Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Jangan Sampai Power Bank Kamu Disita di Bandara, Ini Jenis dan Kapasitas yang Dibolehkan Dibawa di Pesawat

Jangan Sampai Power Bank Kamu Disita di Bandara, Ini Jenis dan Kapasitas yang Dibolehkan Dibawa di Pesawat

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 714
  • print Cetak

MAKASSAR – Berangkat ke Tanah Suci tentu menjadi momen yang sangat dinanti. Namun, di tengah semangat untuk beribadah, jangan sampai perlengkapan penting seperti power bank justru membuatmu berurusan dengan pihak bandara.

Masalahnya menjadi panjang, ketika kamu kurang optimal mendokumentasikan kegiatan, atau berkomunikasi lewat ponsel saat di Tanah Suci, karena ponsel kamu kekurangan daya, sementara power bank disita pihak bandara.

Fakta terbaru menunjukkan bahwa sejumlah negara kini memperketat aturan terkait perangkat elektronik, terutama yang mengandung baterai litium.

Salah satu contohnya datang dari unggahan Samir Junaid di Instagram. Ia menceritakan bahwa beberapa penumpang penerbangan dari Thailand ke China dibuat terkejut karena charger ponsel mereka disita.

Alasannya, perangkat tersebut tidak memiliki sertifikat keamanan CCC (China Compulsory Certification) — sebuah tanda wajib bagi produk elektronik yang diakui aman di sistem penerbangan China.

Kebijakan ini sebelumnya hanya berlaku untuk penerbangan domestik di Tiongkok, namun kini mulai diterapkan juga di penerbangan internasional, terutama yang melibatkan negara-negara transit ke China. Bagi jemaah umrah yang menggunakan maskapai dengan rute transit ke sana, hal ini jelas perlu menjadi perhatian khusus.

Power Bank Dilarang di Bagasi

Power bank mengandung baterai litium-ion, yang tidak boleh disimpan di bagasi tercatat (checked-in luggage) karena berisiko menimbulkan panas atau kebakaran.

Sesuai dengan regulasi keselamatan penerbangan internasional (IATA dan TSA), setiap penumpang hanya boleh membawa power bank dengan kapasitas tertentu. Aturannya sebagai berikut:

– Di bawah 100 Wh (Watt-hour)

Diperbolehkan sepenuhnya di tas kabin.
Ini mencakup sebagian besar power bank berkapasitas 10.000–20.000 mAh yang biasa digunakan untuk ponsel dan tablet.

– Antara 100 Wh hingga 160 Wh

Masih bisa dibawa, tetapi harus mendapat izin dari maskapai.
Umumnya dibatasi maksimal dua unit per penumpang.

– Di atas 160 Wh

Dilarang total dibawa dalam penerbangan penumpang, baik di kabin maupun bagasi.

Sebagai panduan sederhana, kamu bisa menghitung kapasitas power bank dengan rumus:

(mAh × Volt) ÷ 1000 = Wh

Contohnya, power bank 20.000 mAh dengan tegangan 3,7 V = (20.000 × 3,7) ÷ 1000 = 74 Wh, masih aman untuk dibawa.

Tips Aman Membawa Power Bank Saat Umrah

Pastikan kapasitasnya tertera jelas di bodi power bank.

Jika label kapasitas hilang atau tidak terbaca, petugas bandara bisa menolak perangkat tersebut.

Gunakan merek terpercaya yang memiliki sertifikasi keamanan internasional (seperti CE, FCC, atau PSE).

Jangan gunakan power bank saat pesawat mengudara. Simpan di tas kabin dan hindari menaruhnya di kursi atau dekat area panas.

