Pemerintah Membadalkan Haji Dua Jemaah yang Hilang di Tanah Suci Hingga Saat Ini
- account_circle REDAKSI
- calendar_month Kam, 19 Jun 2025
- visibility 363

MAKKAH — Pemerintah Indonesia menyatakan, dua jemaah lanjut usia yang hingga kini masih dinyatakan hilang di Arab Saudi belum ditemukan.
Sebagai bentuk tanggung jawab tersebut, pemerintah telah membadalkan ibadah haji keduanya.
“Seluruh jemaah haji sudah menunaikan ibadah haji. Tidak ada satu orang pun yang tidak melaksanakan ibadah haji. Ada dua yang hilang, sampai sekarang ini masih dicari ya, tapi itu sudah dibadalkan,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Urusan Haji Jeddah, Senin 16 Juni 2025.
Dua jemaah yang dibadalkan tersebut adalah Nurimah (sekitar 80 tahun) dari kloter PLM 19 dan Sukardi bin Jakim (77 tahun) dari kloter SUB 79.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, keduanya tiba di Arab Saudi pada 25 Mei 2025 dalam gelombang II melalui Jeddah.
Menurut Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid, keduanya terpisah dari rombongan hanya beberapa hari setelah tiba di Tanah Suci.
“Ini ada yang terlepas dari kloternya sejak kedatangan dua hari dan tiga hari di Tanah Suci. Terlepas dari rombongan sebelum Armuzna,” ungkap Harun.
Sukardi terakhir terlihat pada 29 Mei 2025 di Hotel Tala’ea Al-Khair, Makkah, sementara Nurimah dilaporkan hilang saat berkunjung ke Masjidil Haram. Keduanya termasuk kategori lanjut usia dan didampingi selama proses ibadah.
PPIH merespons cepat dengan membentuk dua tim pencarian: Tim A dan Tim B. Kedua tim ini terus menyisir area-area strategis di Makkah dan Jeddah, serta menjalin koordinasi dengan KJRI dan pihak-pihak terkait.
“Kami sudah menyebar ke kantor-kantor polisi di wilayah Makkah, juga koordinasi dengan pihak KJRI, tim kesehatan di KKHI, dan konsul haji di Jeddah,” jelas Harun.
Meski proses pencarian masih berlangsung secara intensif, pemerintah mengambil langkah cepat dengan membadalkan haji keduanya sebagai wujud perlindungan dan tanggung jawab terhadap jemaah.
Harapannya, keduanya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali ke Tanah Air.
- Penulis: REDAKSI



