Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Jumariah, Nenek yang Jadi Ikon Global Haji 2026 Tuntaskan 3 Kali Umrah Setelah Sepekan Lebih di Makkah

Jumariah, Nenek yang Jadi Ikon Global Haji 2026 Tuntaskan 3 Kali Umrah Setelah Sepekan Lebih di Makkah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 228
  • print Cetak

HAMRANEWS – Jumariah cukup gugup saat kakinya melangkah memasuki pelataran Masjidil Haram, Minggu 10 Mei 2026. Di bawah terik langit Makkah, perempuan lanjut usia itu berulang kali mengusap wajahnya dengan ujung kerudung hitam yang ia kenakan.

Lalu, momen magis itu tiba. Ketika bangunan kubus terbungkus kain kiswah hitam megah itu tegak berdiri persis di depan matanya, pertahanan Jumariah runtuh. Air matanya tumpah ruah.

Itulah pemandangan yang ia langitkan dalam doa selama puluhan tahun silam. Sebuah mimpi yang ia rawat dalam kesendirian, sejak ia berpisah dengan sang suami dan menjalani hidup sebatang kara.

“Saya senang bisa melihat Ka’bah,” ucapnya saat ditemui di Hotel Asrar al Tayseer, Makkah, tempat menginapnya bersama jemaah haji Embarkasi Makassar Kloter 14, atau UPG-14.

Kenangan melihat Baitullah itu kembali membuat matanya berkaca-kaca, sebelum jemari rentanya dengan cepat menyeka air mata itu lagi.

Jumariah adalah jemaah haji lansia asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ingatannya tak lagi tajam untuk merinci angka pasti usianya, ia hanya mengingat dirinya kini berada di kisaran 70-an tahun.

Di kampung halamannya, sunyi adalah teman akrab Jumariah sehari-hari. Saban pagi usai fajar menyingsing, ia memulai ritual hidupnya: memberi makan ayam-ayam peliharaan, membersihkan rumah panggungnya, dan memasak sarapan untuk dirinya sendiri.

Tepat pukul 9 pagi, ia mulai menguji fisiknya. Bermodal sabit, Jumariah merawat kebun ubi milik tetangganya, lalu berjalan 50 meter lagi menuju sawah miliknya yang hanya seluas 15 are untuk menyiangi padi.

“Saya tanam sendiri, rawat sendiri, panen sendiri. Dulu pakai sabit, kalau sekarang sudah dibantu mesin,” kenangnya seraya melempar senyum manis.

Namun, di balik kesendirian itu, Jumariah sadar ia tidak pernah benar-benar sebatang kara. Ada Tuhan yang selalu menemaninya. Iman itulah yang menggerakkan tekadnya untuk menginjakkan kaki di rumah-Nya, sekecil apa pun celah kesempatan yang ia miliki.

Rp50 Ribu di Dalam Ember

Jumariah tidak bisa membaca maupun menulis. Jangankan ijazah, ia bahkan tak pernah sedetik pun mengecap bangku sekolah. Namun, ketidakberdayaan itu kalah oleh keteguhan niatnya yang dimulai 20 tahun lalu.

Secara sembunyi-sembunyi, Jumariyah mengumpulkan pundi-pundi uang hasil keringatnya di dalam sebuah ember di rumahnya. “Saya kumpul uangku sedikit-sedikit di ember,” tuturnya polos.

“Kalau saya dapat Rp110 ribu, saya simpan Rp50 ribu,” ujarnya.

Pada tahun 2011, setelah isi embernya menyentuh angka Rp25 juta, ia memberanikan diri mendaftar haji, dituntun oleh kemenakan jauhnya. Sejak hari pendaftaran itu, ritme menabungnya justru kian menggila demi melunasi sisa biaya pelunasan.

Ketika namanya resmi tercantum sebagai jemaah yang berangkat pada musim haji 2026, semangatnya meledak. Jarak 15 kilometer dari rumah menuju lokasi manasik tak dipedulikannya. Lebih dari 80 kali sesi manasik yang digelar Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) ia lahap tanpa absen sekalipun. Jumariah selalu duduk di barisan paling depan, menyimak lamat-lamat setiap arahan muthawwif.

Kegigihan sang nenek akhirnya mengetuk pintu perhatian Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Profilnya yang luar biasa diajukan ke Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebagai pemeran dalam video dokumenter “Makkah Route”.

“Pertimbangannya karena kesehariannya. Dia hidup sendiri, sebatang kara, tinggal di daerah terpencil, namun sangat menginspirasi,” ungkap Sitti Hawaisyah, Ketua Kloter UPG-14.

Hanya butuh waktu empat jam bagi tim dokumenter untuk merekam kehidupan bersahaja Jumariah di Maros. Siapa sangka, video singkat tentang nenek pencari ubi ini kini bertransformasi menjadi materi promosi internasional Kerajaan Arab Saudi untuk menyambut musim Haji 2026. Jumariyah telah menjadi ikon.

Fisik Baja di Usia Senja

Tiga hari setelah dokumenter itu dibuat, Jumariah mencicipi pengalaman pertamanya terbang ke angkasa, langsung menuju Madinah. “Sempat ada rasa takut waktu naik (pesawat), tapi setelah itu nyaman,” katanya memamerkan deretan gigi tuanya.

Di Kota Nabi, fisiknya bak anak muda. Ia sanggup beriktikaf di Masjid Nabawi dari azan Asar hingga salat Isya berjamaah usai. Berkat bantuan rombongan kloternya yang sigap menggandengnya tanpa ponsel, Jumariah juga sukses bersujud di Raudhah.

