Tazkiyah Tour Paling Banyak Berangkatkan Jemaah Haji di Sulsel, Alumni Puas dengan Pelayanannya
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 4

Kepala Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail
HAMRANEWS.ID– Tazkiyah Tour kembali mendapat apresiasi atas konsistensinya dalam melayani jemaah haji. Kepala Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Ikbal Ismail, menyebut Tazkiyah Tour sebagai penyelenggara haji khusus yang paling banyak memberangkatkan jemaah di Sulawesi Selatan pada musim haji 2026.
Hal itu disampaikan Ikbal saat menghadiri Ramah Tamah dan Syukuran Haji Tazkiyah Tour di Hotel Arthama Makassar, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Ikbal, Tazkiyah Tour berhasil memberangkatkan sebanyak 217 jemaah haji khusus dari Sulawesi Selatan. Capaian tersebut menjadi bukti pengalaman dan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan.
“Rekor Tazkiyah Tour dari pusat Sulawesi Selatan, paling banyak memberangkatkan jemaah haji, total 217 jemaah. Pengalaman Tazkiyah Tour sudah tidak diragukan lagi,” ujarnya.
Di hadapan ratusan alumni haji, Ikbal bahkan langsung menanyakan kepuasan mereka terhadap pelayanan Tazkiyah Tour. Pertanyaan itu dijawab serempak oleh para jemaah dengan kata “puas”.
“Kalau seperti ini, tidak perlu disurvei lagi,” katanya disambut tepuk tangan peserta.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada CEO Tazkiyah Tour Ahmad Yani dan Managing Director Tazkiyah Tour Adnan Syaharuddin yang dinilai konsisten menjaga kualitas pelayanan kepada para tamu Allah.
Ikbal mengungkapkan, setiap menerima kepulangan jemaah haji di setiap kelompok terbang (kloter), dirinya selalu menanyakan langsung tingkat kepuasan jemaah terhadap pelayanan yang diterima.
“Kalau ada yang tidak puas, tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami. Tetapi untuk Tazkiyah Tour, sejak awal saya tidak ragu karena pelayanannya memang baik,” ujarnya.
Menurutnya, komitmen Tazkiyah Tour terhadap mutu layanan juga dibuktikan dengan keberhasilannya meraih sertifikasi ISO sejak 2015 serta dua kali memperoleh Standar Nasional Indonesia (SNI).
“Saya yakin jika ada keluarga bapak dan ibu yang akan berangkat haji atau umrah, Tazkiyah Tour akan terus memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ikbal juga berpesan kepada para alumni haji agar menjaga kemabruran setelah kembali ke tanah air. Menurutnya, setiap rangkaian ibadah haji merupakan bentuk janji kepada Allah SWT yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan, saat tawaf, jemaah mengikrarkan diri untuk berada dalam lingkaran ketaatan kepada Allah. Ketika menjalankan sa’i, jemaah berjanji untuk terus berikhtiar dan bersungguh-sungguh dalam menjalani kehidupan, apa pun hasilnya tetap disyukuri. Sementara lempar jumrah menjadi simbol komitmen melawan godaan setan dan menjauhi kemalasan.
“Untuk menjadi haji mabrur, kita harus istiqamah menjalankan janji-janji yang telah kita ikrarkan kepada Allah selama berhaji. Kemabruran tidak berhenti di Tanah Suci, tetapi harus terus dijaga dalam kehidupan setelah kembali ke Indonesia,” tuturnya.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



