Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Sudah Separuh Calon Jemaah Haji 2026 Lunasi BIPIH, Jelang Penutupan Tahap 1

Sudah Separuh Calon Jemaah Haji 2026 Lunasi BIPIH, Jelang Penutupan Tahap 1

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 472
  • print Cetak

HAMRANEWS – Menjelang penutupan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap pertama pada 23 Desember 2025, pelunasan Bipih jemaah haji reguler telah mencapai 108.309 orang atau sekitar 53,73 persen dari total kuota 201.585 jemaah.

Di sisi lain, jumlah calon jemaah yang telah memenuhi syarat istitaah tercatat sebanyak 133.566 orang.

Sementara untuk jemaah haji khusus, angka pelunasan bahkan masih lebih rendah. Hingga kini, baru 4.949 orang atau 10,91 persen dari total kuota 24.860 jemaah yang menyelesaikan pelunasan Bipih.

Padahal, sebanyak 5.825 calon jemaah haji khusus sudah dinyatakan memenuhi istitaah.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Ian Heryawan, menegaskan bahwa kondisi ini bukan hal baru.

“Karenanya kami selalu menyiapkan tahap 2 untuk pengisian sisa kuota,” ungkapnya dilansir dari mediaindonesia, Rabu (17/12).

Tahap Kedua dan Jemaah Cadangan Disiapkan

Ian menjelaskan, selama ini pelunasan Bipih, baik untuk haji reguler maupun haji khusus, tidak pernah mencapai 100 persen pada tahap pertama. Karena itu, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.

“Cadangan ini berarti jemaah nomor urut berikutnya yang seharusnya berangkat tahun depan namun diberikan kesempatan untuk melunasi pada tahun ini. Jika masih ada sisa kuota tahap 2, cadangan ini yang akan mengisi,” tegas Ian.

Ia memastikan, data jemaah cadangan telah dikirimkan ke daerah masing-masing untuk proses verifikasi. Para jemaah tersebut pun diminta bersiap mengikuti pelunasan pada tahap selanjutnya.

Minim Sosialisasi hingga Prosedur Dinilai Rumit

Di sisi lain, Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj menilai lambatnya pelunasan Bipih tidak bisa dilepaskan dari lemahnya sosialisasi dan kompleksitas prosedur yang dihadapi jemaah.

“Khususnya kalau untuk haji reguler itu ada KBIHU. Karena mereka yang langsung berhadapan head to head dan berinteraksi dengan calon jemaah. Kemudian juga untuk haji khusus, mesti melalui asosiasi,” ujar Mustolih.

Ia menyebut setidaknya ada dua faktor utama yang kerap dikeluhkan jemaah. Pertama, minimnya sosialisasi di tingkat daerah yang membuat masyarakat masih bingung terkait perubahan otoritas penyelenggaraan haji.

“Pertama adalah minim sosialisasi karena masyarakat di bawah, terutama di daerah-daerah itu bingung dan masih mengira bahwa penyelenggaraan ibadah haji itu di Kemenag. Maka mereka masih sering mengontak ke KUA dan Kandepag. Hal ini telah membuktikan bahwa sosialisasi itu belum menyeluruh dan merata,” kata dia.

Faktor kedua, lanjut Mustolih, adalah prosedur yang dinilai belum ramah jemaah. Banyak calon jemaah harus bolak-balik mengurus administrasi hingga datang langsung ke bank.

“Nah ini kan butuh waktu juga dan kemudian tidak efisien. Mestinya kan haji ini di Arab Saudi saja sudah digital, maka layanannya semestinya juga dilakukan secara digital.

