruh jemaah haji asal Aceh yang berjumlah 4.446 orang. Dari jumlah tersebut, 4.429 telah kembali ke tanah air, 12 wafat di tanah suci, dan 5 orang masih dalam perawatan.

Pengalaman jemaah haji kloter terakhir ini membuktikan bahwa meskipun berada di urutan akhir, justru ada berbagai kelebihan yang membuat ibadah terasa lebih mendalam dan penuh makna. Bagi sebagian jemaah, bisa jadi ini adalah pengalaman haji yang lebih ideal — tenang, lapang, dan benar-benar spiritual.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Minta RUU Haji Dikebut, Pasal Terkait Kewenangan BPH Dibutuhkan

    MUI Minta RUU Haji Dikebut, Pasal Terkait Kewenangan BPH Dibutuhkan

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 410
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, mulai tahun 2026 mendatang, penyelenggaraan ibadah haji tidak lagi berada di bawah Kementerian Agama. Tugas besar tersebut akan resmi dipegang Badan Penyelenggara Haji (BPH). Akan tetapi, sebelum transisi itu benar-benar berjalan, ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni revisi Undang-Undang Haji. Proses pembahasannya masih berlangsung di Badan […]

    Bagikan Berita:
  • Haji Khusus Tazkiyah Tour Akan Diberangkatkan pada 3 Mei 2026, Tiba di Tanah Air 2 Juni

    Haji Khusus Tazkiyah Tour Akan Diberangkatkan pada 3 Mei 2026, Tiba di Tanah Air 2 Juni

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 605
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Persiapan matang untuk Haji Khusus dituntaskan Tazkiyah Tour pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Para Calon jemaah haji Tazkiyah direncanakan akan berangkat pada 3 Mei 2026 dan tiba kembali di Tanah Air pada 2 Juni 2026. Tahun ini, Tazkiyah Tour akan memberangkatkan 217 jemaah haji, terbagi dalam tiga embarkasi; Makassar, Surabaya, dan Jakarta. […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Tidak Lagi Konsumsi Beras Thailand–Vietnam, Bulog Akan Ekspor Pangan ke Saudi

    Jemaah Haji Tidak Lagi Konsumsi Beras Thailand–Vietnam, Bulog Akan Ekspor Pangan ke Saudi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 339
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Pemerintah mulai menapaki babak baru dalam penyelenggaraan ibadah haji dengan mendorong penggunaan pangan nasional bagi jemaah Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menegaskan komitmennya untuk menghentikan ketergantungan pada beras impor dari Thailand dan Vietnam, sekaligus membuka peluang ekspor beras Indonesia ke Arab Saudi melalui Perum Bulog. Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji […]

    Bagikan Berita:
  • DP Haji Indonesia Rp66,6 Miliar Diblokir Pemerintah Saudi Gegara Masih Ada Jemaah Sakit yang Lolos

    DP Haji Indonesia Rp66,6 Miliar Diblokir Pemerintah Saudi Gegara Masih Ada Jemaah Sakit yang Lolos

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 54
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Pemerintah Arab Saudi memblokir uang muka atau down payment (DP) penyelenggaraan haji 2027 milik Indonesia sebesar 14 juta riyal, atau sekitar Rp66,6 miliar. Pemblokiran itu berkaitan dengan persoalan asuransi pada penyelenggaraan ibadah haji 2026. Pemerintah Arab Saudi menilai terdapat jemaah Indonesia yang masuk ke Tanah Suci meski memiliki kondisi kesehatan yang masuk dalam […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar

    Peluang Perjalanan Haji lewat Jalur Laut, Menag Sebut Infrastrukturnya Sudah Mendukung

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 569
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umra menyebut, peluang untuk pemberangkatan haji lewat jalur laut terbuka. Pemerintah Indonesia bahkan menjajaki kemungkinan dibukanya jalur naik kapal itu sebagai alternatif pelaksanaan ibadah umrah dan haji. Inisiatif ini sedang didiskusikan dengan otoritas Saudi Arabia. “Digagas ke depan kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut. […]

    Bagikan Berita:
  • Kontributor Jemaah Haji Terbesar, Alasan RI Perlu Membuat Perkampungan Haji dan Umrah di Saudi

    Kontributor Jemaah Haji Terbesar, Alasan RI Perlu Membuat Perkampungan Haji dan Umrah di Saudi

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 628
    • 0Komentar

    SAUDI – Indonesia merupakan negara penyumbang jemaah haji terbesar, dengan mengirimkan ratusan ribu jemaah haji dan jutaan jemaah umrah ke Tanah Suci setiap tahun. Dengan jumlah jemaah terbesar itu, tantangan logistik dan pelayanan menjadi pekerjaan besar yang harus dihadapi pemerintah, dari urusan akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga bimbingan ibadah di lapangan. Dalam konteks itulah muncul […]

    Bagikan Berita:
expand_less