Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Kemenhaj Sulsel Terima 100 Usulan Petugas Haji Daerah, 51 Lolos dan Dikirim ke Pusat

Kemenhaj Sulsel Terima 100 Usulan Petugas Haji Daerah, 51 Lolos dan Dikirim ke Pusat

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 25

HAMRANEWS – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan menerima 100 nama Petugas Haji Daerah (PHD) yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel untuk penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Dari jumlah tersebut, hanya 51 orang yang dinyatakan lolos sesuai kuota dan telah diumumkan untuk dikirim ke pusat.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail, menjelaskan bahwa 100 nama tersebut berasal dari usulan kabupaten dan kota se-Sulsel, dengan rata-rata dua nama dari setiap daerah.

“Dari 100 nama yang diusulkan Pemprov Sulsel, kami hanya memilih 51 orang sesuai kuota yang tersedia,” ujar Ikbal Ismail saat berkunjung ke Kantor Travel Tazkiyah Tour di Jalan AP Pettarani, 21 Januari 2025.

Ia menambahkan, seluruh calon petugas yang lolos telah melalui tahapan seleksi berupa Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara, yang digelar pada 23 Januari di Kantor Gubernur Sulsel.

Dari total 51 petugas yang dinyatakan lolos, 32 orang merupakan PHD layanan umum, sementara 19 orang lainnya PHD layanan kesehatan.

Selanjutnya, para petugas diminta untuk melengkapi sejumlah persyaratan administrasi, termasuk pengurusan paspor dan pemeriksaan kesehatan (medical check-up).

Pada penyelenggaraan haji 2026, kuota PHD Sulsel resmi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 Sulsel memiliki 57 petugas, maka pada 2026 jumlah tersebut berkurang menjadi 51 orang.

Ikbal menjelaskan, penurunan kuota ini disebabkan oleh pengurangan jenis layanan petugas haji. Dari sebelumnya tiga layanan—umum, kesehatan, dan pembimbing—kini hanya tersisa dua, yakni layanan umum dan kesehatan.

“Tahun ini kuotanya 51 karena tinggal dua layanan. Tahun 2025 lalu masih 57 petugas,” jelasnya.

Layanan pembimbing, kata Ikbal, ditiadakan karena telah dialihkan ke skema khusus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Peran pembimbing dinilai tetap terakomodasi melalui kuota tersebut.

“KBIHU memiliki peran penting dalam pembekalan manasik, pemahaman ibadah, serta persiapan fisik dan mental jemaah. Selain itu, mereka juga menjadi penghubung antara jemaah dan petugas di lapangan,” ujarnya.

Menurut Ikbal, kuota pembimbing KBIHU ditetapkan sebanyak 25 orang dengan syarat memiliki minimal 151 jemaah.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa proses seleksi PHD untuk musim haji 1447 H/2026 M dilaksanakan secara serius dan ketat demi menjamin kualitas pelayanan jemaah.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat menjalankan seleksi dengan disiplin tinggi tanpa ruang intervensi.

“Seleksi dilaksanakan berdasarkan undang-undang, secara terbuka, transparan, dan akuntabel. Tidak ada ruang bagi titipan, intervensi, atau kompromi terhadap integritas,” kata Irfan dalam siaran pers Kemenhaj, Senin, 26 Januari.

Menhaj juga mengingatkan bahwa posisi PHD memiliki beban moral besar karena kuota petugas diambil dari jatah jemaah haji reguler.

“Setiap petugas wajib membayar kepercayaan itu dengan pengabdian total dan loyalitas penuh. Pelayanan tanpa pamrih adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Penyelenggaraan haji 2026, lanjut Irfan, akan berada di bawah pengawasan berlapis oleh berbagai pihak, mulai dari Inspektorat Jenderal, BPK, KPK, DPR, DPD, hingga media dan masyarakat.

Ia pun berpesan agar seluruh peserta seleksi menjaga kejujuran dan integritas.

