Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Skrining Kesehatan Harus Lebih Awal, Supaya Penyakit Kronis Cepat Terdeteksi dan Dikendalikan

Skrining Kesehatan Harus Lebih Awal, Supaya Penyakit Kronis Cepat Terdeteksi dan Dikendalikan

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
  • visibility 560

SURABAYA – Kementerian Kesehatan menegaskan pentingnya skrining kesehatan sejak dini bagi calon jemaah haji khusus.

Pemeriksaan kesehatan bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi langkah strategis untuk menyiapkan jemaah berangkat dalam kondisi optimal dan siap menghadapi tantangan fisik di Tanah Suci.

Penegasan ini disampaikan oleh Muhammad Imran Saleh Hamdani, Kepala Bidang Tim Kesehatan Haji Indonesia, dalam acara Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus di Surabaya, Jumat 25 Juli 2025

“Semakin awal skrining dilakukan, semakin besar peluang kita untuk mendeteksi dan mengendalikan penyakit kronis. Selain itu, proses administrasi keberangkatan pun bisa diselesaikan lebih cepat,” ujar Imran.

Tahapan Pemeriksaan dan Verifikasi Istithaah Imran menjelaskan, seluruh proses pemeriksaan kesehatan jemaah haji khusus mengacu pada Permenkes No. 15 Tahun 2016 dan Kepmenkes No. HK.01.07/Menkes/508/2024.

Tahapan dimulai dari pemeriksaan awal di fasilitas kesehatan hingga proses verifikasi istithaah oleh dokter yang bekerja sama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan jemaah belum memenuhi syarat istithaah, tersedia beberapa opsi: pembinaan kesehatan lanjutan, penundaan keberangkatan, atau pelaksanaan haji melalui badal.

“Sekitar 80% aktivitas haji dilakukan di luar ruangan, di bawah suhu tinggi dan padatnya jemaah. Karenanya, fisik yang kuat dan stabil menjadi syarat mutlak,” tegas Imran.

Menurutnya, risiko utama yang dihadapi jemaah haji khusus meliputi faktor usia, penyakit penyerta (komorbid), dan cuaca ekstrem di Arab Saudi yang bisa memicu gangguan kesehatan serius.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesehatan Jemaah Untuk memastikan pelaksanaan skrining berjalan optimal, Kementerian Kesehatan terus memperkuat koordinasi lintas sektor.

Kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Agama, BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, PIHK, dan para tokoh agama.

Upaya ini meliputi integrasi data kesehatan jemaah, skrining melalui program JKN, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga edukasi kesehatan yang terintegrasi dengan kegiatan manasik dan pembinaan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

“Angka kematian jemaah haji khusus tahun ini tercatat menurun. Ini menjadi bukti bahwa skrining dini dan pembinaan kesehatan memang berdampak nyata,” ungkap Imran.

Namun ia menegaskan, masih banyak ruang untuk meningkatkan kualitas layanan. Salah satunya adalah memperluas jangkauan skrining dan edukasi kesehatan hingga dua tahun sebelum keberangkatan.

Dengan memperkuat regulasi, sistem informasi, serta edukasi yang bersifat promotif dan preventif, pemerintah berharap proses skrining istithaah dapat menjadi fondasi utama penyelenggaraan haji khusus yang aman, sehat, dan khusyuk.

Acara evaluasi ini dihadiri oleh 363 peserta, yang terdiri dari penyelenggara PIHK, pimpinan asosiasi haji khusus, dan perwakilan Kanwil Kemenag dari seluruh Indonesia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 340
    • 0Komentar

    SAUDI — Bertambahnya jumlah jemaah haji Indonesia yang hilang di Arab Saudi menjadi tiga orang per 22 Juni 2025 menimbulkan pertanyaan besar soal kemampuan sistem pengelolaan jemaah haji, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita demensia. Kasus terbaru, Hasbullah (73), jemaah dari kloter BDJ 07 yang dilaporkan hilang sejak Selasa dini hari, 17 Juni […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Bereskan Administrasi dan Kesehatan Jemaah Sebelum Berangkat ke Makkah

