Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » QRIS Bakal Bisa Dipakai di Tanah Suci, Terhubung dengan Kartu Nusuk

QRIS Bakal Bisa Dipakai di Tanah Suci, Terhubung dengan Kartu Nusuk

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
  • visibility 734

JAKARTA – Inovasi sistem pembayaran digital buatan Indonesia akan segera hadir di Tanah Suci. Bank Indonesia (BI) sedang mengupayakan agar sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) itu digunakan oleh jemaah haji dan umrah di Arab Saudi.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan, QRIS nantinya bakal terhubung bahkan terintegrasi langsung dengan Kartu Nusuk, yakni kartu identitas digital yang diterbitkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Melalui integrasi tersebut, QRIS akan menjadi dompet digital resmi jemaah Indonesia selama beribadah di Mekkah dan Madinah.

“Nusuknya tidak hanya untuk umrah, nusuknya bisa pakai QRIS sebagai e-wallet, bisa juga untuk membeli,” ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo saat membuka acara Karya Kreatif Indonesia 2025 di Jakarta Convention Center, Kamis 7 Agustus 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari misi besar BI dalam memperluas konektivitas sistem pembayaran antarnegara.

Sebelumnya, QRIS sudah sukses digunakan lintas batas di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Kini, Arab Saudi menjadi target strategis berikutnya—dengan potensi lebih dari satu juta jemaah Indonesia per tahun.

Tak hanya Arab Saudi, Perry juga menargetkan Jepang dan Cina sebagai negara berikutnya yang akan terhubung dengan sistem QRIS.

Uji coba penggunaan di Jepang akan dimulai 17 Agustus untuk tahap outbound, yaitu warga Indonesia yang bisa menggunakan QRIS untuk memindai QR code merchant Jepang. Tahap inbound, di mana warga Jepang dapat membayar di Indonesia menggunakan QR mereka, akan menyusul akhir tahun.

Cina juga sudah masuk radar dengan peluncuran sandbox uji coba QRIS-Cina yang dijadwalkan dimulai pada 17 Agustus 2025, mencakup kedua arah transaksi, inbound dan outbound.

Data BI menunjukkan bahwa QRIS saat ini telah menjangkau 57 juta pengguna, dengan 39,3 juta di antaranya adalah pelaku UMKM. Capaian ini membuktikan bahwa sistem pembayaran digital buatan dalam negeri bukan hanya efisien, tapi juga inklusif dan membuka akses global bagi pelaku usaha kecil di Indonesia.

“UMKM bisa digital, bisa menembus pasar, tidak hanya lokal tapi juga ekspor,” ujar Perry optimis.

Integrasi Sistem QRIS Bank Indonesia dengan Arab

Saudi juga memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi ekonomi digital Syariah. Di tengah maraknya penggunaan e-wallet global seperti Apple Pay atau WeChat Pay, kehadiran QRIS di tanah suci menjadi simbol kemandirian teknologi nasional dan perluasan peran Indonesia dalam ekonomi digital dunia Islam.

Menuju Layanan Haji yang Modern dan Aman

Penggunaan QRIS oleh jemaah haji dan umrah bukan hanya soal efisiensi, tapi juga keamanan. Di tengah risiko kehilangan uang tunai atau pencurian, dompet digital yang terhubung dengan identitas resmi seperti Kartu Nusuk akan memberikan kenyamanan dan perlindungan tambahan bagi para jemaah.

Dengan inovasi ini, Indonesia tak hanya mengirim jemaah ke Tanah Suci, tapi juga mengirim teknologi dan standar digital yang bisa diadopsi secara global. QRIS di Masjidil Haram mungkin hanya awal dari babak baru kehadiran Indonesia di peta teknologi keuangan internasional.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warganya Lebih Pilih Haji Reguler, Pakistan Kekurangan 16 Ribu Jemaah untuk Kuota Haji Khusus

    Warganya Lebih Pilih Haji Reguler, Pakistan Kekurangan 16 Ribu Jemaah untuk Kuota Haji Khusus

