Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Tak Sepenuhnya Sesuai Tujuan, Ribuan Kursi Roda-Kursi Salat Hasil Wakaf Jemaah Haji Numpuk Tak Terpakai

Tak Sepenuhnya Sesuai Tujuan, Ribuan Kursi Roda-Kursi Salat Hasil Wakaf Jemaah Haji Numpuk Tak Terpakai

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 8

HAMRANEWS.ID – Mewakafkan kursi roda atau kursi salat di Masjidil Haram selama ini menjadi salah satu bentuk amal yang cukup populer di kalangan jamaah haji dan umrah. Banyak yang berharap fasilitas tersebut dapat digunakan oleh para tamu Allah dalam jangka waktu lama sehingga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Namun, sebuah fakta di lapangan menunjukkan kondisi yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat.

Seorang jamaah haji asal Malaysia, Haji Faizan Dasuki, yang juga merupakan pengusaha katering Rasa Catering Putrajaya, membagikan pengalaman yang ia temui saat menjalankan ibadah haji tahun ini. Dalam unggahan di media sosialnya, ia mengaku terkejut melihat tumpukan kursi roda dan kursi salat wakaf yang diletakkan di sebuah kawasan lapang dekat Muzium Haramain, Hudaibiyah, Makkah.

“Di sinilah lebihan kursi roda dan kursi salat wakaf Masjidil Haram dilonggokkan,” tulis Faizan.

Menurutnya, pemandangan tersebut ia lihat ketika rombongan jamaah yang dipimpinnya mengunjungi Museum Haramain. Bus yang mereka tumpangi berhenti tepat di depan area terbuka yang luas, diperkirakan mencapai hampir 10 lapangan sepak bola.

Di lokasi tersebut tampak ribuan kursi roda dan kursi salat yang ditumpuk hingga membentuk gundukan besar. Menariknya, sebagian besar barang tersebut masih dalam kondisi layak pakai dan terlihat baik.

Temuan itu membuat Faizan memahami mengapa sejumlah pihak belakangan lebih menganjurkan jamaah untuk berinfak dalam bentuk makanan atau bantuan konsumsi dibandingkan barang-barang tertentu yang kemungkinan sudah melebihi kebutuhan yang ada.

Menurutnya, niat wakaf tentu sangat mulia. Namun, ketika jumlah barang yang diwakafkan jauh melampaui kebutuhan, manfaat yang diharapkan tidak lagi optimal.

Hal senada juga pernah disampaikan oleh pendakwah dan aktivis sosial Jay Ibrahim Al Islam atau yang akrab disapa Abang Aji. Ia mengingatkan para jamaah agar mempertimbangkan bentuk infak yang lebih langsung dirasakan manfaatnya oleh penerima.

“Kalau ingin berinfak, infakkan makanan. Biasanya begitu makanan diterima, langsung dimanfaatkan oleh jamaah. Apalagi jika berupa minuman dingin atau es krim saat cuaca panas,” ujarnya.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa nilai sebuah sedekah tidak hanya terletak pada besarnya pengorbanan, tetapi juga pada ketepatan sasaran dan manfaat yang dihasilkan. Di Tanah Suci, kebutuhan jamaah sangat beragam dan terus berubah. Karena itu, memahami kebutuhan aktual di lapangan menjadi penting agar amal yang diberikan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi para penerimanya.

Bagi calon jamaah yang ingin bersedekah atau berwakaf saat berada di Makkah dan Madinah, para pembimbing ibadah menyarankan untuk terlebih dahulu mencari informasi mengenai kebutuhan yang paling mendesak. Dengan demikian, niat baik untuk berbagi dapat memberikan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan bagi sesama jamaah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Tidak Lagi Konsumsi Beras Thailand–Vietnam, Bulog Akan Ekspor Pangan ke Saudi

    Jemaah Haji Tidak Lagi Konsumsi Beras Thailand–Vietnam, Bulog Akan Ekspor Pangan ke Saudi

