Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Angka Kematian Jemaah Haji Turun 25 Persen, Kemenhaj Akan Perketat Lagi Skrining Kesehatan 2027

Angka Kematian Jemaah Haji Turun 25 Persen, Kemenhaj Akan Perketat Lagi Skrining Kesehatan 2027

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 6
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Penurunan angka kematian jemaah haji pada musim haji 2026 menjadi capaian yang diapresiasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Namun, keberhasilan menekan angka mortalitas sekitar 25 persen itu justru menjadi pijakan bagi pemerintah untuk memperketat skrining kesehatan calon jemaah pada penyelenggaraan haji 2027.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan, aspek kesehatan akan menjadi fokus utama evaluasi usai pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Lapangan Makodau I, Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (4/7/2026).

Menurut Irfan, penerapan sistem istitha’ah kesehatan telah terbukti memberikan dampak positif dengan menurunkan angka kematian jemaah. Meski demikian, jumlah jemaah yang wafat di Tanah Suci dinilai masih cukup tinggi sehingga perlu langkah yang lebih tegas pada musim haji berikutnya.

“Kesehatan menjadi perhatian khusus. Kita memang berhasil menekan angka mortalitas sekitar 25 persen, tetapi jumlahnya masih cukup besar. Karena itu, penguatan istitha’ah kesehatan harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan haji ke depan,” kata Irfan.

Hasil evaluasi haji 2026 akan menjadi dasar penyusunan kebijakan baru, termasuk kemungkinan memperketat persyaratan kesehatan bagi calon jemaah sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan mengurangi risiko kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Selain evaluasi kesehatan, Kemenhaj juga menyoroti sejumlah aspek lain yang dinilai perlu disempurnakan. Meski tata kelola kuota berbasis provinsi, efisiensi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), serta digitalisasi layanan melalui Kartu Nusuk menunjukkan hasil positif, seluruh inovasi itu akan terus dievaluasi agar manfaatnya semakin maksimal.

Pelayanan di Mina juga menjadi perhatian serius pemerintah. Irfan menegaskan berbagai persoalan yang masih ditemui di kawasan tersebut harus segera diperbaiki agar kenyamanan dan keamanan jemaah Indonesia semakin meningkat.

“Bagaimana kita bisa memperbaiki layanan di Mina harus menjadi perhatian bersama. Apa pun yang perlu dilakukan demi perbaikan layanan di Mina harus kita lakukan,” tegasnya.

Usai Rakernas, Kemenhaj akan menggelar retret bagi seluruh pegawai untuk memperkuat kesiapan organisasi menjelang penyelenggaraan haji berikutnya. Di akhir sambutannya, Irfan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenhaj, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), serta TNI dan Polri yang telah berkontribusi dalam menyukseskan operasional haji 2026.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemulangan Jemaah Haji Mulai 11 Juni, Ini Jadwal Pemulangan JH 2025

    Pemulangan Jemaah Haji Mulai 11 Juni, Ini Jadwal Pemulangan JH 2025

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 351
    • 0Komentar

    SAUDI – Fase Ibadah haji 1446 H/2025 M saat ini berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Setelah itu, jemaah bakal melanjutkan ibadah di Masjidil Haram, Makkah sebelum pulang ke Tanah Air. Hari ini, Sabtu 7 Juni 2025 jemaah haji tengah memasuki hari Tasyrik I. Jemaah akan melontar jumrah ke jamarat. Ritual ini berlanjut sampai […]

    Bagikan Berita:
  • Cek Hotel Anda Terdaftar di Aplikasi Nusuk, demi Umrah yang Aman dan Tidak Dimanipulasi

    Cek Hotel Anda Terdaftar di Aplikasi Nusuk, demi Umrah yang Aman dan Tidak Dimanipulasi

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 1.602
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Para calon umrah wajib tahu, pengetatan regulasi umrah saat ini dilakukan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, seiring dengan penyempurnaan sistem digital. Sehingga, menjamin umrah yang aman dan terjamin bisa diupayakan oleh calon jemaah. Misalnya, dengan mengecek apakah pengajuan visa umrahnya benar-benar berjalan seperti yang dijanjikan oleh travel umrah. Harus diketahui, salah satu syarat pengajuan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya

    Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 293
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi kini menerapkan aturan medis yang jauh lebih ketat untuk pelaksanaan Haji 2026 mendatang. Pemerintah Kerajaan sebelumnya telah menegaskan bahwa jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu tidak lagi diizinkan menunaikan ibadah haji. Jika petugas haji menemukan ada jemaah yang tiba dalam kondisi tidak layak (unfit), akan langsung dipulangkan ke negara asalnya, dan […]

    Bagikan Berita:
  • Kereta Haramain Siapkan 1,7 Juta Kursi dan 3.600 Perjalanan Rute Makkah-Madinah Selama Ramadhan

    Kereta Haramain Siapkan 1,7 Juta Kursi dan 3.600 Perjalanan Rute Makkah-Madinah Selama Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 240
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Saudi Arabia Railways (SAR) memastikan seluruh persiapan operasional telah rampung. Fokus utama diarahkan pada penguatan layanan Kereta Cepat Haramain, moda transportasi vital yang menghubungkan dua kota suci, Makkah dan Madinah. Melalui rencana strategis terpadu, SAR meningkatkan kapasitas sekaligus menambah frekuensi perjalanan demi menjamin kelancaran mobilitas para […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Beberapa Inovasi Kemenag yang Perlu Diteruskan oleh BP Haji Pada 2026

    Ini Beberapa Inovasi Kemenag yang Perlu Diteruskan oleh BP Haji Pada 2026

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 507
    • 0Komentar

    BEKASI — Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama telah melakukan evaluasi terhadap seluruh layanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi pada operasional haji tahun 1446 H/2025 M. Dalam kegiatan evaluasi yang mengusung tema ‘Beyond Routine’: Membangun Layanan Haji Luar Negeri yang Adaptif, Inovatif, dan Berkelanjutan, Direktur […]

    Bagikan Berita:
  • MUI Minta RUU Haji Dikebut, Pasal Terkait Kewenangan BPH Dibutuhkan

    MUI Minta RUU Haji Dikebut, Pasal Terkait Kewenangan BPH Dibutuhkan

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, mulai tahun 2026 mendatang, penyelenggaraan ibadah haji tidak lagi berada di bawah Kementerian Agama. Tugas besar tersebut akan resmi dipegang Badan Penyelenggara Haji (BPH). Akan tetapi, sebelum transisi itu benar-benar berjalan, ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni revisi Undang-Undang Haji. Proses pembahasannya masih berlangsung di Badan […]

    Bagikan Berita:
expand_less