Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Mafia Tasreh Jual Akun Nusuk 25 Hingga 60 Riyal untuk Masuk Raudhah, Haram!

Mafia Tasreh Jual Akun Nusuk 25 Hingga 60 Riyal untuk Masuk Raudhah, Haram!

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
  • visibility 17

HAMRANEWS – Praktik penjualan tasreh alias izin masuk Raudhah di Masjid Nabawi sedang marak. Modusnya, pelaku yang kerap disebut “mafia tasreh” mencuri atau memanfaatkan data pribadi jemaah untuk membuat akun Nusuk, lalu menjual slot izin masuk Raudhah dengan tarif 25 hingga 60 riyal per orang.

Ustaz sekaligus pemerhati haji dan umrah, M. Ruhiyat Haririe, mengingatkan bahwa praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran aturan, tetapi juga perbuatan haram karena memfasilitasi kemaksiatan dan merugikan jemaah lain.

“Lagi marak mafia tasreh, nyolong data jemaah, nomor visa, nomor paspor, buat bikin akun Nusuk. Setelah itu tasrehnya dijual 25 riyal sampai 60 riyal. Masak memfasilitasi orang buat berdosa,” ujar M. Ruhiyat Haririe melalui akun media sosialnya.

Menurut dia, praktik ini biasanya menyasar jemaah yang belum sempat membuat akun Nusuk sendiri atau kurang memahami sistem digital Arab Saudi. Data jemaah yang seharusnya bersifat pribadi justru disalahgunakan untuk keuntungan sepihak.

Ruhiyat menegaskan, jamaah umrah maupun haji, baik mandiri maupun melalui travel, harus segera membuat akun Nusuk sendiri setelah visa terbit.

Langkah ini penting untuk menutup celah penyalahgunaan data oleh mafia tasreh tersebut.

“Kalau visanya sudah keluar, langsung bikin akun Nusuk sendiri. Jangan memberi kesempatan mafia atau orang yang jualan tasreh pakai nomor visa dan paspor kita,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar jamaah tidak tergoda iming-iming ‘masuk Raudhah’ dengan cara membeli tasreh punya orang lain.

“Jangan justru membeli tasreh. Hukumnya haram, dan itu berarti ikut memfasilitasi orang untuk berbuat dosa,” ujarnya.

Ruhiyat turut mengingatkan bahwa masuk Raudhah bukan satu-satunya ukuran keberkahan ziarah ke Madinah. Jika tidak mendapatkan jadwal, jamaah diminta bersikap lapang dada.

“Kalau tidak dapat jatah masuk Raudhah, ya sudah. Insyaallah keberkahan Raudhah tetap ada. Intinya kita ziarah ke Masjid Nabawi, bukan sekadar masuk ke satu area,” katanya.

Tips Masuk Raudhah

Agar terhindar dari praktik mafia tasreh, berikut cara dan tips resmi masuk Raudhah yang perlu diketahui jamaah:

1. Gunakan Aplikasi Nusuk Resmi

Unduh aplikasi Nusuk dari platform resmi.
Daftar dengan Data Pribadi Sendiri
Gunakan nomor paspor dan visa milik sendiri, pastikan data sesuai dan tidak dipinjamkan kepada siapa pun.

2. Cek Jadwal Secara Berkala

Slot Raudhah dibuka dan ditutup secara dinamis. Jika belum tersedia hari ini, coba cek kembali di jam atau hari berikutnya.

3. Pilih Waktu Sepi

Biasanya peluang lebih besar pada waktu di luar jam padat, seperti setelah Subuh atau di hari kerja (bukan akhir pekan).

4. Ikuti Aturan Petugas Masjid Nabawi

Datang sesuai jadwal yang tertera di aplikasi dan patuhi arahan petugas. Jangan mencoba masuk tanpa izin resmi.

5. Hindari Transaksi Ilegal

Tidak ada biaya resmi untuk tasreh Raudhah. Jika ada yang meminta bayaran, itu pasti ilegal.

Ruhiyat menutup peringatannya dengan menegaskan bahwa niat ibadah harus dijaga dari praktik curang dan haram.

