Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » ‘Salamaki Puang Haji’, Prof Muammad Bakry Ungkap Dalil Bolehnya Gelar Haji Usai Pulang dari Tanah Suci

‘Salamaki Puang Haji’, Prof Muammad Bakry Ungkap Dalil Bolehnya Gelar Haji Usai Pulang dari Tanah Suci

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 137
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Di tengah masyarakat Indonesia, khususnya di daerah Sulawesi Selatan, menyematkan gelar ‘Haji’ atau ‘Hajah’ di depan nama seseorang yang telah pulang dari tanah suci merupakan sebuah tradisi yang mengakar kuat.

Panggilan ‘Puang Aji’ atau ‘Pak Haji’ sudah menjadi kelaziman. Namun, bagaimana sebenarnya pandangan Islam mengenai fenomena pemberian gelar atau identitas haji ini?

Dalam khutbah Jumat yang disiarkan Akun Resmi Masjid Almarkaz Makassar, Jumat 5 Juni 2026 lalu, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc., M.A., memberikan ulasan mendalam mengenai esensi di balik label religius tersebut.

Identitas yang Memiliki Dasar Hukum

Prof. Muammar Bakry menegaskan bahwa menggunakan atribut atau simbol haji setelah menunaikan rukun Islam kelima bukanlah sesuatu yang dilarang.

Menurut Muammar Bakry, Al-Qur’an sendiri memberikan isyarat mengenai penggunaan kata ‘haji’ sebagai bentuk identitas bagi mereka yang telah melaksanakan ibadah tersebut.

Rektor Universitas Islam Makassar itu menyitir potongan ayat dari Al-Qur’an:

“Aja’altum siqayatal haji wa imaratal masjidil haram…”

“Dari ayat ini, jelas bahwa Allah SWT menggunakan kata ‘haji’ untuk merujuk pada aktivitas dan identitas orang-orang yang terlibat dalam ibadah tersebut. Karena haji itu sendiri secara harfiah merupakan sebuah simbol, maka menyematkan huruf ‘H’ atau ‘Hj’ di depan nama seseorang adalah hal yang sah-sah saja,” jelas Muammad Bakry.

Gelar Haji sebagai Benteng dan Proteksi Diri

Lebih lanjut, Prof. Muammar Bakry mengingatkan bahwa gelar tersebut tidak boleh dijadikan alat untuk kesombongan atau pamer (ria). Sebaliknya, label “Haji” harus diletakkan sebagai sebuah kekuatan spiritual yang berfungsi sebagai **benteng proteksi diri**.

Ketika seseorang menyandang gelar haji, identitas tersebut harus menjadi pengingat konstan bagi dirinya. Gelar itu bertugas untuk memproteksi dan menjaga sang pemilik nama dari segala tindakan, ucapan, atau perilaku yang dapat mengikis nilai-nilai kebaikan mabrur yang telah diraih di tanah suci. Gelar haji adalah alarm moral agar seseorang tetap berada di jalan yang diridai Allah.

Menjadi ‘Qudwah’, Referensi Hidup bagi Masyarakat

Menutup pesan indahnya, beliau mengutip sebuah riwayat mengenai esensi sejati dari orang yang telah berhaji. Esensi tersebut adalah menjadi ‘qudwatan liahli baladi’, yang artinya menjadi teladan atau ‘referensi hidup’ yang baik di tengah-tengah masyarakat tempat ia tinggal.

“Semakin banyak haji-haji, maka seharusnya semakin banyak pula contoh-contoh kebaikan yang bisa kita lihat di tengah masyarakat,” ujar Prof. Muammar Bakry.

Pada akhirnya, gelar ‘Puang Aji’ atau ‘Pak Haji’ bukan sekadar penanda status sosial setelah kembali dari Mekkah.

