Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Cerita Abdullah bin Mubarak dan Haji sebagai Atap Bangunan Keislaman

Cerita Abdullah bin Mubarak dan Haji sebagai Atap Bangunan Keislaman

  • account_circle Imam Dzulkifli
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Bulan Zulhijah bukan sekadar bulan penutup dalam kalender Hijriah, melainkan puncak dari perjalanan spiritual seorang Muslim. Bersama bulan Syawal dan Zulkaidah, Zulhijah termasuk dalam asyhur maklumat atau bulan-bulan yang ditentukan untuk ibadah haji.

Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., MA, dalam tausiah terkait Bulan Zulhijjah di Kantor Travel Haji dan Umrah Tazkiyah Tour, menyampaikan haji yang dianggap sebagai atap, dalam Dalam Filosofi Bangunan Islam.

“Dalam perspektif rukun Islam, ibadah di bulan Zulhijah memiliki posisi yang sangat unik. Jika diibaratkan sebuah bangunan,” ungkap Muhammad Bakry, 20 Mei 2026 lalu.

Syahadat adalah pondasinya. Tanpa syahadat yang kuat, amalan lain seperti salat, zakat, dan haji akan bermasalah karena pondasi yang rusak.

Salat adalah tiang agamanya. Puasa berfungsi sebagai dinding yang melindungi bangunan tersebut.

Zakat adalah finishing atau pembersih yang membuat bangunan layak huni.

Haji (Zulhijah) digambarkan sebagai atap yang menyempurnakan dan melindungi seluruh bangunan keislaman tersebut.

Kewajiban Berniat dan Berusaha

Muammad Bakry menjelaskan, banyak umat Muslim merasa belum berkewajiban karena merasa tidak mampu secara finansial. Namun, ditekankan bahwa setiap Muslim wajib memiliki niat untuk berhaji. Kata istata’ah dalam Al-Qur’an (mampu) memiliki akar kata yang berarti berusaha untuk menjadi mampu.

Niat yang tulus harus dibarengi dengan upaya nyata, seperti menyisihkan sebagian penghasilan. Jika seseorang sudah berniat dan berusaha namun ajal menjemput sebelum sempat berangkat, Allah SWT telah menghitungnya sebagai ibadah haji yang sempurna.

Kisah Abdullah bin Mubarak menjadi contoh nyata bagaimana niat membantu orang yang kesulitan lebih dicintai Allah daripada ritual fisik haji itu sendiri, bahkan Allah menggantikan posisinya dengan jasad yang mirip saat pelaksanaan haji.

“Abdullah bin Mubarak ini seorang ulama dari Syam, dia kumpulkan uangnya untuk pergi haji. Saat dia berangkat haji, tiba-tiba di tengah jalan dia temukan gubuk ada aroma tidak sedap, dia cium rasa muntah,” cerita Muhammad Bakry.

Sebuah pemandangan yang miris. Abdullah Mubarak melihat seorang ibu memasak bangkai dan di sampingnya ada anak-anak yang lapar menunggu masakan itu.

“Menangis meneteskan air mata Abdullah bin Mubarak lalu dia ubah niatnya. Uang yang dia kumpulkan pergi haji dia setorkan ke ibu itu. Makan saja. Tidak pantas baginya pergi haji dengan melihat pemandangan itu.

Maka pulanglah Abdullah bin Mubarak. Tapi dia tidak langsung pulang. Dia mampir ceramah. Ternyata, di kampungnya ada warga yang (pulang berhaji) mengaku melihat Abdullah bin Mubarak tawaf di Kakbah dan melihatnya berada ada di Arafah.

“Jadi ada jasad yang dimiripkan Abdullah bin Mubarak. Lalu ada warga di kampungnya diberi mimpi, bahwa di antara yang paling mabrur hajinya itu Abdullah bin Mubarak. lalu sekampung itu menyambut Abdullah bin Mubarak,” cerita Muammar lagi.

Amalan dengan Pahala Setara Haji

Bagi mereka yang belum berkesempatan berangkat ke tanah suci, terdapat “jalan pintas” untuk mendapatkan pahala setara haji dan umrah yang sempurna, yaitu:

1. Salat Subuh berjamaah, kemudian duduk berzikir di masjid hingga masuk waktu Isyrak (pagi hari), lalu melaksanakan salat sunah dua rakaat sebelum keluar masjid,.
2. Bagi fakir miskin, keseriusan menghadiri salat Jumat secara fisik dan mental dianggap sebagai haji bagi mereka.

Makna Haji Mabrur: Grafik Kehidupan yang Meningkat
Zulhijah adalah bulan terakhir sebelum kembali ke bulan Muharram. Ini memberikan pesan bahwa grafik amalan seorang Muslim harus semakin meningkat (mabrur) seiring berkurangnya jatah umur.

