Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Jum, 21 Nov 2025
- visibility 164

HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi kini menerapkan aturan medis yang jauh lebih ketat untuk pelaksanaan Haji 2026 mendatang.
Pemerintah Kerajaan sebelumnya telah menegaskan bahwa jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu tidak lagi diizinkan menunaikan ibadah haji.
Jika petugas haji menemukan ada jemaah yang tiba dalam kondisi tidak layak (unfit), akan langsung dipulangkan ke negara asalnya, dan seluruh biaya pemulangan ditanggung oleh jemaah.
Meskipun jemaah tersebut telah mengantongi surat sehat dari negaranya, dikabarkan pemerintah Saudi akan tetap memeriksa keabsahan surat tersebut, dan jika diketahui punya penyakit yang dilarang, maka akan dipulangkan.
Kementerian Urusan Keagamaan Arab Saudi menyampaikan bahwa petugas medis berwenang memeriksa kelayakan kesehatan jemaah.
Jika ditemukan jemaah yang tidak memenuhi syarat medis, mereka akan ditolak keberangkatannya. Lebih jauh, tindakan tegas juga akan diberikan kepada dokter yang terbukti menerbitkan surat keterangan sehat bagi jemaah yang sebenarnya tidak memenuhi standar kesehatan.
Daftar Penyakit yang Membuat Jemaah Tidak Memenuhi Syarat Haji 2026
Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengeluarkan pedoman medis lengkap terkait kondisi kesehatan yang menggugurkan kelayakan calon jemaah haji. Beberapa kategori penyakit tersebut antara lain:
Penyakit ginjal, termasuk pasien yang menjalani cuci darah (dialisis).
Penyakit jantung yang menghambat kemampuan fisik dan tidak mampu menahan aktivitas berat.
Penyakit paru-paru atau liver kronis.
Gangguan neurologis atau psikiatris berat, termasuk gangguan memori, disabilitas signifikan, dan demensia.
Penyakit terkait usia lanjut seperti Alzheimer dan Parkinson dalam kategori berat.
Ibu hamil, serta penderita batuk rejan (whooping cough), tuberkulosis, dan demam berdarah viral.
Pasien kanker dalam kategori apa pun.
Semua kondisi tersebut dianggap berisiko tinggi dan berpotensi membahayakan keselamatan jemaah saat menjalani rangkaian ritual haji yang membutuhkan stamina besar.
Pengawasan Ketat, Sertifikat Kesehatan Akan Diverifikasi
Selain pemeriksaan sebelum keberangkatan, Arab Saudi juga mengerahkan tim pemantau khusus untuk memastikan keaslian surat keterangan sehat (medical fitness certificate).
Dengan demikian, hanya jemaah yang benar-benar memenuhi standar kesehatan yang diperbolehkan memasuki Tanah Suci.
Kebijakan ini diambil guna melindungi keselamatan jemaah sekaligus mencegah kejadian darurat medis yang sering terjadi setiap musim haji.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



