Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Aturan Baru Kesehatan Arab Saudi, Penderita Penyakit Ini Bakal Ditolak Masuk Tanah Suci

Aturan Baru Kesehatan Arab Saudi, Penderita Penyakit Ini Bakal Ditolak Masuk Tanah Suci

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 489
  • print Cetak

SAUDI – Pemerintah Arab Saudi resmi memberlakukan aturan kesehatan baru yang jauh lebih ketat untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.

Kebijakan ini dikeluarkan untuk memastikan keselamatan jutaan jamaah dari seluruh dunia yang akan memadati Tanah Suci.

Melalui surat edaran resmi, Kementerian Kesehatan Arab Saudi (Kemenkes Saudi) menegaskan bahwa setiap calon jamaah haji wajib menjalani pemeriksaan medis komprehensif dan menunjukkan sertifikat vaksinasi lengkap sebelum berangkat.

Ketentuan ini berlaku untuk seluruh negara pengirim jamaah, termasuk Indonesia, Pakistan, Nigeria, dan India.

“Hanya jamaah dengan kondisi fisik dan mental yang benar-benar sehat yang akan diizinkan masuk ke Arab Saudi,” tulis pernyataan resmi Kemenkes Saudi.

Mereka yang tidak memenuhi standar kesehatan atau gagal menunjukkan dokumen medis yang sah akan ditolak memasuki wilayah Arab Saudi.

Daftar Penyakit yang Dilarang

Dalam regulasi baru ini, Arab Saudi menetapkan sejumlah penyakit yang otomatis mendiskualifikasi calon jamaah haji. Mereka yang terdeteksi mengidap salah satu dari kondisi berikut tidak akan diberikan visa haji:

1. Gagal organ berat (jantung, paru, hati, atau ginjal)

2. Penyakit kronis stadium lanjut yang memerlukan pengobatan intensif

3. Kehamilan trimester akhir atau kehamilan berisiko tinggi

4. Pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi atau radioterapi

5. Usia lanjut dengan demensia atau gangguan daya ingat berat

6. Gangguan jiwa atau saraf yang mengganggu kesadaran dan orientasi

7. Penyakit menular berbahaya, seperti TBC aktif dan demam berdarah hemoragik

Kemenkes Saudi menilai, daftar penyakit tersebut dapat membahayakan keselamatan jamaah yang bersangkutan maupun jamaah lain di tengah kondisi ekstrem ibadah haji yang memerlukan fisik dan mental prima.

Aturan Ketat Vaksinasi

Selain pemeriksaan medis, vaksinasi menjadi komponen wajib dalam regulasi baru ini. Setiap jamaah diwajibkan memiliki bukti vaksinasi resmi sesuai standar internasional, dengan ketentuan sebagai berikut:

COVID-19: Dosis terakhir diberikan antara tahun 2021–2025 dan minimal dua minggu sebelum keberangkatan.

Meningitis ACWY: Diterima tidak lebih dari 5 tahun dan tidak kurang dari 10 hari sebelum tiba di Arab Saudi.

Polio & Yellow Fever: Wajib bagi jamaah dari negara endemik, seperti Nigeria, India, dan negara-negara Afrika Barat. Bukti vaksinasi harus ditunjukkan melalui “Yellow Card” internasional.

Untuk meningkatkan validitas data, Arab Saudi juga akan menerapkan sistem digital terintegrasi guna memverifikasi sertifikat vaksinasi secara langsung. Jamaah yang mencoba memalsukan dokumen kesehatan akan segera terdeteksi dan ditolak sebelum keberangkatan.

Kebijakan baru ini merupakan bagian dari upaya reformasi kesehatan jamaah haji yang dilakukan Arab Saudi pasca-pandemi. Pemerintah menekankan bahwa kesehatan jamaah adalah prioritas utama agar pelaksanaan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan bebas dari risiko wabah penyakit menular.

Dengan aturan baru ini, setiap negara pengirim jamaah diimbau memperketat proses seleksi kesehatan sejak tahap pendaftaran. Calon jamaah diharapkan tidak hanya siap secara spiritual, tetapi juga benar-benar siap secara fisik untuk menjalankan ibadah haji yang berat dan padat aktivitas.

