Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Wamen Haji dan Umrah Sebut Ada Broker yang Menitip Nama Syarikah Agar Diloloskan

Wamen Haji dan Umrah Sebut Ada Broker yang Menitip Nama Syarikah Agar Diloloskan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 449
  • print Cetak

HAMRANEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut adanya upaya lobi dan desakan untuk meloloskan syarikah tertentu saat pihaknya melakukan penentuan perusahaan yang akan melayani jemaah haji tahun 2026 mendatang.

Seperti diketahui, sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah cuma menunjuk dua perusahaan penyedia layanan haji atau syarikah yang melayani jemaah dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.

Dua syarikah tersebut adalah Rakeen Mashariq Al Mutayizah Company for Pilgrim Service dan Albait Guest.

Hal ini berbeda dengan tahun 2025, karena saat itu struktur Kementerian Haji dan Umrah belum terbentuk. Kementerian Agama RI, pada saat itu, menunjuk hingga delapan syarikah yang melayani jemaah haji.

Kepada wartawan, Dahnil Anzar menyebut, pihaknya akan terus menjaga integritas. Bahkan, sejak awal, Dahnil sudah mengajak pihak KPK dan Kejaksaan Agung untuk mengawal proses seleksi syarikah 2026.

Dia kemudian membeberkan pada saat penentuan dua syarikah tersebut, ada pihak-pihak yang melobi dirinya, dan menitip nama syarika tertentu untuk diloloskan.

“Mereka nitip syarikah tertentu. Berikutnya setelah terpilih syarikah yang akan melayani jemaah dan syarikahnya (pihak yang melobi), saya terima ancaman demo,” ungkap dia.

Menurut dia, pihak-pihak yang melakukan lobi-lobi tersebut seperti broker, mentipkan nama syarikah. Tapi Dahnil bersama Menteri Agama RI, Gus Irfan mengaku mengabaikan.

“Mereka juga melakukan tuduhan-tuduhan. Datanya saya kumpulkan, dan saya sudah terbiasa dengan ancaman-ancaman seperti itu. Aksi-aksi seperti itu sudah jadi makanan saya sejak awal,” ungkap dia lagi.

Dahnil kemudian menjelaskan bagaimana proses seleksi Syarikah dilakukan dengan transparan, akuntabel dengan melibatkan Kejaksaan Agung dan KPK.

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah RI sebelumnya, diserang isu korupsi tender syarikah. Kementerian yang dipimpin Gus Iran itu juga sebelumnya telah dilaporkan ke KPK oleh Pengurus Masyarakat Pemerhati Haji, atas tudingan penunjukkan Syarikah yang disebut bermasalah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Hampir Rp20 Juta, DPR RI: Tidak Perlu Lagi Disubsidi APBN

    Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Hampir Rp20 Juta, DPR RI: Tidak Perlu Lagi Disubsidi APBN

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 130
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Biaya haji 2027 diusulkan naik hampir Rp20 juta, lalu muncul isu penggunaan APBN untuk menomboki biaya haji para jemaah. Isu ini pun menulai penolakan. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, berpendapat, penggunaan APBN untuk membantu biaya haji bisa menimbulkan persoalan, baik dari sisi syariat maupun prioritas anggaran negara. “Ya itulah repotnya. […]

    Bagikan Berita:
  • Dapur Haji di Makkah Bercitarasa Nusantara, Beras dari Indonesia

    Dapur Haji di Makkah Bercitarasa Nusantara, Beras dari Indonesia

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 391
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Masakan yang akan disajikan dari dapur jemaah haji Indonesia tahun 2026 dipastikan bercita rasa nusantara. Bahkan, berasnya didatangkan langsung dari Indonesia. Hal itu dipastikan saat jajaran pimpinan Kementerian Haji dan Umrah melakukan supervisi dan pengecekan langsung dapur aktif di kawasan Safwat Al Wessam, Walyal Ahd District, Makkah. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Kini Harus Urus Sendiri Tasreh Masuk Raudah di Aplikasi Nusuk Ponsel, Tidak Lagi lewat Travel

    Jemaah Kini Harus Urus Sendiri Tasreh Masuk Raudah di Aplikasi Nusuk Ponsel, Tidak Lagi lewat Travel

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 174
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Calon jemaah umrah yang berencana berangkat ke Tanah Suci pada musim Umrah 1448 H/2026 perlu mencermati perubahan penting terkait akses masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah. Pemerintah Arab Saudi resmi menghentikan mekanisme pengurusan izin masuk Raudhah secara kolektif melalui sistem Tasreh oleh biro perjalanan umrah. Mulai musim ini, seluruh proses reservasi hanya […]

    Bagikan Berita:
  • Pazz Travel Buka Dua Paket Umrah Ekonomis Musim 1448 H, Harga Mulai Rp29 Jutaan

    Pazz Travel Buka Dua Paket Umrah Ekonomis Musim 1448 H, Harga Mulai Rp29 Jutaan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 197
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah dengan biaya lebih terjangkau, Pazz Travel anak Usaha Tazkiyah Group, menghadirkan pilihan paket umrah ekonomis untuk musim 1448 Hijriah. Sebagai anak usaha Tazkiyah Group yang sudah berpengalaman panjang melayani perjalanan umrah dan haji, Pazz Travel membuka dua program keberangkatan dengan harga mulai dari Rp29 jutaan. Program […]

    Bagikan Berita:
  • Tutup Rapat-rapat Harapan Naik Haji lewat Jalur Furoda

    Tutup Rapat-rapat Harapan Naik Haji lewat Jalur Furoda

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 665
    • 0Komentar

    SAUDI – Umat muslim yang ingin berangkat haji lewat jalur Furoda harus menutup harapannya tahun ini. Hampir pasti tidak ada kuota haji furoda, perusahaan pelaksana haji pun diminta tidak memberi janji atau iming-iming kepada jemaahnya untuk berangkat haji furoda tahun ini. Hingga mendekati puncak pelaksanaan Wukuf di Arafah, haji non-kuota yang kerap kali keluar jelang […]

    Bagikan Berita:
  • Illustrasi jemaah haji dievakuasi

    Angka Kematian Menurun, Total Jemaah Wafat Tembus 446 Orang

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 691
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hingga jelang akhir operasional haji 2025, Kementerian Agama mencatat penurunan jumlah jemaah Indonesia yang wafat selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Berdasarkan data Siskohat per Kamis (10/7/2025) pukul 12.00 WIB, total ada 446 jemaah wafat, terdiri dari 434 jemaah reguler dan 12 jemaah haji khusus. Jumlah ini lebih rendah dibanding tahun 2024 yang […]

    Bagikan Berita:
expand_less