Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Indonesia Tetap Bolehkan Umrah Saat Singapura Larang Warganya, Keamanan Jemaah Terus Dipantau

Indonesia Tetap Bolehkan Umrah Saat Singapura Larang Warganya, Keamanan Jemaah Terus Dipantau

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 3
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Pemerintah Indonesia memilih tetap membolehkan warganya berangkat umrah ke Arab Saudi di tengah meningkatnya ancaman keamanan akibat serangan kelompok Houthi.

Sikap ini berbeda dengan Singapura yang meminta warganya menunda perjalanan umrah karena situasi keamanan di kawasan tersebut.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan pemerintah belum mengeluarkan imbauan penundaan maupun larangan perjalanan ke Arab Saudi.

Akan tetapi, pemerintah terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan keamanan jemaah Indonesia.

“Sampai hari ini kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan otoritas Saudi Arabia. Belum ada keputusan untuk mengimbau atau melarang perjalanan ke Saudi Arabia,” ujar Dahnil, Rabu 14 Oktober 2026.

Meski belum memberlakukan larangan, pemerintah meminta jemaah umrah Indonesia mengutamakan penerbangan langsung menuju Madinah atau Jeddah.

Imbauan ini menjadi langkah antisipasi untuk mengurangi risiko perjalanan di tengah situasi keamanan Timur Tengah yang belum sepenuhnya stabil.

“Kemenlu RI dan kami Kemenhaj hanya mengimbau agar jemaah Indonesia memilih penerbangan direct (langsung) ke Madinah atau Jeddah (Makkah),” katanya.

Dahnil menyebut kawasan Makkah dan Madinah masih dinyatakan kondusif oleh otoritas Arab Saudi. Pemerintah Indonesia pun terus mengikuti perkembangan situasi guna menentukan langkah yang diperlukan untuk melindungi jemaah.

Singapura Pilih Minta Penundaan

Berbeda dengan Indonesia, Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) meminta warga Singapura menunda perjalanan umrah. Imbauan tersebut mengacu pada panduan perjalanan Kementerian Luar Negeri Singapura yang mempertimbangkan meningkatnya risiko keamanan di Arab Saudi.

Malaysia juga mengambil sikap serupa. Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, mengimbau warganya menunda perjalanan yang tidak mendesak ke Makkah dan Madinah.

Kekhawatiran tersebut muncul setelah kelompok Houthi melancarkan serangan rudal ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Serangan pada 10 dan 11 Oktober itu dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan ratusan orang terluka.

Operasional bandara Riyadh ditutup sementara hingga 17 Oktober 2026 pukul 21.00 GMT untuk pemeriksaan dan verifikasi keamanan.

Di tengah situasi tersebut, pemerintah Indonesia memilih mempertahankan keberangkatan umrah dengan pengawasan dan koordinasi intensif. Jemaah tetap dapat berangkat, tetapi diimbau memperhatikan perkembangan situasi dan mengikuti arahan resmi pemerintah serta maskapai penerbangan.

Dahnil juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam konflik Timur Tengah menahan diri agar eskalasi tidak semakin meluas dan mengganggu aktivitas ibadah umat Islam di Tanah Suci.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Larang Travel Umrah Pakai Istilah ‘Hotel Setara…’, Nama Hotel Wajib Dicantumkan

    Kemenhaj Larang Travel Umrah Pakai Istilah ‘Hotel Setara…’, Nama Hotel Wajib Dicantumkan

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 92
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Biro travel umrah tidak boleh lagi menggunakan istilah “hotel setara” untuk menggambarkan akomodasi yang akan ditempati jemaah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan, nama hotel harus disebutkan secara jelas sejak awal agar jemaah mengetahui layanan yang sebenarnya mereka beli. Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj, Akhmad Fauzin, mengatakan transparansi menjadi salah satu […]

    Bagikan Berita:
  • Melihat Cara Tazkiyah Tour Jaga Kesehatan Jemaah Haji 2025, Dokter Siapkan Sekoper Obat-obatan

    Melihat Cara Tazkiyah Tour Jaga Kesehatan Jemaah Haji 2025, Dokter Siapkan Sekoper Obat-obatan

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 521
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Demi memberi pelayanan yang tenang dan nyaman kepada jemaah haji khusus, penyelenggara ibadah haji dan umrah di Makassar, Tazkiyah Tour menunjukkan komitmen yang kuat. Khususnya terkait kesehatan fisik dan kenyamanan spiritual jemaah selama pelaksanaan ibadah haji 2025. Salah satu bentuk nyata dari komitmen ini adalah pendekatan kesehatan yang dilakukan langsung oleh dokter pendamping, […]

    Bagikan Berita:
  • Ada Petugas Haji yang Cuma ‘Nebeng’, BP Haji dan DPR Desak Evaluasi Total Pelaksanaan Haji 2025

    Ada Petugas Haji yang Cuma ‘Nebeng’, BP Haji dan DPR Desak Evaluasi Total Pelaksanaan Haji 2025

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 675
    • 0Komentar

    SAUDI — Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 terus menyisakan catatan serius, terbaru adalah terkait keberadaan petugas haji daerah (PHD) yang dinilai banyak yang cuma ‘nebeng’ haji alias cuma fokus ibadah tanpa menjalankan tugas pelayanan terhadap jemaah. Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) menyatakan akan mengevaluasi ketat proses rekrutmen dan pelatihan petugas haji ke depan. “Yang menjadi […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Umrah RI Tembus 2 Juta per Tahun, Alasan Pemerintah Mau Naikkan Status BPH Jadi Kementerian

    Jemaah Umrah RI Tembus 2 Juta per Tahun, Alasan Pemerintah Mau Naikkan Status BPH Jadi Kementerian

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 574
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah jemaah umrah Indonesia yang mencapai hampir 2 juta orang per tahun menjadi salah satu alasan utama pemerintah mendorong transformasi Badan Pengelola (BP) Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, tingginya mobilitas umat Islam Indonesia ke Tanah Suci, baik untuk haji maupun umrah, menuntut kelembagaan yang lebih kuat. […]

    Bagikan Berita:
  • Konjen RI Jeddah Ingatkan Jemaah Hindari Haji Dakhili, Ini Bahayanya

    Konjen RI Jeddah Ingatkan Jemaah Hindari Haji Dakhili, Ini Bahayanya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 309
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Jeddah, Yusron B. Ambary, mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menghindari tawaran Haji Dakhili yang belakangan cukup marak beredar di jagat maya. Perlu diketahui, bahwa Haji Dakhili merupakan paket haji yang diperuntukkan khusus bagi penduduk lokal maupun penduduk asing yang tinggal di Arab Saudi, yang dibuktikan dengan kepemilikan […]

    Bagikan Berita:
  • Revitalisasi KBIHU, Kemenhaj Ingatkan Tugasnya Bukan Sekadar Mengurusi Haji, Tapi Bimbingan

    Revitalisasi KBIHU, Kemenhaj Ingatkan Tugasnya Bukan Sekadar Mengurusi Haji, Tapi Bimbingan

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 67
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong revitalisasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar kembali menjalankan fungsi utamanya sebagai lembaga pembinaan dan bimbingan jemaah haji. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI saat berdialog dengan forum KBIHU, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) […]

    Bagikan Berita:
expand_less