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 322
    • 0Komentar

    PAKISTAN – Berbeda dengan Pemerintah Indonesia yang antrean haji khususnya bahkan sudah mencapai 5 hingga 7 tahun, Pakistan malah kekurangan jemaah untuk memenuhi kuota haji khusus. Menurut berita yang ditulis media Pakistan, negara itu masih mencatat kekosongan sekitar 16.000 kuota menjelang tenggat waktu pendaftaran pada 17 Oktober 2025. Pemerintah Pakistan pun mendesak calon jamaah haji […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Ungkap Alasan Istithaah Kesehatan Indonesia Jadi Atensi Pemerintah Arab Saudi

    Kemenhaj Ungkap Alasan Istithaah Kesehatan Indonesia Jadi Atensi Pemerintah Arab Saudi

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 246
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jelang pemberangkatan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M, Kementerian Haji dan Umrah RI memperketat penetapan istithaah kesehatan bagi jemaah haji Indonesia. Istithaan Kesehatan jemaah asal Indonesia menjadi atensi pemerintah Arab Saudi mengingat tingginya jemaah lansia. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan jemaah sekaligus menekan angka kematian selama pelaksanaan ibadah haji di Arab […]

    Bagikan Berita:
  • Petugas Imigrasi Arab Saudi Datang Langsung ke Bandara Makassar Bereskan Proses Keimigrasian, Haji 2026 Lebih Cepat

    Petugas Imigrasi Arab Saudi Datang Langsung ke Bandara Makassar Bereskan Proses Keimigrasian, Haji 2026 Lebih Cepat

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Terkini, Makassar — Proses keberangkatan jemaah haji 2026 dari Embarkasi Makassar dipastikan akan jauh lebih cepat dan efisien. Hal ini menyusul kehadiran langsung petugas Imigrasi Arab Saudi di Bandara Sultan Hasanuddin melalui skema Makkah Route, yang memungkinkan seluruh proses keimigrasian diselesaikan sejak dari Indonesia. Sebanyak 15.804 calon jemaah haji asal embarkasi Makassar akan merasakan manfaat […]

    Bagikan Berita:
  • Hari Keempat JCH Tazkiyah di Madinah, Tim Medis Pastikan Jemaah Haji Dalam Kondisi Fit

    Hari Keempat JCH Tazkiyah di Madinah, Tim Medis Pastikan Jemaah Haji Dalam Kondisi Fit

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 86
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Memasuki hari keempat di Madinah, kondisi kesehatan jemaah calon haji (JCH) khusus Tazkiyah Tour dipastikan tetap terjaga. Tim medis yang mendampingi perjalanan ibadah terus melakukan pemantauan intensif, termasuk terhadap jemaah lanjut usia (lansia) dan berisiko tinggi (risti). Anggota Tim medis haji khusus Tazkiyah Tour, dr. Muh Edward, MKM, menyampaikan bahwa setelah beberapa hari […]

    Bagikan Berita:
  • Ada Layanan Telepon Bebas Pulsa di Masjid Nabawi, Pertanyaan Jemaah Makin Mudah Dilayani

    Ada Layanan Telepon Bebas Pulsa di Masjid Nabawi, Pertanyaan Jemaah Makin Mudah Dilayani

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 505
    • 0Komentar

    SAUDI – Masjid Nabawi meluncurkan layanan telepon helpline bebas pulsa 8001111935 yang beroperasi 24 jam setiap hari untuk melayani pertanyaan jamaah terkait tata cara ibadah dan ritual. Layanan ini diresmikan oleh Sheikh Prof. Dr. Abdulrahman Al‑Sudais, Presiden Urusan Dua Masjid Suci, melalui sistem Unified Cloud Contact Center. “Pusat ini merupakan lompatan kualitatif dalam komunikasi kelembagaan,” […]

    Bagikan Berita:
  • Ketua IDI Makassar Berpulang saat Umrah, Dokter Aziz Dikenal sebagai Pejuang Dakwah dan Kemanusiaan

    Ketua IDI Makassar Berpulang saat Umrah, Dokter Aziz Dikenal sebagai Pejuang Dakwah dan Kemanusiaan

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 380
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kabar duka menyelimuti dunia medis dan komunitas kemanusiaan di Kota Makassar. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar sekaligus Ketua Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan), dr Abdul Azis SpU, meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, saat menjalankan ibadah Umrah, Minggu 2 November 2025. Kabar kepergian dokter yang dikenal dermawan dan berjiwa sosial […]

    Bagikan Berita:
expand_less