“Pengabdian kepada tamu Allah hanya layak diberikan kepada mereka yang bersih dan siap. Layanilah jemaah dengan sepenuh hati, sebagaimana melayani orang tua sendiri,” tutup Irfan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Dampak Sistem ‘All Indonesia’ untuk Jemaah Umrah yang Berlaku Sejak 1 Oktober?

    Apa Dampak Sistem ‘All Indonesia’ untuk Jemaah Umrah yang Berlaku Sejak 1 Oktober?

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 228
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mulai 1 Oktober 2025, pemerintah Indonesia resmi menerapkan sistem digital terpadu All Indonesia di seluruh bandara internasional, pelabuhan penumpang, dan pos lintas batas negara (PLBN). Bagi jemaah umrah, kebijakan ini menjadi hal penting yang perlu diperhatikan menjelang keberangkatan maupun kepulangan dari Tanah Suci. Apa Itu Sistem All Indonesia? All Indonesia adalah platform digital […]

    Bagikan Berita:
  • Jadwal Salat di Hijir Ismail Tahun 2026 dan Pada Bulan Ramadan

    Jadwal Salat di Hijir Ismail Tahun 2026 dan Pada Bulan Ramadan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 49
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Salat di area Hijir Ismail (Hateem) adalah kesempatan yang sangat mulia. Namun sulit untuk mendapatkan kesempatan ini mengingat tingginya arus jemaah umrah. Otoritas Arab Saudi bahkan cuma membuka jadwal salat yang tidak lama untuk Salat di tempat ini. Hijir Ismail merupakan salah satu titik paling diminati jemaah karena memiliki keutamaan spiritual tinggi. Area […]

    Bagikan Berita:
  • Calon Jemaah Wajib Tahu, Ini 4 Jenis Vaksinasi yang Wajib Dipenuhi Sebelum Terbang

    Calon Jemaah Wajib Tahu, Ini 4 Jenis Vaksinasi yang Wajib Dipenuhi Sebelum Terbang

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 196
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan aturan kesehatan terbaru bagi calon jemaah haji 2026. Dalam kebijakan ini, otoritas kesehatan Kerajaan menerapkan standar vaksinasi dan kelayakan medis yang jauh lebih ketat demi menjaga keamanan jutaan peserta yang akan berkumpul di Tanah Suci. Aturan ini berlaku bagi seluruh jemaah dan petugas haji yang akan memasuki Arab […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan, Antisipasi Virus dari Luar

    Jemaah Haji Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan, Antisipasi Virus dari Luar

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 190
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Keluarga penjemput dan Jemaah yang tiba di Bandara Sultah Hasanuddin Makassar, diminta untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal ini mengingat mulai meningkatnya penyebaran MERS-CoV, khususnya di Arab Saudi di tengah momen pelaksanaan haji 2025. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sinjai H. Faried Wajedi mengimbau seluruh Panitia / Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) serta Masyarakat […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Haji 2025: Dramatis, Data Tak Sinkron Tapi Terbilang Sukses

    Evaluasi Haji 2025: Dramatis, Data Tak Sinkron Tapi Terbilang Sukses

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ibadah Haji 1446 H/2025 M telah berakhir setelah kelompok terbang (kloter) terakhir jemaah haji Indonesia tiba di Tanah Air pada awal Juli 2025 lalu. Selama 72 hari operasional, sejak 1 Mei tahun 2025, pelaksanaan haji dinilai sukses meskipun sempat diwarnai sejumlah dinamika teknis di lapangan. Hal itu disampaikan oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar

    Peluang Perjalanan Haji lewat Jalur Laut, Menag Sebut Infrastrukturnya Sudah Mendukung

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 319
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umra menyebut, peluang untuk pemberangkatan haji lewat jalur laut terbuka. Pemerintah Indonesia bahkan menjajaki kemungkinan dibukanya jalur naik kapal itu sebagai alternatif pelaksanaan ibadah umrah dan haji. Inisiatif ini sedang didiskusikan dengan otoritas Saudi Arabia. “Digagas ke depan kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut. […]

    Bagikan Berita:
expand_less