Gelar tersebut adalah sebuah tanggung jawab besar untuk membawa perubahan positif. Seorang haji adalah mereka yang mampu membumikan nilai-nilai kebaikan spiritual ke dalam kesalehan sosial yang nyata di kehidupan sehari-hari.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Sejumlah Aturan Baru Ibadah Umrah Selama Umrah Ramadan 2026

    Ini Sejumlah Aturan Baru Ibadah Umrah Selama Umrah Ramadan 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 301
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi resmi menerbitkan pedoman baru pelaksanaan umrah selama Ramadan 2026. Aturan diberlakukan untuk mengantisipasi lonjakan besar jemaah, khususnya pada sepuluh malam terakhir Ramadan yang selalu menjadi periode tersibuk di Masjidil Haram. Kebijakan tersebut disusun secara komprehensif dengan tujuan utama menjaga keamanan, kelancaran arus jemaah, serta kekhusyukan ibadah jutaan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia yang […]

    Bagikan Berita:
  • Visa Hingga Rekam Biometrik, Ini 8 Hal Penting yang Perlu Diketahui Calon Jemaah Haji 2026

    Visa Hingga Rekam Biometrik, Ini 8 Hal Penting yang Perlu Diketahui Calon Jemaah Haji 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 419
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi resmi memulai penerbitan visa Haji 2026 (1447 Hijriah) lebih awal dari biasanya. Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan proses pengajuan visa telah dibuka sejak 8 Februari 2026, beberapa bulan sebelum puncak ibadah haji yang diperkirakan berlangsung pada akhir Mei 2026. Langkah percepatan ini menjadi bagian dari strategi Kerajaan untuk memperlancar perencanaan, […]

    Bagikan Berita:
  • Skema Umrah Putri Dakka Haram karena Mengandung Gharar dan Terindikasi Ponzi

    Skema Umrah Putri Dakka Haram karena Mengandung Gharar dan Terindikasi Ponzi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 366
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Program umrah subsidi yang menyeret nama Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka kini terus berproses di kepolisian. Otoritas keagamaan dan asosiasi penyelenggara haji dan umrah menegaskan, skema yang digunakan mengandung unsur gharar dan skema ponzi, sehingga haram secara syariat dan terlarang menurut hukum negara. Kasus ini tengah bergulir di Polda Sulawesi Selatan, dengan […]

    Bagikan Berita:
  • Setop Sementara Penerbitan Izin PIHK, Kemenhaj Lagi Evaluasi Ribuan Travel

    Setop Sementara Penerbitan Izin PIHK, Kemenhaj Lagi Evaluasi Ribuan Travel

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 45
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI belum membuka penerbitan izin baru bagi penyelenggara perjalanan ibadah umrah. Pemerintah memilih menghentikan sementara proses perizinan sembari melakukan evaluasi dan verifikasi terhadap ribuan travel yang saat ini beroperasi. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut terdapat sekitar 3.900 travel umrah yang perlu diverifikasi secara menyeluruh. […]

    Bagikan Berita:
  • Konflik Timur Tengah Ganggu Kepulangan Jemaah Haji Indonesia: Dua Kloter Tertahan di Jeddah

    Konflik Timur Tengah Ganggu Kepulangan Jemaah Haji Indonesia: Dua Kloter Tertahan di Jeddah

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 426
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konflik memanas di kawasan Timur Tengah kembali berdampak pada jemaah haji Indonesia. Dua kloter jemaah haji asal Jawa Timur, masing-masing dari Banyuwangi dan Pamekasan, dilaporkan mengalami penundaan kepulangan akibat meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat. Ratusan jemaah dari kloter 43 dan 44 Debarkasi Surabaya seharusnya dijadwalkan tiba di […]

    Bagikan Berita:
  • Dokter pembimbing haji khusus Tazkiyah Tour, dr. A. Besse Hanan Marfu’ah

    Cuaca di Madinah Cukup Terik, Dokter Pembimbing Haji Tazkiyah Tour Ingatkan Jemaah Rajin Minum dan Jaga Kelembapan Bibir

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 196
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Cuaca panas dan udara kering di Kota Madinah menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah haji. Karena itu, Tim Dokter Pembimbing Haji Khusus Tazkiyah Tour mengingatkan kepada para jemaah untuk menjaga kondisi tubuh, termasuk mencegah bibir kering dan pecah-pecah yang bisa dialami saat menjalankan ibadah haji. Dokter pembimbing haji khusus Tazkiyah Tour, dr. A. Besse […]

    Bagikan Berita:
expand_less