Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Haji 2027: Saudi Perketat Standar Hotel dan Akomodasi Jemaah

Haji 2027: Saudi Perketat Standar Hotel dan Akomodasi Jemaah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 91
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Pemerintah Arab Saudi memperbarui regulasi terkait akomodasi jemaah haji, termasuk aturan perizinan, klasifikasi fasilitas, hingga ketentuan pelanggaran bagi pengelola penginapan di Makkah dan Madinah.

Kebijakan baru yang disetujui Kementerian Pariwisata Arab Saudi itu disiapkan untuk meningkatkan kesiapan fasilitas, kualitas pelayanan, serta ketertiban operasional menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2027.

Juru bicara Kementerian Pariwisata Arab Saudi, Nasr Alansari, mengatakan pembaruan regulasi tersebut bertujuan memperkuat kerangka pengawasan dan operasional sehingga seluruh fasilitas benar-benar siap sebelum menerima jemaah.

Menurutnya, persyaratan baru mencakup verifikasi kesiapan operasional, pemenuhan standar keselamatan dan pemeliharaan, ketersediaan layanan dasar, serta kepatuhan terhadap berbagai ketentuan operasional.

“Tujuannya untuk memastikan jemaah mendapatkan tempat tinggal yang aman dan tertata selama berada di Tanah Suci,” demikian penjelasan kementerian seperti dilaporkan Saudi Press Agency.

Dalam aturan tersebut, fasilitas akomodasi jemaah haji diklasifikasikan menjadi kelas ekonomi dan kelas satu. Masing-masing memiliki persyaratan khusus yang mencakup area umum, kamar, ruang penerimaan tamu, kebersihan, pemeliharaan, hingga layanan bagi tamu.

Pengawasan juga diperketat. Inspeksi dilakukan sebelum izin diterbitkan, sebelum fasilitas mulai beroperasi, serta selama periode operasional berlangsung. Langkah ini ditujukan untuk memastikan standar layanan tetap dipenuhi sepanjang musim haji.

Kementerian Pariwisata menyebut penyediaan akomodasi bagi jemaah merupakan “tanggung jawab nasional bersama” yang mencerminkan tradisi pelayanan terhadap tamu Allah yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Karena itu, pemerintah Saudi terus mengembangkan standar akomodasi haji untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan jemaah memperoleh pengalaman tinggal yang aman dan nyaman.

Pada musim haji 2026, lebih dari 1,7 juta jemaah menunaikan ibadah haji. Berdasarkan data General Authority for Statistics, sebanyak 1.546.655 jemaah berasal dari luar Arab Saudi, sedangkan 160.646 lainnya merupakan warga negara dan penduduk Saudi.

Pengawasan terhadap fasilitas akomodasi juga telah diperluas pada musim haji sebelumnya. Pada April 2026, Kementerian Pariwisata menyatakan telah melakukan lebih dari 19.000 inspeksi terhadap fasilitas perhotelan dan akomodasi sementara jemaah di Makkah dan Madinah.

Rinciannya, lebih dari 11.000 inspeksi dilakukan di Makkah dan sekitar 5.000 inspeksi di Madinah. Selain itu, sekitar 3.000 kunjungan dilakukan untuk menilai kepatuhan fasilitas hunian sementara serta kualitas layanan.

Tim lapangan juga melaksanakan lebih dari 3.300 kunjungan edukasi untuk mendorong pengelola memenuhi standar kualitas dan persyaratan perizinan. Sementara jemaah dapat menyampaikan pertanyaan maupun keluhan melalui Unified Tourism Center di nomor 930.

Untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan akomodasi, kementerian sebelumnya juga meluncurkan layanan akomodasi pintar. Sistem tersebut menyediakan pemantauan kedatangan secara real time, indikator tingkat hunian, serta verifikasi otomatis yang diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu jemaah.

Kementerian Pariwisata Arab Saudi meminta calon pengelola fasilitas akomodasi haji 2027 segera memenuhi seluruh persyaratan. Pengelola juga diminta menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan dan persiapan fasilitas sejak dini serta segera mengajukan permohonan perizinan.

