Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Masuk Raudah lewat Jalur ‘Black Market’, Awas Petugas Kini Memeriksa QR Code Anda

Masuk Raudah lewat Jalur ‘Black Market’, Awas Petugas Kini Memeriksa QR Code Anda

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 7

HAMRANEWS – Ibadah ke Tanah Suci bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang menuntut niat lurus dan adab yang benar. Demikian halnya jika Anda hendak melakukan ziarah dan beribadah di Area Raudah.

Praktik masuk ke Raudah di Masjid Nabawi melalui jalur tidak resmi atau yang kerap disebut “black market”, tentu saja tidak dengan niat yang lurus dan adab yang benar.

Raudah, area istimewa di dalam Masjid Nabawi di Madinah, memang menjadi salah satu tujuan utama para jemaah umrah dan haji. Namun, keterbatasan kuota membuat tidak semua orang bisa dengan mudah mendapatkan izin masuk melalui aplikasi resmi Nusuk.

Celah inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh oknum untuk memperjualbelikan slot kunjungan.

Belakangan, akun media sosial naanthweiser mengingatkan jemaah agar tidak tergoda menggunakan tiket hasil calo. Dalam unggahannya, ia menekankan bahwa praktik ‘pasar gelap’ izin Raudah sebenarnya sudah lama terjadi, terutama dengan cara memperjualbelikan slot yang tidak terpakai.

Misalnya, ketika seorang jemaah berhalangan hadir karena sakit, izin tersebut kemudian dialihkan atau dijual kepada orang lain dalam bentuk tangkapan layar (screenshot) QR code.

Namun kondisi di lapangan kini telah berubah.

Sebelumnya, petugas hanya memindai QR code, sehingga meskipun QR Code tersebut hasil screenshot, masih bisa lolos. Kini, pemeriksaan dilakukan lebih ketat.

Petugas tidak hanya memindai, tetapi juga mengecek langsung keaslian izin dengan berinteraksi pada layar ponsel jemaah untuk memastikan QR code tersebut berasal langsung dari aplikasi Nusuk, bukan hasil tangkapan layar.

Akibatnya, banyak jemaah yang sudah mengantre terpaksa ditolak masuk karena menggunakan izin tidak sah. Bahkan, mereka diminta keluar dari antrean meskipun sebelumnya merasa telah memiliki ‘tiket’.

“Raudah permits are now being checked. People are being turned away at Raudah gates despite having valid QR codes,” tulis akun tersebut, menggambarkan situasi terkini di pintu masuk Raudah.

Ia juga mengingatkan bahwa terlalu fokus untuk ‘berhasil masuk’ kadang membuat jemaah melupakan adab. Padahal, dalam ibadah, cara dan niat memiliki peran yang sangat penting.

Masuk ke Raudah seharusnya dilandasi niat ibadah yang tulus, bukan dengan cara-cara yang melanggar aturan atau mengambil hak orang lain. Menggunakan tiket dari jalur calo atau pasar gelap jelas bertentangan dengan nilai kejujuran dan keikhlasan yang menjadi inti ibadah.

“Remember, adab is key… and don’t forget to constantly pray for Allah’s guidance and ease,” tulisnya lagi, mengingatkan pentingnya doa dan kesabaran.

Bagi jemaah yang belum mendapatkan slot, disarankan untuk terus memantau aplikasi resmi karena terkadang slot yang tidak terpakai akan kembali dibuka. Selain itu, memperbanyak doa menjadi ikhtiar terbaik agar dimudahkan masuk ke Raudah dengan cara yang halal dan diridhai.

