Total Sembilan Calon Haji Indonesia Wafat Hingga Minggu 3 Mei 2026
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Sen, 4 Mei 2026
- visibility 15

Illustrasi makam baqi di Madinah
HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah mencatat, total sudah sembilan jemaah haji RI yang wafat selama proses perjalanan Ibadah 2026. Terbaru pada Minggu 3 Mei 2026, Kemenhaj mengumumkan berita duka dua orang jemaah haji wafat di Madinah, pada Minggu 3 Mei 2026.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Ahad 3 Mei 2026 terdapat dua jemaah wafat di Madinah,” kata Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Maria Assegaf dalam keterangan pers seperti dalam tayangan youtube Kemenhaj, Senin, 4 Mei 2026.
Adapun jemaah haji yang wafat yakni Sudarto Marto Prawiro (73), dari kloter 14 KJT (Kertajati) asal Bekasi, Jawa Barat. Selanjutnya jemaah haji perempuan dari kloter PDG (Padang) 07 asal Bukittinggi, Sumatra Barat, Yunilis Mu’in (73).
Dengan adanya data penambahan tersebut, maka jumlah jemaah haji yang wafat mencapai sembilan orang. Umumnya jemaah yang wafat karena serangan jantung dan paru-paru.
“Sebagian besar karena penyumbatan pembuluh darah ke jantung dan paru-paru. PPIH menjamain badal haji jemaah yang wafat, doakan agar almarhum dan almarhumah husnul khatimah, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” katanya.
Adapun secara kumulatif tercatat 8.575 jemaah menjalani rawat jalan, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Selanjutnya 172 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 58 jemaah masih dalam perawatan.
Secara umum, kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau dan mendapatkan penanganan optimal melalui layanan kesehatan di kloter, sektor, dan fasilitas rujukan. Sementara itu, jemaah haji yang telah diterbangkan ke Tanah Suci hingga Minggu, 3 Mei 2026 yakni 211 kloter dengan 81.992 jemaah dan 841 petugas.
Dari jumlah tersebut jemaah haji yang telah tiba di Madinah, 199 kloter dengan 77.269 jemaah dan 793 petugas . Sementara itu, 52 kloter berjumlah 20.689 jemaah dan 212 petugas telah tiba di Makkah.
Mereka bergerak dari Madinah secara bertahap, selanjutnya melaksanakan umrah wajib serta mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji. Maria memastikan operasional haji hingga saat ini berjalan dalam kondisi aman dan terpantau tertib.
“Alhamdulillah, hingga hari ke-14 operasional, seluruh proses pemberangkatan dan pergerakan jemaah berjalan lancar dan terkendali. Kami memastikan setiap jemaah mendapatkan pendampingan petugas di seluruh titik layanan, baik di embarkasi, Madinah, maupun dalam perjalanan menuju Makkah,” ujar Maria.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



