Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Banyak Jemaah Haji Berpotensi Gagal Berangkat karena Masalah Kesehatan, DPR Minta Antisipasi Cepat

Banyak Jemaah Haji Berpotensi Gagal Berangkat karena Masalah Kesehatan, DPR Minta Antisipasi Cepat

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 276

HAMRANEWS – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan memperketat syarat kesehatan bagi calon jemaah haji 2026. Sebanyak 11 jenis penyakit dinyatakan dapat menggugurkan izin keberangkatan, karena dinilai tidak layak untuk menjalani puncak haji di Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina) yang butuh kondisi fisik prima.

Anggota DPR RI Neng Eem Marhamah meminta pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi problem tersebut melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

“Kami meminta Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan melakukan koordinasi yang intensif untuk memastikan bahwa jemaah haji 2026 benar-benar siap secara fisik dan mental. Jangan sampai ada upaya memaksakan diri yang justru bisa merugikan jemaah itu sendiri,” ujar Neng Eem, Jumat 7 November 2025.

Menurut dia, kebijakan pengetatan syarat kesehatan oleh Pemerintah Arab Saudi merupakan keputusan yang harus dipatuhi oleh semua negara pengirim jemaah haji.

Dia menilai langkah tersebut wajar dan sesuai dengan prinsip syar’i untuk menjaga kelancaran serta keselamatan pelaksanaan ibadah haji.

“Kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi ini harus disikapi dengan bijak karena tujuannya demi kebaikan bersama. Pemerintah Indonesia harus memastikan proses pemeriksaan kesehatan calon jemaah dilakukan sejak dini sesuai ketentuan,” tegasnya.

Fisik Kuat Jadi Syarat Utama Istitaah

Neng Eem menekankan, perjalanan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima, terutama saat puncak pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Karena itu, ia menegaskan pentingnya pemenuhan syarat istitaah (kemampuan fisik dan mental) bagi setiap calon jemaah.

“Kita semua tahu, ibadah haji membutuhkan fisik yang kuat. Mulai dari tawaf, sa’i, hingga puncak haji di Arafah dan Mina, semua menuntut daya tahan tubuh yang baik. Aturan kesehatan yang ditetapkan tentu sudah mempertimbangkan keselamatan jemaah,” jelasnya.

Sebelas Jenis Penyakit yang Tak Penuhi Syarat Istitaah

Setidaknya terdapat 11 jenis penyakit atau kondisi yang dinilai tidak memenuhi syarat istitaah untuk berhaji, antara lain:

Gagal fungsi organ vital seperti gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah rutin, gagal jantung berat, penyakit paru kronis dengan kebutuhan oksigen terus-menerus, serta kerusakan hati berat.

Penyakit saraf atau gangguan kejiwaan berat yang memengaruhi kesadaran dan aktivitas.

Lansia dengan demensia, kehamilan berisiko tinggi (terutama trimester ketiga), serta penyakit menular aktif seperti tuberkulosis paru terbuka dan demam berdarah.

Pasien kanker stadium lanjut atau yang sedang menjalani kemoterapi, penyakit jantung koroner dan hipertensi tidak terkontrol, diabetes melitus tidak terkontrol, penyakit autoimun yang tidak terkendali, epilepsi, stroke, serta gangguan mental berat.

“Kami berharap tahapan pemeriksaan kesehatan sejak awal dilakukan secara benar dan tepat, sehingga hanya jemaah yang benar-benar memenuhi syarat istitaah yang berangkat haji,” tutup Neng Eem.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPIH Arab Saudi Ditekankan Hafal 8 Syarikah dan Lokasi Markasnya Selama di Armuzna

    PPIH Arab Saudi Ditekankan Hafal 8 Syarikah dan Lokasi Markasnya Selama di Armuzna

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 317
    • 0Komentar

    MADINAH – Menjamin keamanan Jemaah Haji selama di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina), Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1446 H/2025 M menghadapi tantangan baru, yakni penempatan jemaah berbasis Syarikah (perusahaan yang melayani jemaah). Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) Harun Ar-Rasyid menyampaikan bahwa anggota PPIH Daker Madinah sebagian bakal ditempatkan di beberapa tempat […]