“Ibadah jangan dicemari dengan cara-cara yang melanggar aturan dan agama. Jangan sampai ingin masuk Raudhah, tapi justru jatuh pada dosa,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan, Antisipasi Virus dari Luar

    Jemaah Haji Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan, Antisipasi Virus dari Luar

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Keluarga penjemput dan Jemaah yang tiba di Bandara Sultah Hasanuddin Makassar, diminta untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal ini mengingat mulai meningkatnya penyebaran MERS-CoV, khususnya di Arab Saudi di tengah momen pelaksanaan haji 2025. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sinjai H. Faried Wajedi mengimbau seluruh Panitia / Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) serta Masyarakat […]

    Bagikan Berita:
  • Hoaks Pesawat Angkut 210 Jemaah Haji Mauritania Jatuh di Pantai Merah, Pemerintah Mauritania Klarifikasi

    Hoaks Pesawat Angkut 210 Jemaah Haji Mauritania Jatuh di Pantai Merah, Pemerintah Mauritania Klarifikasi

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 256
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Mauraitania angkat bicara terkait ramainya kabar pesawat yang mengangku jemaah haji di negaranya kecelakaan dan jatuh di lepas pantai Laut Merah. Isu yang beredar tentang jatuhnya pesawat yang ditumpangi jemaah dari Mauritania itu salah, menurut pemerintah. Direktur Haji Mauritania di Kementerian Urusan Islam, El Waly Taha, membantah klaim tersebut, dan menegaskan bahwa […]

    Bagikan Berita:
  • Klausul ‘Kuota Haji Khusus Maksimal 8 Persen’ Rancu, Komnas Haji Usul Jadi Minimal

    Klausul ‘Kuota Haji Khusus Maksimal 8 Persen’ Rancu, Komnas Haji Usul Jadi Minimal

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Terkini, Jakarta – Komnas Haji menilai frasa ‘maksimal 8 persen’ untuk kuota haji khusus dalam Draf Rancangan Unda-undang Haji dan Umrah berpotensi menimbulkan masalah serius dalam praktik di lapangan. Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj, menegaskan aturan yang benar seharusnya berbunyi minimal 8 persen, bukan maksimal. “Kalau pakai kata maksimal, justru sangat kaku. Padahal dalam praktik […]

    Bagikan Berita:
  • Cek Hotel Anda Terdaftar di Aplikasi Nusuk, demi Umrah yang Aman dan Tidak Dimanipulasi

    Cek Hotel Anda Terdaftar di Aplikasi Nusuk, demi Umrah yang Aman dan Tidak Dimanipulasi

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 938
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Para calon umrah wajib tahu, pengetatan regulasi umrah saat ini dilakukan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, seiring dengan penyempurnaan sistem digital. Sehingga, menjamin umrah yang aman dan terjamin bisa diupayakan oleh calon jemaah. Misalnya, dengan mengecek apakah pengajuan visa umrahnya benar-benar berjalan seperti yang dijanjikan oleh travel umrah. Harus diketahui, salah satu syarat pengajuan […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Prabowo Minta Badan Penyelenggara Haji Berantas Kartel, Berangkat ke Tanah Suci Tanpa Manipulasi

    Presiden Prabowo Minta Badan Penyelenggara Haji Berantas Kartel, Berangkat ke Tanah Suci Tanpa Manipulasi

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SAUDI – Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH), yang juga merupakan mantan Juru Bicara Prabowo Subianto saat menjabat Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut praktik kartel dalam penyelenggaraan haji harus diberantas. Dia menyebut, terjadi praktik kartel dalam pelaksanaan ibadah haji Indonesia, sehingga Prabowo Subianto ingin praktik itu dihilangkan. “Mau ada yang marah atau tidak, terserah […]

    Bagikan Berita:
  • DPR Setujui Revisi UU Haji, Usulan Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Menguat

    DPR Setujui Revisi UU Haji, Usulan Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Menguat

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 255
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah kembali mencuat ke permukaan seiring disetujuinya revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Revisi tersebut diajukan sebagai usul inisiatif DPR dan telah mendapat persetujuan dalam rapat Baleg pada Senin (8/7). Wakil Ketua MPR RI yang juga anggota […]

    Bagikan Berita:
expand_less