Kebijakan ini menegaskan bahwa kesiapan fasilitas, keselamatan, dan kualitas pelayanan menjadi bagian penting dari persiapan Arab Saudi menyambut jutaan jemaah pada musim haji 2027.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sint Travel Berangkatkan Jemaah Umrah Perdana Musim 1447 H

    Sint Travel Berangkatkan Jemaah Umrah Perdana Musim 1447 H

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 587
    • 0Komentar

    MADINAH — Sint Travel, anak perusahaan Tazkiyah Group, memulai pemberangkatan umrahnya untuk musim 1447 Hijriah. Pemberangkatan perdana dilakukan Kamis, 3 Juli 2025. Ada 40 jemaah yang terbang ke tanah suci dengan maskapai Singapore Airlines Group. Direktur Sint Travel, Helfitri Tahir menuturkan, 40 jemaah adalah jumlah maksimal yang diberangkatkan setiap kelompok. “Supaya pelayanan bisa maksimal. Pembimbing bisa […]

    Bagikan Berita:
  • Penyelenggara Haji Khusus Keluhkan Sejumlah Syarat Administratif yang Memperlambat Proses Pelunasan

    Penyelenggara Haji Khusus Keluhkan Sejumlah Syarat Administratif yang Memperlambat Proses Pelunasan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 360
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Khusus Tahun 2026 menghadapi masalah administratif yang cukup membuat ribet calon jemaah. Penyelenggara travel haji khusus, sekaligus Sekjen Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia (ASPHIRASI), Retno Anugerah Andriyani mengungkapkan, berbagai kendala teknis hingga sederet syarat administratif menjadi penyebab belum optimalnya proses pelunasan ibadah haji khusus. “Sejak awal, […]

    Bagikan Berita:
  • SINT Travel Buka Tiga Kali Pemberangkatan Umrah Ramadan 2026, Harga Mulai Rp37 Jutaan

    SINT Travel Buka Tiga Kali Pemberangkatan Umrah Ramadan 2026, Harga Mulai Rp37 Jutaan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 471
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Biro perjalanan umrah di Makassar, SINT Travel, anggota Grup Tazkiyah Tour, meluncurkan program umrah selama momen Ramadan tahun 2026. Ada tiga kali pemberangkatan yang sudah dijadwalkan travel umrah beralamat di Jl AP Pettarani Makassar ini, dengan fasilitas yang optimal, terjamin dan harga kompetitif. Direktur SINT Travel, Helfitri Tahir, mengungkapkan, ada tiga pilihan keberangkatan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Umrah RI Tembus 2 Juta per Tahun, Alasan Pemerintah Mau Naikkan Status BPH Jadi Kementerian

    Jemaah Umrah RI Tembus 2 Juta per Tahun, Alasan Pemerintah Mau Naikkan Status BPH Jadi Kementerian

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 562
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah jemaah umrah Indonesia yang mencapai hampir 2 juta orang per tahun menjadi salah satu alasan utama pemerintah mendorong transformasi Badan Pengelola (BP) Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, tingginya mobilitas umat Islam Indonesia ke Tanah Suci, baik untuk haji maupun umrah, menuntut kelembagaan yang lebih kuat. […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Asal Wajo Wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz karena Paru-paru dan Jantung

    Jemaah Haji Asal Wajo Wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz karena Paru-paru dan Jantung

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 206
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Salah seorang jemaah haji Kloter 18 UPG KBIHU Darmawan, Mahani Binti Pangewa, meninggal dunia di Arab Saudi pada Selasa, 19 Mei 2026, sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Almarhumah mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdul Aziz akibat […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Mendesak Haji 2025, Timwas DPR Usulkan Bentuk Pansus

    Evaluasi Mendesak Haji 2025, Timwas DPR Usulkan Bentuk Pansus

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 558
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tim Pengawas Haji DPR RI (Timwas Haji) mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Haji guna melakukan evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan ibadah haji 2025. Usulan ini diajukan setelah Timwas Haji mencatat berbagai masalah di lapangan, khususnya pada saat puncak rangkaian ibadah haji. “Jika kita meninjau perjalanan dari Makkah ke Arafah, kemudian ke Muzdalifah, dan kembali […]

    Bagikan Berita:
expand_less