Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Kemenhaj Ingin Asrama Haji Tak Cuma ‘Hidup’ Saat Musim Haji Saja

Kemenhaj Ingin Asrama Haji Tak Cuma ‘Hidup’ Saat Musim Haji Saja

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
  • visibility 60
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Sebagian besar aktivitas asrama haji selama ini terkonsentrasi pada satu periode: musim haji.

Di luar masa tersebut, berbagai fasilitas seperti kamar, aula hingga lahan berpotensi tidak termanfaatkan secara optimal.

Kondisi itu kini ingin diubah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI. Pemerintah mendorong asrama haji tidak sekadar menjadi tempat transit jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci, tetapi juga dikelola sebagai aset produktif sepanjang tahun.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan, menyebut asrama haji memiliki potensi besar yang selama ini belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Ia mengibaratkan asrama haji sebagai “raksasa yang tertidur”.

Menurut dia, persoalannya bukan semata-mata membangun fasilitas baru, tetapi bagaimana aset yang sudah tersedia bisa memberikan manfaat lebih luas.

“Jangan sampai asrama haji hanya hidup satu musim. Kita memiliki aset yang besar, tetapi kalau sepanjang tahun tidak dimanfaatkan, justru menjadi beban operasional,” ujar Ian saat membuka Rapat Koordinasi Pengembangan Strategi Asrama Haji di Bekasi, Selasa 29 September 2026.

Menurut Ian, pemanfaatan tersebut dapat diperluas untuk kebutuhan akomodasi, perhotelan, manasik, pelatihan, pertemuan maupun kegiatan masyarakat.

Namun, ia menekankan perubahan tidak cukup dilakukan dengan menambah fungsi bangunan. Cara pengelolaan juga harus berubah agar asrama haji dapat berjalan lebih profesional, transparan dan memiliki keberlanjutan secara ekonomi.

“Mindset itu yang harus kita ubah. Mengubah mindset memang tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan,” katanya.

Dengan pendekatan tersebut, asrama haji diharapkan tidak lagi hanya menjadi fasilitas yang membutuhkan biaya pemeliharaan ketika tidak digunakan untuk pelayanan haji. Sebaliknya, aset tersebut dapat terus dimanfaatkan dan memberikan nilai tambah sepanjang tahun, tanpa mengganggu fungsi utamanya untuk melayani jemaah.

Bukan Sekadar Bisnis

Meski mendorong produktivitas aset, Kemenhaj tidak ingin transformasi asrama haji semata-mata diarahkan menjadi bisnis perhotelan.

Ian menilai asrama haji tetap memiliki fungsi khusus karena menjadi tempat pertama jemaah memasuki rangkaian perjalanan ibadah haji.

Ia menyebut keberadaan asrama haji memiliki dimensi spiritual sebagai “doa iftitah” sebelum jemaah berangkat ke Tanah Suci.

“Dari aspek spiritual, asrama haji itu doa iftitah-nya. Di sinilah gerbang awal bagaimana membuka spiritual jemaah sebelum menuju Tanah Suci,” ujarnya.

Karena itu, peningkatan pemanfaatan aset harus berjalan bersama dengan peningkatan kualitas layanan. Asrama haji diharapkan memiliki lingkungan yang lebih nyaman, bersih, tertata dan memenuhi standar pelayanan yang baik.

Ian juga memperkenalkan gagasan Grand El-Hajj sebagai bagian dari upaya membangun standar dan citra baru asrama haji. Namun, menurut dia, perubahan nama atau identitas harus dibarengi perubahan nyata dalam kualitas pelayanan dan tata kelola.

“Justru asrama haji atau Grand El-Hajj yang harus terkenal dalam penyelenggaraan haji,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Nurchalis mengatakan asrama haji merupakan infrastruktur strategis dalam penyelenggaraan haji. Di luar fungsi tersebut, fasilitas yang tersedia juga berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan dan aktivitas masyarakat.

Karena itu, pengembangan asrama haji membutuhkan penguatan tata kelola, sumber daya manusia, digitalisasi serta model pengelolaan yang berkelanjutan.

Rapat koordinasi di Bekasi tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri atas pengelola asrama haji dari berbagai daerah serta pejabat dan pegawai Kemenhaj.

Forum tersebut diarahkan untuk menyusun program prioritas, indikator kinerja, rekomendasi kebijakan serta strategi pengembangan asrama haji.

Tantangan berikutnya adalah bagaimana gagasan tersebut diterjemahkan menjadi model pengelolaan yang benar-benar berjalan di lapangan.