Untuk pelunasan saya kira tidak perlu ke bank, itu tidak perlu datang langsung, bisa pakai mbanking. Kementerian Haji sendiri saya melihat belum ada tutorial, panduan jamaah yang berupa misalnya tayangan-tayangan pendek, video yang diunggah di Instagram atau apa,” urai Mustolih.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • 95 Jamaah Umrah Telantar, Kemenhaj Blokir Akun Travel PT Assyifa Berkah Mandiri

    95 Jamaah Umrah Telantar, Kemenhaj Blokir Akun Travel PT Assyifa Berkah Mandiri

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 12
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memblokir akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) milik PT Assyifa Berkah Mandiri setelah penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) tersebut gagal menyediakan tiket kepulangan bagi 95 orang. Mereka terdiri atas 91 jamaah umrah dan empat orang tour leader yang terdampak persoalan kepulangan. Pihak travel dinyatakan […]

    Bagikan Berita:
  • Menhaj RI Sebut Asrama Haji Makassar Harus Jadi Model Layanan Haji Indonesia Timur

    Menhaj RI Sebut Asrama Haji Makassar Harus Jadi Model Layanan Haji Indonesia Timur

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 173
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan pentingnya penguatan kualitas layanan haji dari hulu hingga hilir dalam evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Hal tersebut diungkapkan Gus Irfan, sapaan Moch Irfan Yusuf saat menghadiri Evaluasi Layanan Embarkasi dan Debarkasi Ujung Pandang (UPG) serta Pembinaan ASN Kementerian Haji dan Umrah […]

    Bagikan Berita:
  • Kartu Nusuk, Syarat Jemaah Haji Masuk Masjidilharam

    Kartu Nusuk, Syarat Jemaah Haji Masuk Masjidilharam

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 912
    • 0Komentar

    JAKARTA — Selain paspor, para jemaah haji resmi kuota pemerintah, baik jemaah haji reguler maupun haji khusus, akan dibekali dengan Kartu Nusuk. Ini kartu bukan sembarang kartu. Sebab dialah yang membedakan mana jemaah dengan visa haji, mana yang visa ilegal. Tak heran jika disebut sebagai nyawa “kedua” bagi para jemaah. Tanpa kartu iniseorang jemaah tidak […]

    Bagikan Berita:
  • Haji Tahun Depan, Jemaah Bayar 52 Persen, Sisanya Ditanggung BPKH

    Haji Tahun Depan, Jemaah Bayar 52 Persen, Sisanya Ditanggung BPKH

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 58
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Biaya haji 2027 mulai menemukan gambaran baru. Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar beban Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M dibagi dengan komposisi 52 persen dibayar langsung jemaah dan 48 persen ditopang nilai manfaat dana haji yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Usulan tersebut disampaikan Prabowo saat menerima Menteri Haji dan […]

    Bagikan Berita:
  • Mafia Tasreh Jual Akun Nusuk 25 Hingga 60 Riyal untuk Masuk Raudhah, Haram!

    Mafia Tasreh Jual Akun Nusuk 25 Hingga 60 Riyal untuk Masuk Raudhah, Haram!

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 421
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Praktik penjualan tasreh alias izin masuk Raudhah di Masjid Nabawi sedang marak. Modusnya, pelaku yang kerap disebut “mafia tasreh” mencuri atau memanfaatkan data pribadi jemaah untuk membuat akun Nusuk, lalu menjual slot izin masuk Raudhah dengan tarif 25 hingga 60 riyal per orang. Ustaz sekaligus pemerhati haji dan umrah, M. Ruhiyat Haririe, mengingatkan […]

    Bagikan Berita:
  • Kasus Penipuan Umrah, Warga Maros Ramai-ramai Lapor ke Polrestabes Makassar

    Kasus Penipuan Umrah, Warga Maros Ramai-ramai Lapor ke Polrestabes Makassar

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 572
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Penipuan dan pemerasan berkedok perjalanan ibadah umrah terjadi di Sulawesi Selatan. Kali ini, sejumlah warga asal Mallawa, Kabupaten Maros, termasuk di antaranya beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS), melaporkan sebuah biro perjalanan umrah di Kota Makassar ke Polrestabes Makassar karena diduga melakukan penipuan. Mereka mendatangi kantor Polrestabes Makassar di Jalan Ahmad Yani, Senin (4/8/2025), […]

    Bagikan Berita:
expand_less