Satu Lagi Dokter Petugas Haji Wafat, dr Dian Berpulang saat Dirawat di Rumah Sakit Ternate
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026
- visibility 11
- print Cetak

dr. Hj. Dian Sukma Rahayu Dano
HAMRANEWS.ID – Kabar duka datang dari penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Dokter Kloter 15, dr. Hj. Dian Sukma Rahayu Dano, meninggal dunia setelah menjalankan tugas melayani jemaah haji.
Kabar wafatnya dr. Dian disampaikan melalui unggahan resmi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate. Dalam poster belasungkawa tersebut disebutkan bahwa almarhumah meninggal dunia di ruang ICU RSCHB Ternate pada pukul 16.15 WIT.
“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian almarhumah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah haji, khususnya pada Kloter 15,” demikian pernyataan Plt Kepala Kantor Kemenhaj Ternate, H Syarif ibrahim Lc MSi, dalam unggahan tersebut.
Kepergian dr. Dian meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan rekan sejawat, tetapi juga para jemaah yang pernah merasakan langsung pelayanan dan kepeduliannya selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Salah satunya diungkapkan Shan Susan, seorang jemaah haji Kloter 15, melalui media sosial. Ia mengenang sosok dr. Dian sebagai dokter yang lembut, bertanggung jawab, dan selalu mengutamakan pasien.
Menurut Shan, ia pertama kali bertemu dr. Dian saat pemeriksaan kesehatan untuk proses istitaah haji di rumah sakit. Saat itu, dr. Dian menjelaskan hasil pemeriksaan sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan dengan sabar.
Kenangan yang paling membekas terjadi setelah puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Saat kembali ke hotel, Shan mendatangi kamar dr. Dian untuk meminta obat bagi temannya yang sedang sakit sekaligus ingin menjenguk kondisi sang dokter.
Sebelumnya, Shan melihat dr. Dian harus dipapah oleh seorang apoteker menuju bus karena kondisi kesehatannya sudah tampak menurun.
Namun, meski tubuhnya sudah lemah, dr. Dian tetap memikirkan para jemaah yang membutuhkan bantuan medis.
“Beliau masih menyarankan obat apa sebaiknya yang diberikan, padahal beliau sendiri sudah dalam kondisi lemah namun masih memikirkan pasien,” tulis Shan dalam unggahannya.
Ia pun mengenang dr. Dian sebagai sosok yang baik hati dan penuh pengabdian.
“Hj. Dokter Dian, orang yang baik, lembut dan bertanggung jawab. Jannah tempatmu, Dok,” tulisnya.
Unggahan tersebut turut dibanjiri ucapan belasungkawa dan doa dari sesama jemaah maupun masyarakat yang merasa kehilangan atas wafatnya tenaga kesehatan yang telah mengabdikan diri dalam pelayanan haji.
Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate juga mendoakan agar almarhumah mendapat husnul khatimah, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, doa juga dipanjatkan agar diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan menghadapi ujian tersebut.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
