Seluruh Jemaah Umrah Berangkat dari Terminal 2F Soekarno-Hatta Mulai 10 Juli, Ini Daftar Maskapai yang Pindah
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 7
- print Cetak

Illustrasi jemaah haji Indonesia
HAMRANEWS.ID – Mulai 10 Juli 2026, seluruh jemaah umrah yang berangkat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan dilayani dari Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. Percepatan pemindahan operasional ini dilakukan lima hari lebih cepat dari jadwal semula sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan perjalanan ibadah yang lebih terintegrasi.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Cabang Bandara Soekarno-Hatta memastikan seluruh proses keberangkatan umrah kini dipusatkan di Terminal 2F setelah evaluasi tahap awal menunjukkan hasil yang positif.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan percepatan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi bersama regulator serta seluruh pemangku kepentingan. Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 dan Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.
“Evaluasi pelaksanaan tahap pertama menunjukkan proses keberangkatan jemaah melalui Terminal 2F berjalan baik. Seluruh pemangku kepentingan mampu berkolaborasi secara optimal sehingga penyesuaian jadwal tahap berikutnya dapat dilakukan dengan tetap mengutamakan kesiapan operasional dan kualitas pelayanan,” ujar Heru.
Perpindahan layanan dimulai secara bertahap sejak 1 Juli 2026. Pada tahap pertama, Terminal 2F melayani penerbangan Loong Air, Hainan Airlines, dan Saudi Arabian Airlines. Tahap kedua yang berlangsung 8 Juli mencakup Scoot dan Turkish Airlines.
Sementara mulai 10 Juli, seluruh maskapai yang melayani penerbangan umrah juga dipindahkan ke Terminal 2F, yakni Qatar Airways, EgyptAir, Oman Air, Emirates, dan Etihad Airways. Dengan demikian, seluruh keberangkatan jemaah umrah kini dipusatkan di satu terminal khusus.
Menurut Heru, konsep terminal khusus ini dirancang untuk menyederhanakan alur keberangkatan jemaah, mulai dari pemeriksaan dokumen, proses check-in, hingga fasilitas pendukung lainnya. Langkah tersebut diharapkan membuat perjalanan ibadah menjadi lebih tertib, nyaman, dan efisien sejak jemaah tiba di bandara.
Pihak bandara juga terus berkoordinasi dengan regulator, maskapai, perusahaan ground handling, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) agar proses transisi berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan kepada jemaah.
Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F menjadi bagian dari strategi Bandara Soekarno-Hatta dalam membangun ekosistem layanan perjalanan ibadah yang lebih modern, seiring tingginya jumlah jemaah umrah Indonesia setiap tahun.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