Ketangguhan itu berlanjut di Makkah. Sejak tiba pada Sabtu (9/5/2026), Jumariyah tercatat telah menuntaskan tiga kali umrah –satu umrah wajib dan dua umrah sunnah. Hebatnya lagi, ia tak pernah mengeluh sakit.

“Di tanda pengenal saya ini ada tanda merah, artinya saya punya riwayat sakit. Tapi di gelang Nenek Jumariah bersih, dia sehat total,” puji Sitti Hawaisyah keheranan.

Marwati, tetangga sekaligus rekan sekloternya dari Maros, ikut geleng-geleng kepala. “Selama umrah beliau paling semangat. Kita yang muda ini sudah kecapekan, beliau masih mau jalan.”

Saat ditanya apa resep rahasia di balik tubuh bajanya, Jumariah menjawab ringkas: “Ke sawah setiap hari, dan banyak minum air.” Selain itu, ia selalu menjaga hati dan pikirannya dari stres, serta melahap makanan apa pun yang disediakan petugas tanpa pilih-pilih, terutama udang—makanan favoritnya.

Kini, langkah kaki Jumariyah sedang bersiap menuju rute terakhir dari penantian panjangnya: wukuf di Padang Arafah. Kurang dari sepuluh hari lagi, di bawah hamparan langit Arafah, janda sebatang kara ini akan berdialog langsung dengan Tuhannya, menuntaskan kerinduan yang selama puluhan tahun ini terkunci rapat di dalam sebuah ember tabungan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Sulsel Diingatkan Tetap Kenakan Batik dan Tutup Aurat Saat Tiba di Kampung Halaman

    Jemaah Haji Sulsel Diingatkan Tetap Kenakan Batik dan Tutup Aurat Saat Tiba di Kampung Halaman

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 185
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengingatkan seluruh jemaah haji Embarkasi Makassar untuk tetap mengenakan pakaian batik saat tiba kembali di Indonesia. Menurut Ikbal, penggunaan batik merupakan ketentuan resmi yang harus dipatuhi jemaah ketika tiba di bandara hingga memasuki Asrama Haji. Karena itu, seluruh jemaah diminta tetap menggunakan seragam batik […]

    Bagikan Berita:
  • Harga Hotel di Mekkah Naik 300 Persen saat Ramadan, Tazkiyah Tour Upayakan Jemaah Selalu Menginap Dekat Masjidilharam

    Harga Hotel di Mekkah Naik 300 Persen saat Ramadan, Tazkiyah Tour Upayakan Jemaah Selalu Menginap Dekat Masjidilharam

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 429
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jemaah umrah selalu membludak saat memasuki Bulan Ramadan. Jumlahnya bahkan mencapai rekor tertinggi, terutama pada 10 hari terakhir, ketika umat Muslim dari seluruh dunia berlomba-lomba mengejar keutamaan ibadah di bulan suci. Kondisi ini membuat Masjidil Haram tak pernah lowong. Bahkan saf salat kerap meluas hingga ke jalan-jalan dan pelataran pertokoan di sekitarnya. Dalam […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Serahkan 34 Kasus Haji-Umrah ke Bareskrim, Puluhan Aduan Masuk Radar Penegakan Hukum

    Kemenhaj Serahkan 34 Kasus Haji-Umrah ke Bareskrim, Puluhan Aduan Masuk Radar Penegakan Hukum

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 94
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat pengawasan terhadap penyelenggaraan haji dan umrah. Hingga 18 Agustus 2026, sebanyak 34 kasus telah diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti melalui proses penegakan hukum. Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al Rasyid, mengatakan langkah tersebut dilakukan terhadap aduan yang membutuhkan pemeriksaan dan pendalaman lebih […]

    Bagikan Berita:
  • Beberapa Pasal Terkait Umrah Mandiri Masih Rancuh, Ketum HIMPUH Ingatkan Risikonya

    Beberapa Pasal Terkait Umrah Mandiri Masih Rancuh, Ketum HIMPUH Ingatkan Risikonya

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 480
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH), HM Firman Taufik, mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk menelaah dengan baik pasal-pasal terkait Umrah Mandiri sebagaimana yang diatur dalam undang-undang terbaru. Yakni, UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, atau selanjutnya disebut […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Sulsel Terima 100 Usulan Petugas Haji Daerah, 51 Lolos dan Dikirim ke Pusat

    Kemenhaj Sulsel Terima 100 Usulan Petugas Haji Daerah, 51 Lolos dan Dikirim ke Pusat

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 393
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan menerima 100 nama Petugas Haji Daerah (PHD) yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel untuk penyelenggaraan ibadah haji 2026. Dari jumlah tersebut, hanya 51 orang yang dinyatakan lolos sesuai kuota dan telah diumumkan untuk dikirim ke pusat. Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail, menjelaskan bahwa […]

    Bagikan Berita:
  • Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 2.459
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lebaran haji 2026 atau Idul Adha pada tahun depan akan jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Artinya, dengan menghitung dari sejak artikel ini diterbitkan, berarti lebaran haji 2026 tersisa 7 bulan 17 hari lagi. Adapun pemberangkatan jemaah haji, bisa berlangsung mulai sekitar 35 hari sebelum hari tersebut. Jika melihat timeline Ibadah Haji tahun […]

    Bagikan Berita:
expand_less