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 211
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Pemerintah mulai menapaki babak baru dalam penyelenggaraan ibadah haji dengan mendorong penggunaan pangan nasional bagi jemaah Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menegaskan komitmennya untuk menghentikan ketergantungan pada beras impor dari Thailand dan Vietnam, sekaligus membuka peluang ekspor beras Indonesia ke Arab Saudi melalui Perum Bulog. Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji […]

    Bagikan Berita:
  • Antrean Haji Tembus 26 Tahun, Pedagang Kelapa Tua Boyong 35 Anggota Keluarganya Daftar ke Tanah Suci

    Antrean Haji Tembus 26 Tahun, Pedagang Kelapa Tua Boyong 35 Anggota Keluarganya Daftar ke Tanah Suci

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 243
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Panjangnya masa tunggu haji yang kini mencapai sekitar 26 tahun mendorong kesadaran baru di tengah masyarakat untuk mendaftar sejak usia dini. Kesadaran ini mendorong seorang pedagang kelapa tua di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Haji M Ali, yang mendaftarkan puluhan anggota keluarganya sebagai calon jemaah haji. Suasana Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten […]

    Bagikan Berita:
  • ASN Kemenag Ditangkap karena Terima Setoran Rp97 Juta untuk Percepatan Pemberangkatan ke Tanah Suci

    ASN Kemenag Ditangkap karena Terima Setoran Rp97 Juta untuk Percepatan Pemberangkatan ke Tanah Suci

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 352
    • 0Komentar

    SITUBONDO – Aparat Kepolisian Situbondo, Jawa Timur, membongkar kasus penipuan berkedok percepatan keberangkatan haji yang dilakukan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Oknum tersebut menjanjikan calon jemaah bisa berangkat lebih cepat ke Tanah Suci dengan syarat membayar puluhan juta rupiah. Kasus ini terungkap setelah penyidik Satreskrim Polres Situbondo menangkap MH (54), […]

    Bagikan Berita:
  • Biaya Haji 2026 Turun Lagi? Kementerian Haji-Umrah Sedang Mengkaji Peluangnya

    Biaya Haji 2026 Turun Lagi? Kementerian Haji-Umrah Sedang Mengkaji Peluangnya

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 300
    • 0Komentar

    SAUDI – Kementerian Haji dan Umrah saat ini sedang mengkaji terkait dengan soal penurunan biaya haji, sesuai dengan yang diperintah oleh Presiden Prabowo Subianto. Seperti diketahui, pada 2025 lalu, biaya haji mengalami penurunan. “Kami sedang berusaha keras, sesuai perintah presiden berusaha mengurangi biaya haji,” kata Menteri Haji dan Umrah Indonesia Mochamad Irfan Yusuf saat di […]

    Bagikan Berita:
  • Sudah 89 Orang Calon Jemaah Haji Ilegal Digagalkan Imigrasi Sejak Musim Haji 2026

    Sudah 89 Orang Calon Jemaah Haji Ilegal Digagalkan Imigrasi Sejak Musim Haji 2026

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 50
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sebanyak 89 calon haji nonprosedural ditunda keberangkatannya oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta sejak awal musim keberangkatan haji 2026 pada 22 April lalu. Pengetatan dilakukan untuk mencegah praktik haji ilegal dengan penggunaan visa yang tidak sesuai peruntukan. Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana mengatakan penundaan terbaru […]

    Bagikan Berita:
  • Jangan Sampai Power Bank Kamu Disita di Bandara, Ini Jenis dan Kapasitas yang Dibolehkan Dibawa di Pesawat

    Jangan Sampai Power Bank Kamu Disita di Bandara, Ini Jenis dan Kapasitas yang Dibolehkan Dibawa di Pesawat

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 586
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Berangkat ke Tanah Suci tentu menjadi momen yang sangat dinanti. Namun, di tengah semangat untuk beribadah, jangan sampai perlengkapan penting seperti power bank justru membuatmu berurusan dengan pihak bandara. Masalahnya menjadi panjang, ketika kamu kurang optimal mendokumentasikan kegiatan, atau berkomunikasi lewat ponsel saat di Tanah Suci, karena ponsel kamu kekurangan daya, sementara power […]

    Bagikan Berita:
expand_less