Hari Khullaif, Momen Para Wanita Penduduk Makkah Berbondong-bondong ke Masjidilharam Gantikan Pria
- account_circle REDAKSI
- calendar_month Rab, 4 Jun 2025
- visibility 382

SAUDI – Ada momen di mana ribuan wanita Makkah berbondong-bondong datang ke Masjidilharam. Mereka beribadah, salat, berbuka puasa, di depan Kabah. Itu terjadi pada hari yang disebut hari pergantian atau khulaif. Mengapa itu terjadi?
Diketahui, Yaumul Khulaif atau hari pergantian, rupanya sudah menjadi tradisi warga Makkah sejak ratusan tahun yang lalu. Ini dilakukan ketika jemaah haji sudah bertolak ke Arafah, Muzdalifah dan Mina untuk melaksanakan puncak ibadah haji.
Pada saat itulah, Masjidilharam menjadi lowong. Di sisi lain, para pria penduduk Makkah banyak yang sibuk melayani para Tamu Allah di Armuzna.
Sementara, Masjidilharam, di harapan Kabah –tempat paling suci di dunia itu seyogyanya selalu diisi orang-orang yang beribadah.
Pada saat itulah, pemandangan unik ini terjadi, yakni ribuan wanita berbondong-bondong ke Masjidilharam untuk mengisi dan meramaikan kiblat umar muslim itu.
Bisa dibayangkan, para wanita bisa duduk tenang di depan Kabah, beribadah, berpuasa, berbuka, salat Magrib dan Isya berjamaah, hingga bisa mencium Hajar Aswad tanpa harus berdesak-desakan.
Pada Yaumul Khulaif itu, para wanita yang datang dijuluki sebagai “wanita pendamping al-Haram” karena keberadaannya membuat Masjidilharam tidak kosong, saat kaum pria sibuk melayani dan mengatur jamaah haji.
Selain wanita, ada juga anak-anak yang ikut dalam ibadah di hari yang agung tersebut.
- Penulis: REDAKSI



