Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Berangkatkan CJH di Tengah Risiko Perang, Tazkiyah Tour Selalu Membangun Komunikasi dengan Jemaah

Berangkatkan CJH di Tengah Risiko Perang, Tazkiyah Tour Selalu Membangun Komunikasi dengan Jemaah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 290
  • print Cetak

HAMRANEWS – Bisnis perjalanan umrah dan haji adalah aktivitas yang berisiko tinggi. Karena itu, perusahaan biro perjalanan harus selalu punya rencana yang matang, untuk mengantisipasi risiko-risiko yang muncul bahkan di luar perkiraan.

CEO Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin mengungkapkan, risiko pada perjalanan ibadah haji dan umrah, karena perusahaan travel menggunakan berbagai jasa dari bisnis lain.

“Kita menggunakan jasa (atau fasilitas) milik pihak lain. Pesawat, hotel, bus, kita bergantung ke mereka. Karena itu risiko selalu muncul,” ungkap Ahmad Yani saat Rilis Produk Haji Khusus Tazkiyah Tour di Kantor Biro Travel tersebut di Jalan AP Pettarani, Senin 27 April 2026 lalu.

Ahmad Yani menjelaskan, sebagai perusahaan travel yang sudah berpengalaman 25 tahun memberangkatkan jemaah haji khusus, Tazkiyah Tour selalu menekankan prinsip ‘Perjalananmu Terencana dan Terlindungi’.

“Kadang-kadang ketika perjalanan jemaah terhambat, atau gagal berangkat, perusahaan travel biasanya memberi kalimat pemungkas: sabar, kita sedang diuji. Kami tidak begitu,” ungkap Ahmad Yani lagi.

Tazkiyah menurut dia menekankan bahwa pihaknya akan selalu menjelaskan ke jemaah kondisi yang sedang dihadapi.

“Misalnya kemarin, kita rencanakan berangkatkan jemaah (Haji Khusus) tanggal 4 Mei, tiba-tiba cancel karena pesawat Scoot yang akan menerbangkan jemaah membatalkan, imbas perang. Ini kita komunikasikan ke jemaah, kita tenangkan jemaah dan kami sampaikan kita mencari alternatif,” ungkapnya.

Akhirnya, dalam 2 kali 24 jam, Tazkiyah bisa mengalihkan penerbangan ke Garuda Indonesia dan Suaudi Airlines. Jemaah Tazkiyah pun dijadwalkan akan berangkat mulai 3 Mei 2026 nanti dengan dua pesawat tersebut, serta 3 kali penerbangan.

“Tentu itu karena yang pertama itu semua atas pertolongan dan perlindungan Allah Swt, dan kedua adalah bagian dari kesiapan-kesiapan kita dalam menghadapi risiko yang bisa merugikan jemaah,” ungkapnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Tidak Boleh Overstay, Pemerintah Arab Saudi Ingatkan Sanksi Tegas

    Jemaah Haji Tidak Boleh Overstay, Pemerintah Arab Saudi Ingatkan Sanksi Tegas

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 446
    • 0Komentar

    SAUDI – Visa haji yang berlaku untuk para jemaah haji dari seluruh dunia, cuma berlaku untuk kepentingan haji. Ketika prosesi berhaji selesai, maka jemaah haji harus langsung pulang dan tidak boleh memperpanjang waktu bermukim di Makkah karena visanya cuma visa berhaji. Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh jemaah haji untuk segera meninggalkan […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Tawarkan Promo Haji Khusus dan Umrah Selama BSI Fest Makassar

    Tazkiyah Tour Tawarkan Promo Haji Khusus dan Umrah Selama BSI Fest Makassar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 326
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Perusahaan travel umrah dan haji, Tazkiyah Tour turut memeriahkan event BSI Fest yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar pada 12 hingga 15 Maret 2026. Dalam pameran tersebut, Tazkiyah menghadirkan berbagai promo menarik bagi pengunjung yang ingin mendaftar paket umrah maupun haji khusus melalui travel bersertifikat ISO tersebut. Event yang digelar oleh Bank […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Umrah Asal Makassar Meninggal di Bandara Jeddah Setelah Telantar 2 Hari

    Jemaah Umrah Asal Makassar Meninggal di Bandara Jeddah Setelah Telantar 2 Hari

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 364
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seorang jemaah umrah asal Kota Makassar, dikabarkan meninggal dunia setelah diketahui telantar selama dua hari di Bandara Jeddah. Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi rombongan jemaah umrah tersebut telah berangkat atau belum. Salah satu jemaah, Dwitha, menyampaikan rombongannya sudah 2 hari telantar di Bandara Jeddah, dan belum ada kejelasan dari pihak Maskapai […]

    Bagikan Berita:
  • HIMPUH Nilai Aturan Biaya Minimum Umrah Rp27 Juta Belum Cukup, Minta 3 Hal Diperjelas

    HIMPUH Nilai Aturan Biaya Minimum Umrah Rp27 Juta Belum Cukup, Minta 3 Hal Diperjelas

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 75
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Penetapan harga batas bawah penyelenggaraan ibadah umrah sebesar Rp27 juta oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendapat apresiasi dari Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH). Namun, bagi HIMPUH, penetapan angka tersebut belum cukup untuk menjamin jemaah terbebas dari praktik umrah murah bermasalah. Asosiasi yang menaungi 477 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) itu […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Dahnil Anzar Simanjuntak Ungkap ‘Kartel Haji’ yang Sudah Kompleks Sejak Lama dan Sulitnya Dibereskan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 455
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan alasan dirinya harus menggunakan istilah ‘Kartel Haji’ untuk mengungkapkan adanya pelaku praktik kecurangan atau fraud dalam penyelenggaraan haji di Indonesia selama ini. Dalam wawancara di salah satu televisi swasta, dia mengungkpakan bahwa istilah tersebut bukan dimaksudkan untuk menodai kesucian ibadah haji, melainkan sebagai […]

    Bagikan Berita:
  • Dua Maskapai Resmi Layani Transportasi Udara Haji 2026: Garuda Indonesia dan Saudi Airlines

    Dua Maskapai Resmi Layani Transportasi Udara Haji 2026: Garuda Indonesia dan Saudi Airlines

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 587
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI menetapkan dua maskapai resmi yang bakal melayani penerbangan jemaah haji Indonesia tahun 2026 atau 1447 H. Dua maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia dan Saudi Airlines. Pengumuman disampaikan melalui akun resmi Instagram @kemenhaj.ri, yang juga memuat rincian pembagian embarkasi keberangkatan dan kepulangan jemaah di seluruh Indonesia. Garuda […]

    Bagikan Berita:
expand_less