Perhatikan aturan negara tempat transit

Jika penerbanganmu melewati negara dengan regulasi ketat seperti Tiongkok, periksa apakah power bank kamu memiliki tanda sertifikasi CCC atau label keamanan setara.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Umrah Asal Makassar Meninggal di Bandara Jeddah Setelah Telantar 2 Hari

    Jemaah Umrah Asal Makassar Meninggal di Bandara Jeddah Setelah Telantar 2 Hari

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 319
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seorang jemaah umrah asal Kota Makassar, dikabarkan meninggal dunia setelah diketahui telantar selama dua hari di Bandara Jeddah. Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi rombongan jemaah umrah tersebut telah berangkat atau belum. Salah satu jemaah, Dwitha, menyampaikan rombongannya sudah 2 hari telantar di Bandara Jeddah, dan belum ada kejelasan dari pihak Maskapai […]

    Bagikan Berita:
  • Tiket Baru Diketahui Bermasalah Jelang Keberangkatan, Muslimat NU Nyaris Jadi Korban Penelantaran Umrah

    Tiket Baru Diketahui Bermasalah Jelang Keberangkatan, Muslimat NU Nyaris Jadi Korban Penelantaran Umrah

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 38
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Rencana keberangkatan 196 jemaah umrah yang tergabung dalam KBIHU Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jombang mengalami kendala setelah persoalan tiket baru diketahui beberapa jam sebelum rombongan dijadwalkan menuju bandara. Kondisi tersebut membuat keberangkatan yang semula direncanakan berlangsung serentak pada Minggu (30/8/2026) dini hari harus diubah menjadi beberapa tahap. KBIHU Muslimat NU Jombang pun meminta […]

    Bagikan Berita:
  • Ailah Afifah Jadi Jemaah Haji Temuda di 2026, Bocah Kelas 4 SD dari Pontianak

    Ailah Afifah Jadi Jemaah Haji Temuda di 2026, Bocah Kelas 4 SD dari Pontianak

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 231
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Di antara banyaknya jemaah lanjut usia dalam daftar tunggu haji, sosok remaja asal Pontianak justru mencuri perhatian. Pada musim haji 2026, seorang pelajar sekolah dasar tercatat sebagai calon jemaah haji (calhaj) termuda di Indonesia. Adalah Aila Afifah (13), siswi kelas VI SD asal Pontianak Selatan, Kota Pontianak, yang akan berangkat ke Tanah Suci […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Perketat Aturan Membawa Obat-obatan di Pesawat, Ada Obat yang Perlu Izin Khusus

    Saudi Perketat Aturan Membawa Obat-obatan di Pesawat, Ada Obat yang Perlu Izin Khusus

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 531
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi memperketat aturan bagi penumpang pesawat yang membawa obat-obatan berbahan dasar opiat. Pelancong yang terbang menuju atau dari wilayah Kerajaan kini wajib memperoleh izin khusus terlebih dahulu sebelum diperbolehkan membawa obat jenis ini ke dalam pesawat. Saudi News 50 melaporkan, kebijakan baru tersebut diumumkan oleh otoritas Saudi dan merupakan bagian dari […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Jawab Alasan Wacana ‘War Tiket Haji’, Semata-mata untuk Istitaah

    Dahnil Anzar Jawab Alasan Wacana ‘War Tiket Haji’, Semata-mata untuk Istitaah

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 259
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak akhirnya menjelaskan secara langsung alasan di balik mencuatnya wacana ‘war tiket haji’ yang sebelumnya dilontarkan oleh Menteri Haji dan Umrah. Menurut Dahnil, wacana tersebut bukan sekadar ide kontroversial, melainkan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan prinsip istitaah (kemampuan) benar-benar menjadi dasar utama dalam pelaksanaan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji yang Melahirkan di Tanah Suci Belum Bisa Pulang, Berasal Daerah Lumajang

    Jemaah Haji yang Melahirkan di Tanah Suci Belum Bisa Pulang, Berasal Daerah Lumajang

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle rilis
    • visibility 428
    • 0Komentar

    SAUDI – Jamaah haji asal Lumajang, Jawa Timur, Tristy Erlinawati, belum bisa pulang lantaran belum dapat izin dari pemerintah pemerintah Saudi, usai melahirkan bayi laki-laki prematur saat menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi. Tristy tergabung dalam kloter 83 Embarkasi Surabaya dan dijadwalkan pulang pada Senin 7 Juli 2025. Akan tetapi, karena kondisi bayinya masih […]

    Bagikan Berita:
expand_less