Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » ‘Salamaki Puang Haji’, Prof Muammad Bakry Ungkap Dalil Bolehnya Gelar Haji Usai Pulang dari Tanah Suci

‘Salamaki Puang Haji’, Prof Muammad Bakry Ungkap Dalil Bolehnya Gelar Haji Usai Pulang dari Tanah Suci

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 6

HAMRANEWS.ID – Di tengah masyarakat Indonesia, khususnya di daerah Sulawesi Selatan, menyematkan gelar ‘Haji’ atau ‘Hajah’ di depan nama seseorang yang telah pulang dari tanah suci merupakan sebuah tradisi yang mengakar kuat.

Panggilan ‘Puang Aji’ atau ‘Pak Haji’ sudah menjadi kelaziman. Namun, bagaimana sebenarnya pandangan Islam mengenai fenomena pemberian gelar atau identitas haji ini?

Dalam khutbah Jumat yang disiarkan Akun Resmi Masjid Almarkaz Makassar, Jumat 5 Juni 2026 lalu, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc., M.A., memberikan ulasan mendalam mengenai esensi di balik label religius tersebut.

Identitas yang Memiliki Dasar Hukum

Prof. Muammar Bakry menegaskan bahwa menggunakan atribut atau simbol haji setelah menunaikan rukun Islam kelima bukanlah sesuatu yang dilarang.

Menurut Muammar Bakry, Al-Qur’an sendiri memberikan isyarat mengenai penggunaan kata ‘haji’ sebagai bentuk identitas bagi mereka yang telah melaksanakan ibadah tersebut.

Rektor Universitas Islam Makassar itu menyitir potongan ayat dari Al-Qur’an:

“Aja’altum siqayatal haji wa imaratal masjidil haram…”

“Dari ayat ini, jelas bahwa Allah SWT menggunakan kata ‘haji’ untuk merujuk pada aktivitas dan identitas orang-orang yang terlibat dalam ibadah tersebut. Karena haji itu sendiri secara harfiah merupakan sebuah simbol, maka menyematkan huruf ‘H’ atau ‘Hj’ di depan nama seseorang adalah hal yang sah-sah saja,” jelas Muammad Bakry.

Gelar Haji sebagai Benteng dan Proteksi Diri

Lebih lanjut, Prof. Muammar Bakry mengingatkan bahwa gelar tersebut tidak boleh dijadikan alat untuk kesombongan atau pamer (ria). Sebaliknya, label “Haji” harus diletakkan sebagai sebuah kekuatan spiritual yang berfungsi sebagai **benteng proteksi diri**.

Ketika seseorang menyandang gelar haji, identitas tersebut harus menjadi pengingat konstan bagi dirinya. Gelar itu bertugas untuk memproteksi dan menjaga sang pemilik nama dari segala tindakan, ucapan, atau perilaku yang dapat mengikis nilai-nilai kebaikan mabrur yang telah diraih di tanah suci. Gelar haji adalah alarm moral agar seseorang tetap berada di jalan yang diridai Allah.

Menjadi ‘Qudwah’, Referensi Hidup bagi Masyarakat

Menutup pesan indahnya, beliau mengutip sebuah riwayat mengenai esensi sejati dari orang yang telah berhaji. Esensi tersebut adalah menjadi ‘qudwatan liahli baladi’, yang artinya menjadi teladan atau ‘referensi hidup’ yang baik di tengah-tengah masyarakat tempat ia tinggal.

“Semakin banyak haji-haji, maka seharusnya semakin banyak pula contoh-contoh kebaikan yang bisa kita lihat di tengah masyarakat,” ujar Prof. Muammar Bakry.

Pada akhirnya, gelar ‘Puang Aji’ atau ‘Pak Haji’ bukan sekadar penanda status sosial setelah kembali dari Mekkah.

