Mulai 17 Oktober Seluruh Penerbangan Terminal Utara Bandara Jeddah Dialihkan, Jemaah Umrah Wajib Cek Terminal
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 3
- print Cetak

HAMRANEWS.ID – Seluruh penerbangan yang sebelumnya beroperasi melalui Terminal Utara Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, resmi dialihkan ke Terminal 4 dan Kompleks Terminal Haji dan Umrah mulai 17 Oktober 2026.
Perubahan ini menandai selesainya pemindahan penerbangan dari Terminal Utara yang telah melayani penumpang selama sekitar 45 tahun.
Pengelola bandara melakukan pemindahan secara bertahap sejak 27 September 2026. Sejumlah maskapai internasional, terutama maskapai berbiaya rendah atau *low-cost carrier*, menjadi kelompok pertama yang beroperasi dari Terminal 4.
Maskapai tersebut antara lain Wizz Air, AJet, SalamAir, Fly Jinnah, Nesma Airlines, Akasa Air, SyrianAir, Pegasus, Azerbaijan Airlines, dan Tunisair.
Seluruh penerbangan yang sebelumnya dilayani Terminal Utara kini telah dipindahkan ke Terminal 4 atau Kompleks Terminal Haji dan Umrah. Namun, pengelola belum merinci penempatan setiap maskapai di kedua fasilitas tersebut.
Karena itu, jemaah umrah yang akan berangkat atau pulang melalui Jeddah perlu memastikan kembali lokasi terminal keberangkatan maupun kedatangan melalui tiket, aplikasi maskapai, atau kanal informasi resmi bandara.
**Terminal 4 Berkapasitas 15 Juta Penumpang**
Terminal 4 sebelumnya dikenal sebagai Terminal Selatan. Fasilitas ini sempat ditutup untuk penumpang sejak 2020 sebelum dikembangkan kembali dan mulai beroperasi secara bertahap pada 27 September 2026.
Terminal seluas 97.000 meter persegi tersebut dirancang untuk melayani hingga 15 juta penumpang per tahun.
Fasilitasnya mencakup 62 konter check-in, 66 konter pemeriksaan paspor, sistem penanganan bagasi modern, serta area khusus untuk proses check-in rombongan jemaah haji dan umrah.
Pemindahan penerbangan ini diharapkan dapat mendistribusikan arus penumpang secara lebih merata, meningkatkan kelancaran operasional, dan memperbesar kapasitas pelayanan bandara.
**Layani 53,4 Juta Penumpang Sepanjang 2025**
Bandara Internasional King Abdulaziz mencatat rekor pelayanan sebanyak 53,4 juta penumpang sepanjang 2025.
Pengembangan fasilitas bandara menjadi bagian dari upaya Arab Saudi meningkatkan kapasitas transportasi udara seiring pertumbuhan perjalanan internasional, termasuk untuk kepentingan haji dan umrah.
Dalam perencanaan jangka panjangnya, bandara tersebut menargetkan kapasitas pelayanan lebih dari 90 juta penumpang per tahun pada 2030.
Bagi jemaah umrah, perubahan terminal ini menjadi hal penting yang perlu diperhatikan agar tidak salah lokasi saat tiba di bandara.
Jemaah yang bepergian dalam rombongan juga disarankan mengonfirmasi titik check-in kepada biro perjalanan atau maskapai sebelum keberangkatan.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
