Yes, Aplikasi Nusuk dan Siskohat Milik RI Kini Terintegrasi
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Sel, 17 Feb 2026
- visibility 86

HAMRANEWS – Pemerintah Indonesia resmi mengintegrasikan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dengan platform Nusuk) milik Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi).
Integrasi ini bertujuan mempermudah pengurusan visa serta meningkatkan akurasi dan keamanan data jemaah haji Indonesia.
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Haji Republik Indonesia), Farosa, mengatakan integrasi tersebut memungkinkan data jemaah haji Indonesia tervalidasi langsung dengan sistem resmi Pemerintah Arab Saudi.
“Melalui integrasi ini, data jemaah haji Indonesia dapat tervalidasi secara langsung dengan sistem Arab Saudi. Hal ini sangat mendukung kelancaran layanan jemaah, khususnya dalam proses pemvisaan,” ujar Farosa dalam keterangannya, Sabtu (14/2/2026).
Proses Integrasi Sejak 2025
Integrasi Siskohat dan Nusuk dilaksanakan secara bertahap sejak Oktober 2025. Tahapan tersebut meliputi penjajakan teknis, pemetaan kebutuhan sistem, serta evaluasi keamanan siber.
Selanjutnya dilakukan pemenuhan standar keamanan data, pertukaran sertifikat sistem, serta pengujian koneksi aman antar-sistem. Pada Januari 2026, kedua sistem dinyatakan telah terhubung secara aman dan siap beroperasi.
Didukung Tim Teknis
Farosa menambahkan, proses integrasi juga didukung oleh tim teknis, termasuk Ali selaku penanggung jawab pengembangan dan pengujian sistem. Tim ini memastikan stabilitas koneksi serta kelancaran pertukaran data sesuai standar keamanan dan keandalan layanan digital.
Fokus pada Pemvisaan Jemaah
Saat ini, integrasi Siskohat–Nusuk telah diimplementasikan khusus untuk mendukung proses pemvisaan jemaah haji. Pertukaran data dilakukan secara otomatis dari Siskohat ke Nusuk tanpa proses manual.
“Dengan implementasi integrasi ini, proses pemvisaan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur karena data jemaah dikirim langsung dari sistem Siskohat ke Nusuk,” kata Farosa.
Integrasi ini diharapkan menjadi fondasi penguatan layanan digital haji Indonesia agar penyelenggaraan ibadah haji berlangsung lebih tertib, aman, dan efisien sesuai ketentuan yang berlaku.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