Gelar tersebut adalah sebuah tanggung jawab besar untuk membawa perubahan positif. Seorang haji adalah mereka yang mampu membumikan nilai-nilai kebaikan spiritual ke dalam kesalehan sosial yang nyata di kehidupan sehari-hari.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI Sebut Kuota Haji RI Tetap 221.000 Atau Bertambah

    Anggota DPR RI Sebut Kuota Haji RI Tetap 221.000 Atau Bertambah

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 452
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menegaskan bahwa kuota haji Indonesia untuk musim haji 1447 Hijriah / 2026 Masehi tetap sebanyak 221 ribu orang. “Sudah, sudah ada ( kuota). Kalau normalnya, kan, tetap 221.000 kecuali ada tambahan,” kata Marwan dalam diskusi bertajuk Dana Haji Berkelanjutan di Jakarta, Jumat 1 Agustus 2025. Marwan […]

    Bagikan Berita:
  • Cek Daftar Haji Provinsi Sulawesi Selatan dan Sejumlah Daerah Lain, 12 Daerah Ini Bertambah Kuotanya

    Cek Daftar Haji Provinsi Sulawesi Selatan dan Sejumlah Daerah Lain, 12 Daerah Ini Bertambah Kuotanya

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 249
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Setelah sebelumnya mengumumkan ‘memukul rata’ sistem pembagian kuota jemaah haji per daerah, Kementeian Haji dan Umrah Arab Saudi juga telah mengumumkan daftar kuota haji setiap provinsi di Indonesia. Seperti diketahui, jumlah kuota Haji 2026 di Indonesia sebanyak 221.000 jemaah dengan rincian 203.320 untuk jemaah haji reguler dan 17.680 untuk jemaah haji khusus. Jika […]

    Bagikan Berita:
  • Mulai Minggu 8 Februari 2026, Kemenhaj Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji

    Mulai Minggu 8 Februari 2026, Kemenhaj Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 198
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi secara resmi mulai menerbitkan visa haji untuk musim haji 2026 atau 1447 Hijriah, pada Minggu 8 Februari 2026yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H. Penerbitan visa ini dilakukan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sebagai bagian dari percepatan persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan, kebijakan tersebut […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Titik Posisi Imam Saat Memimpin Salat di Masjidil Haram

    Ini Titik Posisi Imam Saat Memimpin Salat di Masjidil Haram

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 573
    • 0Komentar

    SAUDI – Pernahkah Anda memperhatikan posisi imam di depan Kabah, di Masjidil Haram? Terkadang imam berdiri persis di depan Ka’bah. Akan tetapi, di waktu lain, posisinya berada agak jauh dari Ka’bah di tempat khusus yang memang sudah disediakan di dalam masjid. Pertanyaannya, jika posisi imam tidak tepat di depan Ka’bah, lalu di manakah shaf pertama […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Pelepasan Serentak Jemaah Haji dari Tiga Embarkasi

    Tazkiyah Tour Pelepasan Serentak Jemaah Haji dari Tiga Embarkasi

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 554
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Tazkiyah Tour melakukan pelepasan jemaah haji khusus, Rabu, 14 Mei 2025. Serentak dari tiga embarkasi, yakni Makassar, Surabaya, dan Jakarta. Jemaah dari Makassar menginap dan menjalani prosesi pelepasan di Hotel Dalton. Jemaah Surabaya di Hotel Halogen. Jemaah Jakarta di Hotel Ibis. Acara pelepasan di Makassar dihadiri Presiden Direktur PT Tazkiyah Global Mandiri, Ahmad Yani […]

    Bagikan Berita:
  • Beberapa Pasal Terkait Umrah Mandiri Masih Rancuh, Ketum HIMPUH Ingatkan Risikonya

    Beberapa Pasal Terkait Umrah Mandiri Masih Rancuh, Ketum HIMPUH Ingatkan Risikonya

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 308
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH), HM Firman Taufik, mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk menelaah dengan baik pasal-pasal terkait Umrah Mandiri sebagaimana yang diatur dalam undang-undang terbaru. Yakni, UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, atau selanjutnya disebut […]

    Bagikan Berita:
expand_less