Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Jemaah Haji 2026 Bakal Gunakan QRIS di Arab Saudi untuk Transaksi

Jemaah Haji 2026 Bakal Gunakan QRIS di Arab Saudi untuk Transaksi

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • visibility 343

HAMRANEWS.ID – Layanan pembayaran dengan memindai kode QR dari Bank Indonesia, yakni QRIS, tidak lama lagi Diterapkan di Arab Saudi Tahun 2026.

Setelah sukses memperluas jaringan hingga Korea Selatan, Bank Indonesia (BI) kini tengah menyiapkan langkah strategis memperluas layanan QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard ke Arab Saudi.

Langkah tersebut merupakan bagian dari program QRIS Global, yang ditujukan untuk mempermudah jamaah haji dan umrah Indonesia tahun 2026 dalam melakukan transaksi non-tunai selama berada di Tanah Suci.

Kerja sama ini terus dijajaki melalui pembahasan antara Bank Indonesia, Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA), dan sejumlah bank mitra yang akan menjadi penyalur transaksi.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyebut bahwa uji coba QRIS internasional ke Arab Saudi sudah memasuki tahap akhir.

“Kita ingin jamaah bisa belanja, membayar penginapan, hingga membeli suvenir di Makkah dan Madinah cukup dengan satu aplikasi QRIS dari Indonesia,” ujarnya.

Cashless Society Makin Meluas

Setiap tahun, Indonesia mengirim lebih dari 200 ribu jamaah haji dan 1 juta jamaah umrah ke Arab Saudi. Selama ini, jamaah kerap membawa uang tunai dalam jumlah besar, yang berisiko terhadap keamanan dan efisiensi pengeluaran.

Dengan penerapan QRIS, jamaah nantinya dapat bertransaksi secara digital, cepat, dan aman, hanya dengan memindai kode QR di merchant yang telah terhubung dengan sistem Saudi Payment Network (SPAN).

Transaksi akan dikonversi otomatis dari rupiah ke riyal Saudi (SAR) sesuai kurs harian, tanpa biaya tambahan yang memberatkan pengguna.

Selain itu, QRIS juga memungkinkan pelaku usaha di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menerima pembayaran dari wisatawan Indonesia tanpa perlu repot menukar mata uang.

Integrasi QRIS dalam Ekosistem Haji Digital

Implementasi QRIS di Arab Saudi sejalan dengan visi pemerintah Indonesia yang tengah mengembangkan ekosistem haji dan umrah digital.

Dalam ekosistem ini, jamaah bisa melakukan berbagai kegiatan seperti pendaftaran, pelunasan biaya haji, hingga transaksi di Tanah Suci secara digital dan terintegrasi.

Kementerian Agama bersama Bank Indonesia sedang menyusun sistem “Smart Hajj Payment Gateway” yang akan terhubung langsung dengan QRIS.

Dengan begitu, jamaah bisa menggunakan satu dompet digital yang berisi saldo rupiah untuk berbagai kebutuhan selama menjalankan ibadah.

Belajar dari Sukses QRIS di Negara Lain

Sebelumnya, ekspansi QRIS ke beberapa negara Asia seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Korea Selatan mendapat sambutan positif.

Di Thailand, penggunaan QRIS bahkan menyumbang peningkatan signifikan pada transaksi wisatawan Indonesia, terutama di sektor kuliner dan retail.

Melihat tren positif tersebut, Bank Indonesia yakin penerapan QRIS di Arab Saudi akan memberi dampak serupa, terutama karena jumlah jamaah haji dan umrah Indonesia termasuk terbesar di dunia.

Langkah Teknis Menuju Penerapan 2026

Untuk memastikan kesiapan sistem, Bank Indonesia saat ini tengah melakukan uji coba integrasi dengan sejumlah bank penyalur haji nasional, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat.

Selain itu, pihak Saudi juga menyiapkan infrastruktur QR di merchant sekitar wilayah ibadah utama, termasuk di Makkah, Madinah, dan Jeddah.

Targetnya, sistem QRIS lintas negara Arab Saudi–Indonesia sudah bisa diuji coba penuh menjelang musim Umrah Ramadhan 2026, sebelum diterapkan secara menyeluruh saat Haji 2026.

Transformasi Digital Layanan Haji

Selain kemudahan transaksi, QRIS juga akan terhubung dengan sistem pelaporan keuangan jamaah yang dikelola oleh Lembaga Tabung Haji Indonesia.

Dengan integrasi ini, pemerintah dapat memantau arus transaksi jamaah di luar negeri, sekaligus memastikan keamanan dana jamaah.

