Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Jemaah Haji 2026 Bakal Gunakan QRIS di Arab Saudi untuk Transaksi

Jemaah Haji 2026 Bakal Gunakan QRIS di Arab Saudi untuk Transaksi

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 530
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Layanan pembayaran dengan memindai kode QR dari Bank Indonesia, yakni QRIS, tidak lama lagi Diterapkan di Arab Saudi Tahun 2026.

Setelah sukses memperluas jaringan hingga Korea Selatan, Bank Indonesia (BI) kini tengah menyiapkan langkah strategis memperluas layanan QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard ke Arab Saudi.

Langkah tersebut merupakan bagian dari program QRIS Global, yang ditujukan untuk mempermudah jamaah haji dan umrah Indonesia tahun 2026 dalam melakukan transaksi non-tunai selama berada di Tanah Suci.

Kerja sama ini terus dijajaki melalui pembahasan antara Bank Indonesia, Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA), dan sejumlah bank mitra yang akan menjadi penyalur transaksi.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyebut bahwa uji coba QRIS internasional ke Arab Saudi sudah memasuki tahap akhir.

“Kita ingin jamaah bisa belanja, membayar penginapan, hingga membeli suvenir di Makkah dan Madinah cukup dengan satu aplikasi QRIS dari Indonesia,” ujarnya.

Cashless Society Makin Meluas

Setiap tahun, Indonesia mengirim lebih dari 200 ribu jamaah haji dan 1 juta jamaah umrah ke Arab Saudi. Selama ini, jamaah kerap membawa uang tunai dalam jumlah besar, yang berisiko terhadap keamanan dan efisiensi pengeluaran.

Dengan penerapan QRIS, jamaah nantinya dapat bertransaksi secara digital, cepat, dan aman, hanya dengan memindai kode QR di merchant yang telah terhubung dengan sistem Saudi Payment Network (SPAN).

Transaksi akan dikonversi otomatis dari rupiah ke riyal Saudi (SAR) sesuai kurs harian, tanpa biaya tambahan yang memberatkan pengguna.

Selain itu, QRIS juga memungkinkan pelaku usaha di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menerima pembayaran dari wisatawan Indonesia tanpa perlu repot menukar mata uang.

Integrasi QRIS dalam Ekosistem Haji Digital

Implementasi QRIS di Arab Saudi sejalan dengan visi pemerintah Indonesia yang tengah mengembangkan ekosistem haji dan umrah digital.

Dalam ekosistem ini, jamaah bisa melakukan berbagai kegiatan seperti pendaftaran, pelunasan biaya haji, hingga transaksi di Tanah Suci secara digital dan terintegrasi.

Kementerian Agama bersama Bank Indonesia sedang menyusun sistem “Smart Hajj Payment Gateway” yang akan terhubung langsung dengan QRIS.

Dengan begitu, jamaah bisa menggunakan satu dompet digital yang berisi saldo rupiah untuk berbagai kebutuhan selama menjalankan ibadah.

Belajar dari Sukses QRIS di Negara Lain

Sebelumnya, ekspansi QRIS ke beberapa negara Asia seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Korea Selatan mendapat sambutan positif.

Di Thailand, penggunaan QRIS bahkan menyumbang peningkatan signifikan pada transaksi wisatawan Indonesia, terutama di sektor kuliner dan retail.

Melihat tren positif tersebut, Bank Indonesia yakin penerapan QRIS di Arab Saudi akan memberi dampak serupa, terutama karena jumlah jamaah haji dan umrah Indonesia termasuk terbesar di dunia.

Langkah Teknis Menuju Penerapan 2026

Untuk memastikan kesiapan sistem, Bank Indonesia saat ini tengah melakukan uji coba integrasi dengan sejumlah bank penyalur haji nasional, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat.

Selain itu, pihak Saudi juga menyiapkan infrastruktur QR di merchant sekitar wilayah ibadah utama, termasuk di Makkah, Madinah, dan Jeddah.

Targetnya, sistem QRIS lintas negara Arab Saudi–Indonesia sudah bisa diuji coba penuh menjelang musim Umrah Ramadhan 2026, sebelum diterapkan secara menyeluruh saat Haji 2026.

Transformasi Digital Layanan Haji

Selain kemudahan transaksi, QRIS juga akan terhubung dengan sistem pelaporan keuangan jamaah yang dikelola oleh Lembaga Tabung Haji Indonesia.

