Penggunaan Data Internet Melonjak 3 Kali Lipat dari Normal di Saudi saat Ramadan
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 10

Tamu Allah sedang Shalat di Tanah Suci
HAMRANEWS – Lonjakan aktivitas komunikasi selama bulan Ramadan 2026 di Tanah Suci mencapai angka yang mencengangkan. Laporan menyebut, penggunaan data internet per orang melonjak hingga sekitar 3 kali lipat dari rata-rata penggunaan global.
Badan Komunikasi, Ruang dan Teknologi Arab Saudi (CST) mencatat, ratusan juta panggilan terjadi hanya dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.
Di Makkah, jumlah panggilan lokal menembus lebih dari 378 juta panggilan, sementara panggilan internasional mencapai lebih dari 44 juta panggilan.
Angka ini menggambarkan betapa intensnya komunikasi jemaah dari berbagai negara yang datang untuk beribadah.
Sementara itu di Madinah, aktivitas serupa juga terjadi. Tercatat lebih dari 238 juta panggilan lokal dan sekitar 22 juta panggilan internasional dilakukan selama periode 1 hingga 27 Ramadan.
Di balik angka-angka fantastis tersebut, ada cerita yang lebih dalam. Setiap panggilan bukan sekadar koneksi suara, tetapi juga menjadi penghubung emosional antara jemaah dengan keluarga di tanah air.
Ada yang mengabarkan telah sampai dengan selamat. Ada yang berbagi momen saat berada di Masjid al-Haram. Ada pula yang sekadar melepas rindu, mengirim doa dari dekat Ka’bah.
Ratusan juta panggilan ini menjadi bukti bahwa di tengah lautan manusia yang beribadah, kebutuhan untuk tetap terhubung dengan orang terkasih tetap begitu kuat.
Lonjakan komunikasi ini didukung oleh peningkatan signifikan pada kualitas jaringan. CST mencatat kecepatan internet mobile di Makkah mencapai 234 Mbps, sementara di Madinah bahkan menyentuh 318 Mbps.
Tak hanya itu, konsumsi data juga melonjak tinggi. Rata-rata penggunaan data per orang per hari mencapai 1.297 Mb di Makkah dan 1.828 Mb di Madinah, atau lebih dari tiga kali lipat rata-rata global.
Dengan jutaan jemaah yang memadati Masjid al-Haram dan Masjid Nabawi, angka ratusan juta panggilan ini bukan sekadar statistik.
Ia adalah gambaran nyata bagaimana Ramadan di Tanah Suci tidak hanya dipenuhi doa, tetapi juga dipenuhi suara-suara rindu, suara harapan, dan suara kebahagiaan yang mengalir dari Makkah dan Madinah ke seluruh penjuru dunia.
Di tengah kekhusyukan ibadah, satu hal tetap sama: setiap jemaah ingin berbagi momen sucinya -dan ratusan juta panggilan menjadi jembatan itu.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



