Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Hadiya Castle, Kastil di Utara Kota Madinah yang Jadi Bukti Sejarah Peradaban Jalur Haji dan Perdagangan

Hadiya Castle, Kastil di Utara Kota Madinah yang Jadi Bukti Sejarah Peradaban Jalur Haji dan Perdagangan

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 679
  • print Cetak

MADINAH – Di bagian utara Kota Madinah, Kastel Hadiya berdiri megah di ketinggian antara dua oasis: ‘Wadi al-Tabaq’ dan ‘Wadi Khaybar’.

Situs arkeologi ini merupakan saksi bisu perjalanan berabad-abad para jemaah haji dan kafilah dagang yang melintasi jalur dari kawasan Syam menuju Makkah.

Kastel Hadiya menjadi salah satu titik strategis paling menonjol di Rute Haji Syam. Diperkirakan, lokasi ini telah digunakan sebagai pos pemberhentian jemaah sejak era pra-Islam.

Peran utamanya adalah untuk menjaga keamanan jalur dan menyediakan kenyamanan serta suplai kebutuhan bagi kafilah yang hendak menuju Tanah Suci. Hal ini menjadikannya sebagai titik transit penting dalam sejarah perjalanan haji.

kastil2j Hadiya Castle, Kastil di Utara Kota Madinah yang Jadi Bukti Sejarah Peradaban Jalur Haji dan Perdagangan

Kastel ini dibangun di atas wilayah strategis yang menghadap ke sebuah kolam penampungan air hujan, yang berfungsi sebagai sumber air utama bagi para jemaah. Di dalam kompleks kastel, terdapat empat menara pertahanan di keempat sudutnya—tiga di antaranya masih berdiri kokoh, sementara satu lainnya telah rusak akibat faktor waktu.

Penjelajah terkenal Ibnu Battuta pernah menyebut lokasi ini dalam catatan perjalanannya pada tahun 726 Hijriah. Ia menggambarkan posisi kastel dengan menulis, “Ini adalah sebuah sumur di lembah, tempat orang menggali dan air memancar keluar. Pada hari ketiga, mereka pun tiba di kota yang suci, mulia, dan terhormat,” merujuk pada kedekatan kastel ini dengan Kota Madinah serta perannya yang vital di jalur perjalanan.

Sejarawan dan peneliti sejarah Islam, Dr. Fouad Al-Maghamsi, menjelaskan bahwa Hadiya—yang terletak di Wadi al-Tabaq—memiliki posisi strategis antara Madinah dan Al-Ula, sekitar 169 kilometer di sebelah utara kota Madinah. Dahulu, lokasi ini merupakan salah satu tempat persinggahan utama bagi jemaah haji dan kafilah dagang karena letaknya yang strategis di salah satu jalur bersejarah.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa situs ini memperoleh peran tambahan pada awal abad ke-20, seiring dengan pembangunan jalur kereta api Hejaz. Saat itu, sebuah stasiun resmi bernama “Hadiyah” didirikan sebagai bagian dari jaringan stasiun besar yang tersebar di sepanjang jalur vital tersebut.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saudi Luncurkan Gebrakan ‘Napak Tilas Perjalanan Rasul’, Kesempatan menelusuri  Jejak Hijrah Nabi

    Saudi Luncurkan Gebrakan ‘Napak Tilas Perjalanan Rasul’, Kesempatan menelusuri Jejak Hijrah Nabi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 499
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi kembali membuat gebrakan. Kali ini, General Entertainment Authority (GEA) meluncurkan proyek besar bertajuk “In the Prophet’s Step”, sebuah jalur interaktif yang memungkinkan umat Islam menelusuri secara langsung jejak hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Proyek ini bukan sekadar jalan setapak. Sebanyak 300 ribu peserta dari lebih dari satu juta […]

    Bagikan Berita:
  • Tidak Ada Haji Furoda Tahun 2026, Jangan Tertipu Tawaran Jalur Tidak Resmi

    Tidak Ada Haji Furoda Tahun 2026, Jangan Tertipu Tawaran Jalur Tidak Resmi

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 593
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi dipastikan tidak akan lagi membuka perjalanan haji jalur furoda. Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji Kementerian Agama Sulsel, Iqbal Ismail. Karena hal itu, Iqbal Ismail pun mengingatkan masyarakat agar tak tertipy iming-iming tawaran haji furoda dari pihak yang tidak bertanggung jawab. “Untuk haji Furoda, Kami harapkan warga Sulsel, […]

    Bagikan Berita:
  • Perjalanan Mantan Imam Masjidilharam Ditahan 7 Tahun oleh Arab Saudi Hingga Kini Bebas

    Perjalanan Mantan Imam Masjidilharam Ditahan 7 Tahun oleh Arab Saudi Hingga Kini Bebas

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 687
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi akhirnya membebaskan Syekh Saleh Al-Talib, yang dikenal merupakan imam dan khatib Masjidil Haram sebelum ditangkap. Syekh Saleh Al-Talib bebas setelah lebih dari tujuh tahun menjalani penahanan. Kabar ini dikonfirmasi kelompok advokasi Prisoners of Conscience melalui media sosial pada Ahad 29 September 2025. Syekh Al-Talib, dikenal luas karena lantunan bacaan Al-Qur’an […]

    Bagikan Berita:
  • Sempat Terkendala, 40 Petugas Haji Indonesia Kini Punya Visa

    Sempat Terkendala, 40 Petugas Haji Indonesia Kini Punya Visa

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 293
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Polemik visa petugas haji Indonesia akhirnya menemukan titik terang. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh visa untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 telah resmi terbit, setelah sebelumnya sempat diwarnai pembatalan mendadak terhadap puluhan petugas. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa dinamika penerbitan visa bukan hal baru. Menurutnya, proses […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita Fina, Jemaah Autis Indonesia Sukses Tuntaskan Haji Setelah Menunggu 13 Tahun

    Cerita Fina, Jemaah Autis Indonesia Sukses Tuntaskan Haji Setelah Menunggu 13 Tahun

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 198
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Satu di antara ratusan ribu jemaah Indonesia adalah Sharfina Diah Nuratika atau yang akrab disapa Fina. Seorang penyandang autisme asal Tangerang Selatan yang berhasil menuntaskan rangkaian ibadah haji bersama keluarganya. Bagi sebagian orang, menjalani haji sudah menjadi tantangan besar. Cuaca panas, kepadatan jutaan jemaah, hingga rangkaian ibadah yang menuntut kesiapan fisik dan mental […]

    Bagikan Berita:
  • Revitalisasi KBIHU, Kemenhaj Ingatkan Tugasnya Bukan Sekadar Mengurusi Haji, Tapi Bimbingan

    Revitalisasi KBIHU, Kemenhaj Ingatkan Tugasnya Bukan Sekadar Mengurusi Haji, Tapi Bimbingan

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 93
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong revitalisasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar kembali menjalankan fungsi utamanya sebagai lembaga pembinaan dan bimbingan jemaah haji. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI saat berdialog dengan forum KBIHU, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) […]

    Bagikan Berita:
expand_less