Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Tak Sepenuhnya Sesuai Tujuan, Ribuan Kursi Roda-Kursi Salat Hasil Wakaf Jemaah Haji Numpuk Tak Terpakai

Tak Sepenuhnya Sesuai Tujuan, Ribuan Kursi Roda-Kursi Salat Hasil Wakaf Jemaah Haji Numpuk Tak Terpakai

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 71
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Mewakafkan kursi roda atau kursi salat di Masjidil Haram selama ini menjadi salah satu bentuk amal yang cukup populer di kalangan jamaah haji dan umrah. Banyak yang berharap fasilitas tersebut dapat digunakan oleh para tamu Allah dalam jangka waktu lama sehingga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Namun, sebuah fakta di lapangan menunjukkan kondisi yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat.

Seorang jamaah haji asal Malaysia, Haji Faizan Dasuki, yang juga merupakan pengusaha katering Rasa Catering Putrajaya, membagikan pengalaman yang ia temui saat menjalankan ibadah haji tahun ini. Dalam unggahan di media sosialnya, ia mengaku terkejut melihat tumpukan kursi roda dan kursi salat wakaf yang diletakkan di sebuah kawasan lapang dekat Muzium Haramain, Hudaibiyah, Makkah.

“Di sinilah lebihan kursi roda dan kursi salat wakaf Masjidil Haram dilonggokkan,” tulis Faizan.

Menurutnya, pemandangan tersebut ia lihat ketika rombongan jamaah yang dipimpinnya mengunjungi Museum Haramain. Bus yang mereka tumpangi berhenti tepat di depan area terbuka yang luas, diperkirakan mencapai hampir 10 lapangan sepak bola.

Di lokasi tersebut tampak ribuan kursi roda dan kursi salat yang ditumpuk hingga membentuk gundukan besar. Menariknya, sebagian besar barang tersebut masih dalam kondisi layak pakai dan terlihat baik.

Temuan itu membuat Faizan memahami mengapa sejumlah pihak belakangan lebih menganjurkan jamaah untuk berinfak dalam bentuk makanan atau bantuan konsumsi dibandingkan barang-barang tertentu yang kemungkinan sudah melebihi kebutuhan yang ada.

Menurutnya, niat wakaf tentu sangat mulia. Namun, ketika jumlah barang yang diwakafkan jauh melampaui kebutuhan, manfaat yang diharapkan tidak lagi optimal.

Hal senada juga pernah disampaikan oleh pendakwah dan aktivis sosial Jay Ibrahim Al Islam atau yang akrab disapa Abang Aji. Ia mengingatkan para jamaah agar mempertimbangkan bentuk infak yang lebih langsung dirasakan manfaatnya oleh penerima.

“Kalau ingin berinfak, infakkan makanan. Biasanya begitu makanan diterima, langsung dimanfaatkan oleh jamaah. Apalagi jika berupa minuman dingin atau es krim saat cuaca panas,” ujarnya.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa nilai sebuah sedekah tidak hanya terletak pada besarnya pengorbanan, tetapi juga pada ketepatan sasaran dan manfaat yang dihasilkan. Di Tanah Suci, kebutuhan jamaah sangat beragam dan terus berubah. Karena itu, memahami kebutuhan aktual di lapangan menjadi penting agar amal yang diberikan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi para penerimanya.

Bagi calon jamaah yang ingin bersedekah atau berwakaf saat berada di Makkah dan Madinah, para pembimbing ibadah menyarankan untuk terlebih dahulu mencari informasi mengenai kebutuhan yang paling mendesak. Dengan demikian, niat baik untuk berbagi dapat memberikan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan bagi sesama jamaah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Penipuan Umrah Mandiri, Influencer dan Selebgram Ikut Terlibat

    Kasus Penipuan Umrah Mandiri, Influencer dan Selebgram Ikut Terlibat

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 318
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Dugaan penipuan berkedok Umrah Mandiri ikut menyeret influencer dan selebgram karena peran mereka mempromosikan praktik ilegal tersebut di media sosial. Seorang jamaah bernama Heri, didampingi kuasa hukumnya Dr. Firman Chandra, SE, SH, MH, membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya, Minggu malam (9/2/2026). Laporan tersebut terkait kerugian finansial dan gagalnya keberangkatan ibadah umrah […]

    Bagikan Berita:
  • Siap-siap, Umrah Musim Depan Lebih Mahal dengan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Rp6,5 Juta

    Siap-siap, Umrah Musim Depan Lebih Mahal dengan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Rp6,5 Juta

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 212
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Calon jemaah umrah yang berencana berangkat pada musim 1448 Hijriah atau mulai Juni 2026 tampaknya harus bersiap merogoh kocek lebih dalam. Kenaikan harga tiket pesawat rute Makassar–Jeddah dinilai bakal membuat biaya paket umrah ikut melonjak signifikan. Salah satu Maskapai yang melakukan penyesuaian tarif, misalnya Lion Air. Pengusaha travel umrah di Kota Makassar, menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Kereta Gantung ke Gua Hira Ditargetkan Beroperasi Akhir 2025

    Kereta Gantung ke Gua Hira Ditargetkan Beroperasi Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 489
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Arab Saudi bersiap meluncurkan kereta gantung pertama yang menuju Gua Hira, menjadikan perjalanan ke Jabal Nur jauh lebih mudah dan cepat. Jika sebelumnya pengunjung harus mendaki lebih dari dua jam dan menapaki sekitar 1.700 anak tangga, kini perjalanan itu akan ditempuh kurang dari 10 menit melalui proyek ambisius Hira Cultural District. Proyek raksasa […]

    Bagikan Berita:
  • Calon Jemaah Haji 2026 Wajib Vaksin Meningitis dan Influenza

    Calon Jemaah Haji 2026 Wajib Vaksin Meningitis dan Influenza

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 310
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini wajib menjalani vaksinasi meningitis dan influenza. Pemerintah Arab Saudi sendiri menyiapkan 80 pusat vaksinasi di seluruh negeri sebagai bagian dari inisiatif resmi pemerintah, demikian pernyataan otoritas terkait pada Minggu kemarin. Kementerian Urusan Agama menyampaikan telah mempublikasikan daftar 80 pusat vaksinasi yang akan melayani calon jamaah haji. Seluruh jamaah […]

    Bagikan Berita:
  • Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 307
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan anggaran operasional haji 1447 Hijriah/2026 M yang riil, tepat sasaran, dan akuntabel di tengah tantangan kebijakan baru Arab Saudi. Pengelolaan anggaran yang tidak tepat dinilai berisiko berdampak langsung pada kualitas layanan dan kenyamanan jemaah. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Jaenal Effendi dalam […]

    Bagikan Berita:
  • Ada Apa? Pengembalian Keuangan Haji Khusus dari BPKH Baru 30 Persen Jelang Tenggat Waktu

    Ada Apa? Pengembalian Keuangan Haji Khusus dari BPKH Baru 30 Persen Jelang Tenggat Waktu

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 284
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ada dengan pemerintah, dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)? Pengembalian Keuangan (PK) haji khusus dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) masih sangat rendah. Hingga Selasa (20/1/2026), dana PK yang cair disebut belum mencapai 30 persen, membuat penyelenggara haji khusus berada dalam situasi genting. Ketua Tim 13 Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah, […]

    Bagikan Berita:
expand_less