13 Zulhijjah, Jemaah Tazkiyah Tour Tuntaskan Rangkaian Melontar Jumrah
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 6

HAMRANEWS.ID – Jemaah haji khusus Tazkiyah Tour menuntaskan rangkaian melontar jumrah di Mina pada 13 Zulhijjah 1447 H, yang bertepatan dengan hari terakhir hari tasyrik.
Prosesi lontar jumrah ini menjadi salah satu tahapan penting dalam ibadah haji sebelum jemaah melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya di Masjidil Haram.
Pembimbing haji Tazkiyah Tour, Ustaz Baso Pallawagau, menyampaikan kabar langsung dari Makkah mengenai kondisi dan agenda ibadah jemaah.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat Tazkiyah Duyufur Rahman yang dirahmati Allah SWT. Hari ini kita telah memasuki 13 Zulhijjah yang merupakan hari terakhir dari hari tasyrik, dan jemaah Tazkiyah Tour insyaallah akan melaksanakan lontar jumrah terakhir pada malam hari ini,” ujar Ustaz Baso.
Ia menjelaskan, setelah menyelesaikan lontar jumrah, para jemaah akan melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Haram untuk menyempurnakan ibadah hajinya melalui pelaksanaan tawaf ifadah, sa’i, serta tahallul akhir.
“Kemudian dilanjutkan pada pagi harinya kita akan bertolak ke Masjidil Haram untuk melaksanakan penyempurnaan ibadah haji, yaitu tawaf ifadlah, kemudian sa’i dan tahallul akhir. Mudah-mudahan haji yang kita cita-citakan menjadi haji yang mabrur,” tuturnya.
Dalam syariat Islam, 11, 12, dan 13 Zulhijjah dikenal sebagai hari tasyrik, yakni hari-hari setelah Iduladha yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah haji di Mina.
Pada hari-hari ini, jemaah haji melaksanakan lontar jumrah sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan, sekaligus memperbanyak zikir, doa, dan ibadah kepada Allah SWT.
Bagi jemaah yang memilih nafar tsani, yakni menetap hingga 13 Zulhijjah, lontar jumrah dilakukan secara lengkap pada hari terakhir sebelum meninggalkan Mina. Setelah itu, jemaah melanjutkan rukun haji lain seperti tawaf ifadah yang menjadi salah satu penentu kesempurnaan ibadah haji.
Tazkiyah Tour berharap seluruh jemaah dapat menjalani setiap tahapan ibadah dengan lancar, sehat, dan memperoleh predikat haji mabrur.
“Al-Hajjul Mabrur laisa lahu jaza’un illal jannah — haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga,” tutup Ustaz Baso.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