Ciri-ciri haji yang mabrur dapat dilihat dari perubahan perilaku setelah pulang, seperti:

• Semakin rajin beribadah (misalnya lebih tekun salat sunah).
• Lebih sosial dan dermawan, seperti gemar mentraktir atau berbagi kepada sesama.
• Menjaga diri dari kemaksiatan, terutama dalam masa 40 hari setelah pulang di mana doa-doa orang yang berhaji masih sangat mustajab.

Hukum Berkurban dan Prioritas Keluarga

Terkait ibadah kurban, amalan ini disunahkan bagi mereka yang memiliki kelonggaran (sa’atan). Artinya, kurban sebaiknya dilakukan setelah seluruh beban kewajiban keluarga (seperti biaya pendidikan anak, kebutuhan istri, dan cicilan) telah terpenuhi.
Seseorang dianggap belum memiliki kesanggupan jika tabungannya tidak mencukupi setelah dikurangi kebutuhan pokok bulanan tersebut.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Imam Dzulkifli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tazkiyah Tour Tawarkan Promo Haji Khusus dan Umrah Selama BSI Fest Makassar

    Tazkiyah Tour Tawarkan Promo Haji Khusus dan Umrah Selama BSI Fest Makassar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 256
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Perusahaan travel umrah dan haji, Tazkiyah Tour turut memeriahkan event BSI Fest yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar pada 12 hingga 15 Maret 2026. Dalam pameran tersebut, Tazkiyah menghadirkan berbagai promo menarik bagi pengunjung yang ingin mendaftar paket umrah maupun haji khusus melalui travel bersertifikat ISO tersebut. Event yang digelar oleh Bank […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Jadwal Pasti Penutupan Umrah Musim 2025-2026, Diumumkan Pemerintah Saudi

    Ini Jadwal Pasti Penutupan Umrah Musim 2025-2026, Diumumkan Pemerintah Saudi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 450
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi secara resmi mengumumkan jadwal penutupan layanan Umrah tahun 2026 (1447 H) sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan ibadah Haji. Penutupan Umrah setiap tahun dilakukan menjelang musim Haji untuk memastikan kelancaran, kenyamanan, dan keamanan jutaan jemaah yang akan melaksanakan rukun Islam kelima tersebut. Penutupan ini bukan sekadar penghentian sementara, melainkan masa krusial […]

    Bagikan Berita:
  • Kuota Haji Sulsel Bertambah 2.398 Kursi Setelah Kebijakan ‘Pukul Rata’ Daftar Tunggu Provinsi

    Kuota Haji Sulsel Bertambah 2.398 Kursi Setelah Kebijakan ‘Pukul Rata’ Daftar Tunggu Provinsi

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 608
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami peningkatan jumlah kuota haji reguler yang signifikan untuk musim haji 1447 H/2026 M. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama DPR RI telah menetapkan kuota haji reguler untuk Provinsi Sulsel sebanyak 9.670 jemaah. H. Iqbal Ismail, yang merupakan Kabid Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Prov Sul-Sel mengungkapkan alasan kenaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Malaysia Sudah Pakai Dana Haji Investasi Hotel di Saudi, RI Masih Andalkan Surat Berharga

    Malaysia Sudah Pakai Dana Haji Investasi Hotel di Saudi, RI Masih Andalkan Surat Berharga

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 68
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Besarnya dana haji yang dikelola Indonesia belum diikuti dengan penguasaan ekosistem ekonomi haji di Arab Saudi. Padahal, Indonesia merupakan negara dengan jumlah jemaah haji dan umrah terbesar di dunia. Pengamat menilai Indonesia masih berperan sebagai pembeli layanan, sementara Malaysia telah melangkah lebih jauh dengan memiliki investasi properti di Tanah Suci. Pandangan tersebut disampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 351
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan anggaran operasional haji 1447 Hijriah/2026 M yang riil, tepat sasaran, dan akuntabel di tengah tantangan kebijakan baru Arab Saudi. Pengelolaan anggaran yang tidak tepat dinilai berisiko berdampak langsung pada kualitas layanan dan kenyamanan jemaah. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Jaenal Effendi dalam […]

    Bagikan Berita:
  • BPH Sudah Transfer Rp2,7 Triliun ke Arab Saudi untuk Layanan Haji 2026

    BPH Sudah Transfer Rp2,7 Triliun ke Arab Saudi untuk Layanan Haji 2026

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 545
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) memastikan persiapan musim haji 2026 berjalan sesuai rencana. Lembaga baru ini sudah mentransfer dana awal layanan haji ke Arab Saudi senilai Rp2,7 triliun. “BP Haji sudah bekerja dan sudah mentransfer uang pangkal sebesar Rp2,7 triliun ke masyair,” ujar Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak dalam rapat koordinasi […]

    Bagikan Berita:
expand_less