Pada akhirnya, perjalanan ke Raudah bukan sekadar soal berhasil masuk atau tidak, tetapi bagaimana proses itu dijalani dengan adab, kesabaran, dan niat yang benar.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Jemaah Umrah RI Tiba-tiba Tumbang saat Transit di Oman, Dapat Perhatian Penuh Kemenag

    Satu Jemaah Umrah RI Tiba-tiba Tumbang saat Transit di Oman, Dapat Perhatian Penuh Kemenag

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 87
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Satu orang jemaah umrah yang pulang dari ibadah di Tanah Suci, dilaporkan tiba-tiba lemas dan tumbang saat transit di Bandara Internasional Muscat, Oman, pada 5 Februari 2026 Kasubdit Pengawasan Umrah pada Kementerian Haji dan Umrah, Andi Muhammad Taufik, menyampaikan pihaknya langsung memberikan penanganan optimal. Dia menyebutkan, pelindungan terhadap jemaah haji reguler, haji khusus, […]

    Bagikan Berita:
  • Saudia Airlines Kenalkan Produk Kain Ihram Berteknologi Pendingin

    Saudia Airlines Kenalkan Produk Kain Ihram Berteknologi Pendingin

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 215
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Maskapai Saudi Arabian Airlines memperkenalkan sebuah terobosan bernama ihram abrad atau berarti ihram dingin, pada Pada Konferensi dan Pameran Haji 2025. Maskapai tersebut mengklaim bahwa produk itu menjadi pakaian ihram pertama di dunia yang mengintegrasikan teknologi pendingin berdaya tinggi. Di area pameran, pihak Saudia menampilkan purwarupa teknologi Triple Chill Effect yang sudah mendapatkan […]

    Bagikan Berita:
  • DPR RI Tolak Penempatan Jemaah Haji RI di Mina Jadid: Tidak Layak dan Jauh dari Kawasan Utama

    DPR RI Tolak Penempatan Jemaah Haji RI di Mina Jadid: Tidak Layak dan Jauh dari Kawasan Utama

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 201
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Anggota Komisi VIII DPR RI melarang keras penempatan jemaah haji Indonesia di Mina Jadid pada musim haji 2026. Alasannya jelas: lokasi tersebut dianggap tak layak dan jauh dari kawasan utama pelaksanaan ibadah haji. Wakil Ketua Komisi VIII, Abdul Wachid, bahkan menilai kebijakan itu sebagai kemunduran dalam pelayanan haji. Ia meminta Kementerian Haji dan […]

    Bagikan Berita:
  • Perubahan BP Haji Jadi Kementerian Haji dan Umrah Mulai Dibahas di DPR

    Perubahan BP Haji Jadi Kementerian Haji dan Umrah Mulai Dibahas di DPR

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 330
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah mulai mematangkan proses perubahan lembaga Badan Pelaksana Haji atau BPH menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Prosesnya dibahas di DPR RI. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, Badan Penyelenggara (BP) Haji menjadi kementerian dibahas dalam revisi Undang-Undang (RUU) Haji yang tengah digodok di DPR. Ia menuturkan DPR saat ini sedang mematangkan persiapan […]

    Bagikan Berita:
  • DPR Sahkan Revisi UU Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah Segera Dibentuk

    DPR Sahkan Revisi UU Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah Segera Dibentuk

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 240
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya secara resmi mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Salah satu perubahan paling signifikan dalam revisi ini adalah pengalihan status Badan Penyelenggara (BP) Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna keempat masa persidangan 2025–2026 yang digelar […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar

    75 Tahun Penyelenggaraan Haji di Bawah Kemenag, Nasaruddin Paparkan Poin Percepatan Transisi ke BPH

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 248
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sekitar 75 tahun lamanya penyelenggaraan haji di bawah kendali Kementerian Agama. Kini tiba saatnya Kemenag (Kementerian Agama) menyerahkan mandat tersebut kepada Badan Penyelenggara Haji (BPH) sesuai Peraturan Presiden No 154 tahun 2024. Dalam rentang panjang itu, dinamika dan tantangan senantiasa hadir setiap tahun penyelenggaraan ibadah haji. Hal yang patut disyukuri adalah setiap dinamika […]

    Bagikan Berita:
expand_less