Langkah ini juga mendukung arah kebijakan transformasi digital nasional, di mana QRIS menjadi simbol inovasi keuangan inklusif buatan Indonesia yang kini menembus level global.

QRIS, dari Indonesia untuk Dunia

QRIS tidak hanya menjadi alat pembayaran, tetapi juga representasi kemandirian teknologi finansial Indonesia.

Dengan hadirnya di Arab Saudi, Indonesia membuktikan diri sebagai pionir sistem pembayaran digital yang mampu menjangkau kebutuhan lintas budaya dan lintas negara.

“Ini bukan sekadar transaksi digital, tapi bentuk pelayanan nyata bagi jamaah Indonesia,” ujar Deputi Gubernur BI menutup konferensi pers.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    Saudi Pastikan Format Taraweh 10 Rakaat dan 3 Rakaat Witir Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi melalui Otoritas Masjid Haramain memastikan bahwa shalat Taraweeh selama Ramadan 1447 H (2026 M) di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah akan dilaksanakan dalam format 10 rakaat. Keputusan ini menguatkan praktik tradisional yang selama ini dipraktikkan di dua masjid suci tersebut. Setiap malam sepanjang Ramadan, jamaah di Masjidil Haram […]

    Bagikan Berita:
  • Ibu Kantin Naik Haji, Kisah Perjuangan Jemaah Tazkiyah Tour

    Ibu Kantin Naik Haji, Kisah Perjuangan Jemaah Tazkiyah Tour

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 697
    • 0Komentar

    SUBARTI Lasadi Manja sehari-hari adalah ibu kantin di SMK 3 Pinrang. Menjual kerupuk, es krim, jalangkote dan gorengan lainnya. Mulai berjualan sejak 2006. Suaminya seorang petani. Keduanya hidup sederhana namun dengan impian yang tidak sederhana. Subarti ingin naik haji! Sejak 2013, dia mulai menabung. Kadang Rp100.000, kadang juga lebih sedikit. Tergantung pemasukan di hari itu. […]

    Bagikan Berita:
  • Remaja 16 Tahun dari Sidrap Jadi CJH yang Termuda Kloter 2 Embarkasi Makassar

    Remaja 16 Tahun dari Sidrap Jadi CJH yang Termuda Kloter 2 Embarkasi Makassar

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 25
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Remaja perempuan usia 16 tahun asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, menjadi calon jemaah haji (CJH) termuda di kloter 2 Embarkasi Makassar. Remaja bernama Keysia Arnita Putri itu, menggantikan ibunya yang meninggal dunia pada 2023 lalu. Kehadiran Keysia menyita perhatian saat tiba di Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Selasa 21 April 2026 bersama ratusan […]

    Bagikan Berita:
  • Calon Haji 2026 dari Sumatera-Aceh Terancam Gagal Berangkat, Kuota Dioper ke Daerah Lain

    Calon Haji 2026 dari Sumatera-Aceh Terancam Gagal Berangkat, Kuota Dioper ke Daerah Lain

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 206
    • 0Komentar

    SAUDI — Ribuan calon jemaah haji asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terancam gagal berangkat pada musim haji 2026. Dampaknya bukan hanya penundaan keberangkatan, tetapi juga kemungkinan kuota haji ketiga provinsi tersebut dialihkan ke daerah lain akibat belum terpenuhinya tahapan administrasi dan pelunasan biaya pascabencana banjir dan longsor. Bencana besar yang melanda wilayah Sumatera […]

    Bagikan Berita:
  • 170 Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Siap Berangkat

    170 Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Siap Berangkat

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 449
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Sisa menghitung jam menuju keberangkatan. Tazkiyah Tour akan melakukan pelepasan 170 jemaah dari tiga embarkasi; Makassar, Surabaya, dan Jakarta, Rabu, 14 Mei 2025. Para jemaah sudah siap dan telah melalui serangkaian manasik dan pemeriksaan kesehatan. Termasuk calon jemaah haji termuda kali ini adalah Nabil Nahriawan Irfan, remaja berusia 18 tahun. Presiden Direktur Tazkiyah Group, […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar

    Peluang Perjalanan Haji lewat Jalur Laut, Menag Sebut Infrastrukturnya Sudah Mendukung

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 424
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umra menyebut, peluang untuk pemberangkatan haji lewat jalur laut terbuka. Pemerintah Indonesia bahkan menjajaki kemungkinan dibukanya jalur naik kapal itu sebagai alternatif pelaksanaan ibadah umrah dan haji. Inisiatif ini sedang didiskusikan dengan otoritas Saudi Arabia. “Digagas ke depan kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut. […]

    Bagikan Berita:
expand_less