    Bagikan Berita:
  • Tahun Wisata Musim Dingin di Arab Saudi, 1.200 Produk Wisata Dihadirkan

    Tahun Wisata Musim Dingin di Arab Saudi, 1.200 Produk Wisata Dihadirkan

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 285
    • 0Komentar

    SAUDI – Mulai tahun ini, jemaah dan wisatawan yang berkunjung ke Tanah Suci bakal semakin merasakan pengalaman musim dingin yang berbeda. Arab Saudi resmi menetapkan 2025 sebagai awal ‘Tahun Wisata Musim Dingin’. Ditandai dengan peluncuran program Saudi Winter 2025. Program yang diluncurkan di Riyadh pada Minggu (14/9) tersebut menghadirkan lebih dari 1.200 produk pariwisata dan […]

    Bagikan Berita:
  • Pembiayaan Haji Khusus Melonjak Drastis Hingga 2,5 Kali Lipat di Perbankan

    Pembiayaan Haji Khusus Melonjak Drastis Hingga 2,5 Kali Lipat di Perbankan

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 190
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Haji khusus menjadi alternatif berangkat haji yang peminatnya makin besar di Indonesia. Bank Muamalat, yang membuka layanan pembiayaan haji khusus (ProHajj Plus) mencatat peningkatan hingga lebih 2,5 kali lipat per Oktober 2025 (year-on-year/yoy). Lonjakan tersebut membuat layanan haji dari Muamalat semakin kukuh sebagai penopang utama bisnis consumer mereka. Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo […]

    Bagikan Berita:
  • Bisa Merugikan Jemaah, Asosiasi Travel Tolak Pembatasan Kuota Maksimal 8 Persen dalam RUU Haji Umrah

    Bisa Merugikan Jemaah, Asosiasi Travel Tolak Pembatasan Kuota Maksimal 8 Persen dalam RUU Haji Umrah

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 507
    • 0Komentar

    JAKARTA – Belasan asosiasi penyelenggara perjalanan haji dan umrah tegas menolak ketentuan pembatasan kuota haji khusus maksimal 8 persen yang tercantum dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Haji dan Umrah. Para pelaku biro perjalanan umrah dan haji yang tergabung dalam 13 asosiasi, menganggap aturan kuota itu berpotensi merugikan jemaah dan mengganggu penjadwalan pemberangkatan, khususnya bagi yang […]

    Bagikan Berita:
  • Hadiya Castle, Kastil di Utara Kota Madinah yang Jadi Bukti Sejarah Peradaban Jalur Haji dan Perdagangan

    Hadiya Castle, Kastil di Utara Kota Madinah yang Jadi Bukti Sejarah Peradaban Jalur Haji dan Perdagangan

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 486
    • 0Komentar

    MADINAH – Di bagian utara Kota Madinah, Kastel Hadiya berdiri megah di ketinggian antara dua oasis: ‘Wadi al-Tabaq’ dan ‘Wadi Khaybar’. Situs arkeologi ini merupakan saksi bisu perjalanan berabad-abad para jemaah haji dan kafilah dagang yang melintasi jalur dari kawasan Syam menuju Makkah. Kastel Hadiya menjadi salah satu titik strategis paling menonjol di Rute Haji […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Reguler Dapat Kebijakan Bebas Bea Masuk dan Pajak Impor Barang dari Kemenkeu

    Jemaah Haji Reguler Dapat Kebijakan Bebas Bea Masuk dan Pajak Impor Barang dari Kemenkeu

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 271
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kabar baik bagi para jemaah haji reguler Indonesia. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI resmi membebaskan bea masuk serta pajak dalam rangka impor (PDRI) bagi jemaah haji reguler. Kebijakan tersebut sebelumnya diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terbaru dan mulai diberlakukan saat kepulangan jemaah haji ke Tanah Air. Wakil Menteri […]

    Bagikan Berita:
expand_less