Sebab, menjadikan asrama haji produktif sepanjang tahun bukan hanya soal mengisi kamar dan aula yang kosong, tetapi juga memastikan aset negara tersebut tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai fasilitas pelayanan jemaah haji.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jarang yang Tahu, Para Imam Masjidilharam Lebih Memilih Ambil Gaji dari Pekerjaan Lain

    Jarang yang Tahu, Para Imam Masjidilharam Lebih Memilih Ambil Gaji dari Pekerjaan Lain

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 726
    • 0Komentar

    MAKKAH – Masih jarang yang tahu, menjadi imam di Masjidil Haram sebenarnya punya upah yang lumayan besar dari negara. Mereka bahkan biasa mendapat cek kosong, yang dipersilahkan untuk diisi sendiri. Tapi mereka menolak mengisi, dan memilih mengambil gaji dari pekerjaan lain di luar imam. Dikenal sebagai pribadi-pribadi yang bersahaja dan memiliki keteguhan hati, imam di […]

    Bagikan Berita:
  • Gara-gara Haji Ilegal, Indonesia Dapat Peringatan dari Arab Saudi Hingga Bikin Malu

    Gara-gara Haji Ilegal, Indonesia Dapat Peringatan dari Arab Saudi Hingga Bikin Malu

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 486
    • 0Komentar

    JAKARTA – Imbas banyaknya haji ilegal, termasuk aktivitas berhaji ke Arab Saudi tapi menggunakan visa non-haji, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bahkan memperingati pemerintah Indonesia. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief mengaku mendapat peringatan tersebut. Ia diperingatkan dalam rapat gara-gara temuan temuan calon jemaah haji yang mencoba masuk Arab Saudi […]

    Bagikan Berita:
  • Prosedur Lunas Tunda Ganti Haji Khusus Resmi Ditutup demi Keadilan Antrean

    Prosedur Lunas Tunda Ganti Haji Khusus Resmi Ditutup demi Keadilan Antrean

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 501
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi menutup mekanisme ‘lunas tunda ganti’ dalam penyelenggaraan haji khusus. Kebijakan ini menunjukkan keseriusan dalam tata kelola keberangkatan jemaah, khususnya dalam memberi keadilan pada antrean haji. Sebelumnya, skema lunas tunda ganti memungkinkan jemaah yang telah melunasi biaya haji khusus untuk menunda keberangkatan dan posisinya digantikan dengan nama lain, […]

    Bagikan Berita:
  • Kemendag Kerja Smaa BPKH Perluas Produk Indonesia untuk Kebutuhan Jamaah Haji

    Kemendag Kerja Smaa BPKH Perluas Produk Indonesia untuk Kebutuhan Jamaah Haji

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 437
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam memperluas ekspor produk Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan jamaah haji dan umrah di Arab Saudi. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ekspor nasional sekaligus memperluas pasar produk Indonesia di sektor layanan haji dan umrah. […]

    Bagikan Berita:
  • Saudia Airlines Uji Coba Layanan WiFi Supercepat Gratis, Penumpang Bisa Internetan 800 Mbps Selama Penerbangan

    Saudia Airlines Uji Coba Layanan WiFi Supercepat Gratis, Penumpang Bisa Internetan 800 Mbps Selama Penerbangan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 455
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Saudia Airlines, markapai asal Arab Saudi, resmi meluncurkan penerbangan pertama yang sepenuhnya terhubung internet dengan kecepatan hingga 300 Mbps. Layanan ini diberikan gratis untuk seluruh penumpang, tanpa memandang kelas perjalanan. Uji coba dimulai pada 1 November 2025, dan menjadi tonggak baru transformasi digital maskapai nasional Arab Saudi. Dengan layanan ini, penumpang bisa browsing, […]

    Bagikan Berita:
  • Titik Rumah Khadijah di Masjidil Haram, Saksi Turunnya Wahyu dan Awal Peristiwa Isra Mi’raj

    Titik Rumah Khadijah di Masjidil Haram, Saksi Turunnya Wahyu dan Awal Peristiwa Isra Mi’raj

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 151
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Di tengah kompleks Masjidil Haram, tepatnya di kawasan dekat pintu keluar Marwah, terdapat sebuah lokasi yang diyakini sebagai bekas rumah Rasulullah SAW bersama istri beliau, Siti Khadijah RA. Meski kini hanya ditandai dengan ubin marmer bercorak berbeda, tempat ini menyimpan jejak penting perjalanan dakwah Islam. Penerjemah resmi khutbah Masjidil Haram asal Indonesia, Ahmad […]

    Bagikan Berita:
expand_less