Prabowo Ajukan Terminal Khusus Jemaah Indonesia di Arab Saudi, Agar Perjalanan JCH Lebih Efisien
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 4

HAMRANEWS – Presiden Prabowo Subianto mengajukan permohonan kepada Kerajaan Arab Saudi untuk membangun terminal khusus haji bagi jemaah Indonesia.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat dan mengefisienkan proses perjalanan ibadah haji.
Permintaan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 8 April. Ia menegaskan bahwa terminal khusus ini nantinya diperuntukkan bagi jemaah asal Indonesia agar proses keluar-masuk selama musim haji bisa berlangsung lebih cepat.
Selain itu, Prabowo mengumumkan bahwa mulai tahun ini masa tunggu haji di Indonesia akan dipangkas menjadi maksimal 26 tahun dari sebelumnya mencapai 48 tahun. Ia juga berkomitmen untuk terus menekan waktu antrean tersebut agar semakin singkat.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut menanyakan perkembangan proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah kepada Menteri Agama Nasaruddin Umar serta jajaran Danantara, yang diwakili oleh COO Dony Oskaria dan CTO Sigit P Santosa.
Pihak Danantara menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia telah mengamankan lahan seluas 45 hektare untuk proyek tersebut. Di atas lahan itu akan dibangun kawasan Kampung Haji Indonesia yang terdiri dari belasan menara untuk menampung jemaah haji asal Indonesia.
Dalam upaya efisiensi biaya haji, Prabowo juga memanggil Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan untuk membahas rencana kerja sama dengan Saudia Airlines.
Menurutnya, skema joint venture antara kedua maskapai dapat menekan biaya sekaligus memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Ia menyoroti praktik saat ini di mana pesawat Garuda yang mengangkut jemaah ke Arab Saudi sering kembali dalam kondisi kosong, begitu pula pesawat Saudi yang mengantar jemaah pulang ke Indonesia.
Prabowo mengusulkan pembentukan anak usaha bersama dengan komposisi kepemilikan 50 persen Indonesia dan 50 persen Arab Saudi. Dengan skema ini, pesawat yang mengangkut jemaah dapat kembali dengan membawa penumpang, sehingga lebih efisien.
Presiden juga mengingatkan bahwa instruksi terkait rencana tersebut telah disampaikan sekitar dua bulan lalu dan meminta laporan perkembangan secara langsung. Ia menegaskan agar langkah-langkah tersebut segera direalisasikan.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



