Sepuluh Hari Awal Zulhijjah, Jemaah Haji Tazkiyah Fokus dan Perbanyak Ibadah
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 1

Pembimbing haji khusus Tazkiyah Tour, Ustaz Dr. H. Baso Pallagawau, Lc., MA.,
HAMRANEWS.ID – Pembimbing Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour, Ustaz Baso Pallawagau, Lc., MA., mengajak seluruh jemaah untuk menyambut datangnya awal bulan Zulhijjah dengan memperbanyak ibadah dan amal saleh, terutama pada 10 hari pertama yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.
Dalam tausiyahnya kepada jemaah di Tanah Suci, Ustaz Baso menyampaikan bahwa Rasulullah SAW memberikan perhatian khusus terhadap hari-hari awal Zulhijjah sebagai momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah.
“Hari ini kita akan menyambut awal Zulhijjah. Nabi Muhammad SAW berpesan dalam riwayat Ibnu Abbas bahwa hari-hari yang sangat dianjurkan untuk berbuat kebajikan, berzikir, bertafakur, dan melakukan amal saleh terbaik adalah pada 10 hari pertama Zulhijjah,” ujar Ustaz Baso.
Ia menjelaskan, keutamaan 10 hari pertama Zulhijjah juga disinggung dalam Al-Qur’an, khususnya pada Surah Al-Fajr ayat 1-2, *“Wal fajri wa layālin ‘asyr”* yang berarti *“Demi fajar dan malam yang sepuluh.”*
Menurut sebagian ulama tafsir (mufassirin), kata *“walayaalin ashr”* atau “malam yang sepuluh” dalam ayat tersebut merujuk pada 10 hari pertama bulan Zulhijjah, sebuah masa yang dipenuhi keberkahan dan peluang besar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Sebagian mufassirin berpendapat bahwa yang dimaksud adalah 10 hari pertama bulan Zulhijjah. Karena itu, mudah-mudahan jemaah haji bisa fokus beribadah pada hari-hari istimewa ini,” lanjutnya.
Ustaz Baso juga mengingatkan para jemaah agar memanfaatkan momen berharga di Tanah Suci dengan memperbanyak zikir, doa, tafakur, membaca Al-Qur’an, serta menjaga semangat ibadah menjelang puncak pelaksanaan haji.
Bagi jemaah haji, kehadiran awal Zulhijjah menjadi momentum spiritual yang sangat bermakna karena bertepatan dengan rangkaian ibadah haji menuju hari-hari puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Dengan memperbanyak amal saleh sejak awal Zulhijjah, diharapkan para jemaah dapat meraih haji yang mabrur dan penuh keberkahan.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



