6 Jemaah Umrah Asal Indonesia Meninggal dalam Kecelakaan Bus di Jalur Jeddah-Madinah
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 6

HAMRANEWS – Rombongan jemaah umrah asal Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kecelakaan, hingga kebakaran hebat. Akibatnya, 14 orang cedera dan enam orang meninggal dunia. Ada anak-anak di antara korban tewas dan cedera.
Dalam pernyataan pada Jumat (21/3/2025), Kementerian Luar Negeri RI membenarkan kecelakaan itu. Insiden terjadi pada Kamis siang waktu setempat.
Kecelakaan terjadi di jalan yang menghubungkan Jeddah dengan Madinah. Lokasinya berjarak 150 kilometer dari Jeddah. Lokasi kecelakaan berada di tengah gurun.
Setelah mendengar kabar kecelakaan, Konsulat Jenderal RI di Jeddah mengirimkan tim ke sejumlah lokasi. Selain ke lokasi kecelakaan, tim juga mendatangi rumah sakit dan Kementerian Haji Arab Arab Saudi. Tim KJRI Jeddah juga berkomunikasi dengan penyedia bus dan pengatur perjalanan rombongan jemaah Indonesia.
Hasil verifikasi menemukan, 20 warga Indonesia menjadi korban dalam kecelakaan itu. Dari seluruh korban, enam meninggal dunia. ”Korban telah dirawat di rumah sakit terdekat,” kata Direktur Perlindungan WNI pada Kemenlu RI Judha Nugraha.
Bus pengangkut jemaah umrah asal Indonesia (kanan) terbakar di jalan Jeddah-Madinah, Arab Saudi, pada Kamis (20/3/2025).
Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron Ambari, mengatakan bahwa 11 dari 14 korban cedera sudah keluar rumah sakit. Mereka melanjutkan program umrah.
Sementara tiga korban cedera masih dirawat di rumah sakit. Ada dua orang dirawat karena retak tulang, Aksan Gazali (55) dan M Alawi (22). Sementara seorang anak, Fabian Respati (14), menderita luka bakar. ”Keluarga Fabian akan datang,” kata Yusron.
Sementara korban tewas, ada seorang anak yakni Autria Adam (16). Ia bersama empat perempuan dan seorang pria dewasa menjadi korban tewas dalam kecelakaan itu.
Korban tewas lain adalah Sumarsih, Eny Sudarwati , Dian Novita, Arelyn Nawalia Adam, dan Dawam Mahmud. Seluruhnya berasal dari Bojonegoro.
KJRI Jeddah juga mendata ada lima warga negara lain yang juga tewas dalam kecelakaan itu. Mereka adalah tiga awak bus dan dua orang di dalam mobil yang ditabrak bus.
Kecelakaan itu, kata Yusron, memang terjadi akibat bus menabrak mobil kecil. Mobil itu tiba-tiba menyalip bus sehingga awak bus sulit menghindari mobil itu.
Setelah tabrakan, kedua kendaraan kehilangan kendali, terguling, lalu terbakar. Sebagian korban kecelakaan terbakar.
Tak cuma orang, kecelakaan juga menghanguskan paspor dan barang-barang. Karena itu, KJRI Jeddah akan memberikan dokumen perjalanan pulang bagi para korban.
Bus pengangkut jemaah umrah asal Bojonegoro, Jawa Tengah kecelakaan di antara Jeddah-Madinah, Kamis (20/3/2025). Kecelakaan menewaskan enam warga Indonesia.
Yusron mengatakan, salah satu catatan dari insiden itu adalah agen perjalanan mengurus dan bertanggung jawab terhadap korban. Hal itu dimungkinkan karena rombongan menggunakan jasa agen yang terdaftar resmi di pemerintah.
”Karena itu, sekali lagi kami mengimbau untuk senantiasa menggunakan jasa agen resmi. Kalau terjadi apa-apa seperti ini, penanggung jawabnya jelas,” kata dia.
Kemenlu dan Kementerian Agama RI telah menghubungi sebagian keluarga korban. Sebagian lagi dalam proses pendataan untuk memverifikasi siapa saja keluarganya di Indonesia.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