Dengan integrasi ini, pemerintah dapat memantau arus transaksi jamaah di luar negeri, sekaligus memastikan keamanan dana jamaah.

Langkah ini juga mendukung arah kebijakan transformasi digital nasional, di mana QRIS menjadi simbol inovasi keuangan inklusif buatan Indonesia yang kini menembus level global.

QRIS, dari Indonesia untuk Dunia

QRIS tidak hanya menjadi alat pembayaran, tetapi juga representasi kemandirian teknologi finansial Indonesia.

Dengan hadirnya di Arab Saudi, Indonesia membuktikan diri sebagai pionir sistem pembayaran digital yang mampu menjangkau kebutuhan lintas budaya dan lintas negara.

“Ini bukan sekadar transaksi digital, tapi bentuk pelayanan nyata bagi jamaah Indonesia,” ujar Deputi Gubernur BI menutup konferensi pers.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Akan Siapkan Area Khusus Jemaah Umrah dan Pengantarnya

    Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Akan Siapkan Area Khusus Jemaah Umrah dan Pengantarnya

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 706
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Pengelola Bandara di Makassar, PT Angkasa Pura I bakal menyiapkan area khusus untuk jamaah umrah dan pengantarnya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengungkapkan, prosesnya sudah berjalan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. “Kami akan buat area khusus untuk jamaah umrah dan pengantarnya, ini […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Buka Peluang Pidanakan Travel Penelantar Jemaah Umrah, Tak Cuma Dicabut Izinnya

    Kemenhaj Buka Peluang Pidanakan Travel Penelantar Jemaah Umrah, Tak Cuma Dicabut Izinnya

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 11
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka peluang membawa Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang menelantarkan jemaah ke ranah pidana. Pemerintah menegaskan pelaku tidak cuma akan dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin operasional, tetapi juga dapat diproses secara hukum jika terbukti melakukan penipuan atau merugikan jemaah. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan […]

    Bagikan Berita:
  • BMKG Arab Saudi Peringatkan Potensi Banjir Hingga Hujan Es di Makkah dan Madinah

    BMKG Arab Saudi Peringatkan Potensi Banjir Hingga Hujan Es di Makkah dan Madinah

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 519
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi memperingatkan badai petir dan hujan lebat di sebagian besar wilayah negara itu selama sepekan mendatang, terhitung sejak hari ini, Sabtu 6 Desember 2026 hingga 11 Desember mendatang. Badan Meteorologi Arab Saudi ini memperkirakan badai petir akan mengakibatkan beberapa wilayah mengalami hujan lebat serta kondisi cuaca berbahaya lainnya. […]

    Bagikan Berita:
  • Menhaj Sebut Kenaikan Biaya Haji Tidak Akan Dibebankan kepada Jemaah

    Menhaj Sebut Kenaikan Biaya Haji Tidak Akan Dibebankan kepada Jemaah

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 185
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Moch Irfan Yusuf, menegaskan bahwa pemerintah memastikan setiap potensi penyesuaian biaya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M tidak akan dibebankan kepada jemaah. “Sejak awal Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas bahwa apapun yang terjadi, jika ada penambahan biaya, tidak boleh dibebankan kepada jemaah haji. […]

    Bagikan Berita:
  • Bahagia Bisa Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

    Bahagia Bisa Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 367
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presenter Ruben Onsu akhirnya menapakkan kaki di Tanah Suci. Bagi mualaf ini, umrah jadi pengalaman spiritual pertamanya di Mekkah. Sebelumnya, Ruben sempat gagal berangkat haji pada Juni 2025 karena terkendala visa. Kini, ia merasa lega sekaligus gugup saat keberangkatan. “Nggak nyangka bisa beneran berangkat. Pas liat visa sama paspor lengkap, gue sampai bolak-balik […]

    Bagikan Berita:
  • Imbas 23 Jemaah Dideportasi, Travel Haji dan Umrah di Sulsel Dilaporkan ke Polisi

    Imbas 23 Jemaah Dideportasi, Travel Haji dan Umrah di Sulsel Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 444
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kasus gagalnya 23 jemaah masuk ke Tanah Suci karena mengantongi visa non-haji pada Musim Haji 2025 lalu, kini berbuntut ke proses hukum. Jemaah yang gagal masuk Mekkah-Madinah karena mendapatkan visa non-haji tersebut, melaporkan owner travel haji dan umrah PT Aslam Grup ke kepolisian. Seorang warga asal Mojokerto, Jawa Timur, Erny Khoirun Nisa (43), […]

    Bagikan Berita:
expand_less