Kanwil Kemenhaj Sulsel Apresiasi Tazkiyah Tour, 25 Tahun ‘Zero Complain’
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 5

HAMRANEWS — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, memberikan apresiasi tinggi kepada PT Tazkiyah Tour atas rekam jejak pelayanannya yang dinilai profesional dan minim keluhan.
Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Manasik Haji Khusus Tazkiyah Tour di Myko Hotel Makassar, Jumat 6 Februari 2026 lalu.
Di hadapan ratusan calon jemaah, Ikbal menegaskan bahwa pilihan mereka mempercayakan perjalanan haji khusus kepada Tazkiyah Tour sudah tepat.
“Bapak-Ibu tidak salah memilih travel. Sejak didirikan hingga sekarang, tidak ada laporan komplain dari jemaahnya. Bahkan seingat saya, waktu masih menjadi staf di Kementerian Agama, belum ada penyelenggara yang profesional sampai mengantongi sertifikat ISO. Tazkiyah sudah mendapatkannya,” ujar Ikbal.
Menurutnya, konsistensi dalam pelayanan menjadi kunci kepercayaan masyarakat, khususnya warga Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur, yang selama ini banyak mempercayakan pemberangkatan umrah dan haji khusus kepada PT Tazkiyah Tour.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada CEO Tazkiyah Group, Ahmad Yani Fachruddin, yang dinilai mengedepankan kualitas layanan sebagai prioritas utama. “Pelayanan itu yang paling utama. Dan itu yang dijaga Tazkiyah selama ini,” tambahnya.
Manasik Intensif Tiga Hari
Sebagai bagian dari persiapan musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Tazkiyah Tour menggelar manasik haji secara intensif selama tiga hari, 6–8 Februari 2026. Sebanyak 150 calon jemaah mengikuti sesi kali ini dan diinapkan selama dua malam di hotel bintang lima.
Tahun ini, Tazkiyah Tour akan memberangkatkan total 217 jemaah haji, terdiri atas 205 jemaah dan 12 petugas, termasuk empat dokter. Para jemaah terbagi dalam tiga embarkasi: Makassar, Surabaya, dan Jakarta.
Selama manasik, para calon tamu Allah dibekali materi komprehensif, mulai dari aspek kesehatan hingga teknis pelaksanaan ibadah. Ketua PWNU Sulsel, Prof. KH Hamzah Harun Al Rasyid, menjadi pemateri pertama dengan mengulas sejarah haji sejak masa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
Ia menjelaskan bahwa perintah berhaji bermula setelah Nabi Ibrahim dan putranya menyelesaikan pembangunan Ka’bah, lalu Allah memerintahkan untuk menyeru manusia agar datang berhaji.
“Hikmah besar dari ibadah haji adalah kita masuk dalam suasana saat jarak antara kita dan Allah sudah tidak ada lagi,” ujarnya.
Respons Era Baru Kementerian Haji
CEO Tazkiyah Group, Ahmad Yani Fachruddin, menyebut tahun ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya urusan haji berada di bawah kementerian khusus, yakni Kementerian Haji dan Umrah.
“Mudah-mudahan, semua tantangan dalam pelaksanaan ibadah haji bisa kita hadapi dengan semakin baik,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Tazkiyah Tour telah melakukan persiapan matang. Manasik diperluas menjadi tiga hari dengan pola pembinaan intensif agar jemaah lebih siap secara fisik, mental, dan spiritual.
Mengusung tema “Haji Sehat dan Mabrur”, Tazkiyah merespons kebijakan ketat Pemerintah Arab Saudi yang menekankan kondisi kesehatan jemaah harus prima. Karena itu, selain menghadirkan dokter dalam tim petugas, Tazkiyah juga rutin menggelar sesi daring “Sekolah Haji Tazkiyah” setiap pekan.
Program tersebut menghadirkan kurikulum lengkap yang membahas fikih haji, manajemen perjalanan, hingga edukasi kesehatan. Tujuannya bukan hanya memperkaya ilmu calon jemaah, tetapi juga mengisi masa tunggu secara produktif.
25 Tahun Pengalaman
Dengan pengalaman 25 tahun memberangkatkan jemaah haji khusus, Tazkiyah Tour menjadi salah satu penyelenggara yang memiliki rekam jejak panjang di Indonesia. Program haji khusus yang dikelola merupakan kuota resmi pemerintah dengan masa tunggu relatif singkat, sekitar enam hingga tujuh tahun.
Apresiasi ‘zero complain’ dari Kanwil Kemenhaj Sulsel menjadi penegasan bahwa konsistensi pelayanan dan profesionalisme menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan jemaah.
Di tengah dinamika penyelenggaraan haji yang semakin kompleks, reputasi tersebut menjadi modal penting bagi Tazkiyah Tour untuk terus menghadirkan layanan yang amanah, profesional, dan berorientasi pada tercapainya haji yang sehat serta mabrur.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