    Tazkiyah Tour Bereskan Administrasi dan Kesehatan Jemaah Sebelum Berangkat ke Makkah

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 65
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Saat ini, seluruh jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour telah melaksanakan aktivitas ibadah di Mekkah. Sebelumnya, penyelenggara haji khusus Tazkiyah Tour telah memastikan seluruh proses administrasi dan kesiapan kesehatan jemaah berjalan optimal. Sebanyak 217 jemaah haji khusus dipastikan tidak mengalami kendala administrasi sebelum bertolak menuju Tanah Suci. Pengecekan administrasi telah dilakukan secara menyeluruh di […]

    Bagikan Berita:
  • Duka, Jemaah Haji Lansia Asal Pinrang Wafat di Makkah karena Pneumonia

    Duka, Jemaah Haji Lansia Asal Pinrang Wafat di Makkah karena Pneumonia

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 352
    • 0Komentar

    SAUDI – Innalillahi wa innailaihi rajiun. Duka kembali menyelimuti Embarkasi Makassar. Jemaah haji kloter 2 dari Kabupaten Pinrang, Sapo Panisi Lili (79), dilaporkan meninggal dunia pada Senin 19 Mei 2025. Sapo Panisi Lili diketahui adalah warga Lingkungan Bulisu, Kelurahan Kassa, Kecamatan Batulappa, meninggal setelah dirawat selama 6 hari di Saudi National Hospital karena penyakit pneumonia […]

    Bagikan Berita:
  • Tutup Rapat-rapat Harapan Naik Haji lewat Jalur Furoda

    Tutup Rapat-rapat Harapan Naik Haji lewat Jalur Furoda

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 513
    • 0Komentar

    SAUDI – Umat muslim yang ingin berangkat haji lewat jalur Furoda harus menutup harapannya tahun ini. Hampir pasti tidak ada kuota haji furoda, perusahaan pelaksana haji pun diminta tidak memberi janji atau iming-iming kepada jemaahnya untuk berangkat haji furoda tahun ini. Hingga mendekati puncak pelaksanaan Wukuf di Arafah, haji non-kuota yang kerap kali keluar jelang […]

    Bagikan Berita:
  • ‘Tiada Haji Tanpa Tasreh’, Konjen RI Ingatkan Tak Ada Toleransi Bagi Haji Ilegal: Saudi Sangat Serius

    ‘Tiada Haji Tanpa Tasreh’, Konjen RI Ingatkan Tak Ada Toleransi Bagi Haji Ilegal: Saudi Sangat Serius

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 220
    • 0Komentar

    JEDDAH – Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B Ambari, mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak nekat menunaikan ibadah haji tanpa izin resmi atau tasreh dari otoritas Arab Saudi. Ia menegaskan, Pemerintah Arab Saudi kini sangat serius menindak praktik haji ilegal dan tidak lagi memberi toleransi. Pernyataan tersebut disampaikan Yusron melalui akun resminya dalam rangka […]

    Bagikan Berita:
  • Akuisisi Sejumlah Aset Hotel di Makkah, Danantara Bakal Kelola 5.000 Kamar untuk Layanan Umrah

    Akuisisi Sejumlah Aset Hotel di Makkah, Danantara Bakal Kelola 5.000 Kamar untuk Layanan Umrah

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 298
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Melalui Danantara Investment Management (DIM), lembaga pengelola investasi negara, yakni Danantara Indonesia resmi mengakuisisi sejumlah aset perhotelan dan properti strategis di Makkah, Arab Saudi. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian strategis multi-aset bersama Thakher Development Company. Aset yang diakuisisi berada di kawasan Thakher City, sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, salah satu area […]

    Bagikan Berita:
expand_less