Kesimpulan:

Mulai musim haji 2026, Arab Saudi hanya akan menerima jamaah dengan kondisi kesehatan optimal. Calon jamaah dengan penyakit berat, gangguan mental, atau risiko medis tinggi dipastikan tidak akan mendapatkan izin masuk Tanah Suci. Pemeriksaan medis menyeluruh dan vaksinasi lengkap kini menjadi syarat mutlak menuju perjalanan suci ke Baitullah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Haji 2026 Korban Bencana Sumatra Diberi Perpanjangan Pelunasan BIPIH

    Calon Haji 2026 Korban Bencana Sumatra Diberi Perpanjangan Pelunasan BIPIH

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 380
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kelonggaran untuk para calon jemaah yang menjadi korban bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra, diberikan oleh pemerintah. Pemerintah memberi Perpanjangan waktu pelunasan biaya haji diberikan bagi calon jamaah dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa relaksasi ini berupa perpanjangan waktu pelunasan saja. […]

    Bagikan Berita:
  • Beberapa Pasal Terkait Umrah Mandiri Masih Rancuh, Ketum HIMPUH Ingatkan Risikonya

    Beberapa Pasal Terkait Umrah Mandiri Masih Rancuh, Ketum HIMPUH Ingatkan Risikonya

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 493
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH), HM Firman Taufik, mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk menelaah dengan baik pasal-pasal terkait Umrah Mandiri sebagaimana yang diatur dalam undang-undang terbaru. Yakni, UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, atau selanjutnya disebut […]

    Bagikan Berita:
  • DPR Sahkan Revisi UU Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah Segera Dibentuk

    DPR Sahkan Revisi UU Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah Segera Dibentuk

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 488
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya secara resmi mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Salah satu perubahan paling signifikan dalam revisi ini adalah pengalihan status Badan Penyelenggara (BP) Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna keempat masa persidangan 2025–2026 yang digelar […]

    Bagikan Berita:
  • 170 Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Siap Berangkat

    170 Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Siap Berangkat

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 652
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Sisa menghitung jam menuju keberangkatan. Tazkiyah Tour akan melakukan pelepasan 170 jemaah dari tiga embarkasi; Makassar, Surabaya, dan Jakarta, Rabu, 14 Mei 2025. Para jemaah sudah siap dan telah melalui serangkaian manasik dan pemeriksaan kesehatan. Termasuk calon jemaah haji termuda kali ini adalah Nabil Nahriawan Irfan, remaja berusia 18 tahun. Presiden Direktur Tazkiyah Group, […]

    Bagikan Berita:
  • Lepas 217 CJH, CEO Tazkiyah Tour Ingatkan Jemaah Agar Tidak Segan Komplain ke Pembimbing Haji

    Lepas 217 CJH, CEO Tazkiyah Tour Ingatkan Jemaah Agar Tidak Segan Komplain ke Pembimbing Haji

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 260
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Sebanyak 217 Calon Jemaah Haji Khusus diberangkatkan travel umrah Tazkiyah Tour pada 5 Mei 2026. Dalam ramah tamah dan pelepasan jemaah haji Tazkiyah yang berlangsung di Makassar, pada Senin 4 Mei 2026, ratusan jemaah mendapat banyak arahan dan dari pembimbing dan CEO Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin. Para calon jemaah haji khusus Tazkiyah […]

    Bagikan Berita:
  • Kisi-kisi dan Contoh Soal Tes Petugas Haji 2026

    Kisi-kisi dan Contoh Soal Tes Petugas Haji 2026

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 835
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Persiapam pemberangkatan haji untuk tahun 2026 telah dimulai Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (RI). Pada hari ini juga, Kementerian telah membuka pendaftaran seleksi petugas haji yang akan melayani para duyufurrahman selama proses pemberangkatan di Tanah Air, hingga di Tanah Suci nanti. Nah, untuk menjadi petugas haji, tentu harus memiliki fisik yang bagus, […]

    Bagikan Berita:
expand_less