Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Kemenhaj Larang Travel Umrah Pakai Istilah ‘Hotel Setara…’, Nama Hotel Wajib Dicantumkan

Kemenhaj Larang Travel Umrah Pakai Istilah ‘Hotel Setara…’, Nama Hotel Wajib Dicantumkan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
  • visibility 82
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Biro travel umrah tidak boleh lagi menggunakan istilah “hotel setara” untuk menggambarkan akomodasi yang akan ditempati jemaah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan, nama hotel harus disebutkan secara jelas sejak awal agar jemaah mengetahui layanan yang sebenarnya mereka beli.

Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj, Akhmad Fauzin, mengatakan transparansi menjadi salah satu kewajiban Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dalam memberikan layanan kepada jemaah.

Menurutnya, travel tidak cukup hanya mencantumkan kategori atau kelas hotel dalam paket umrah, misalnya “hotel bintang tiga atau setara”.

“Untuk hotel bintang tiga, harus disebutkan hotelnya. Tidak boleh hanya disebut setara bintang tiga. Di Mekkah, misalnya, menggunakan hotel apa harus disebut. Kemudian di Madinah juga begitu,” kata Akhmad dalam Media Briefing Kemenhaj bertajuk “Potret Umrah Indonesia Hari Ini: Tantangan, Pembenahan, dan Perlindungan Jemaah” di Jakarta, Selasa 29 September 2026.

Penegasan ini penting agar jemaah tidak membeli paket berdasarkan informasi yang samar. Nama hotel di Mekkah maupun Madinah harus diketahui sehingga layanan yang diterima dapat dibandingkan dengan apa yang ditawarkan travel.

Akhmad menegaskan, PPIU wajib memastikan seluruh fasilitas yang dijanjikan benar-benar diterima jemaah.

Kewajiban tersebut tidak hanya berlaku untuk hotel. Travel juga harus memberikan kepastian mengenai penerbangan. Tiket keberangkatan dan kepulangan harus jelas dan bukan sekadar booking sementara atau tiket yang tidak memiliki kepastian.

“Jemaah yang diberangkatkan oleh biro travel harus dipastikan keberangkatan dan kepulangannya. Tiket harus jelas. Tidak boleh tiket dummy atau booking yang tidak jelas,” tegasnya.

Begitu pula dengan konsumsi dan transportasi lokal. Jika travel menjanjikan perjalanan selama sejumlah hari, kebutuhan makan jemaah harus dipenuhi selama masa tersebut. Transportasi selama di Arab Saudi juga harus tersedia sesuai paket yang ditawarkan hingga jemaah kembali ke Tanah Air.

Kemenhaj kini memperketat pengawasan terhadap penyelenggara umrah, baik di Indonesia maupun Arab Saudi. Di luar negeri, pengawasan dilakukan melalui Kantor Urusan Haji di Jeddah.

Sementara di Indonesia, pengawasan antara lain dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta. Tim Bina Haji Khusus dan Umrah serta Direktorat Perizinan dan Akreditasi ditempatkan di Terminal 2F untuk memantau keberangkatan jemaah.

“Kita melihat sejauh mana travel-travel itu memberangkatkan jemaahnya,” ujar Akhmad.

Pengawasan tersebut diarahkan untuk memastikan PPIU memenuhi ketentuan sekaligus memberikan perlindungan kepada jemaah.

Kemenhaj juga akan melakukan verifikasi terhadap PPIU untuk memastikan setiap penyelenggara masih memenuhi persyaratan dan memiliki tata kelola yang sehat.

Masyarakat pun diingatkan menggunakan kanal pengaduan Kemenhaj apabila menemukan layanan travel yang tidak sesuai dengan perjanjian atau ketentuan.

Dengan pengetatan ini, calon jemaah diharapkan tidak hanya melihat harga paket umrah. Nama hotel, kepastian tiket, konsumsi, transportasi, hingga seluruh fasilitas yang dijanjikan harus jelas sejak awal.

Bagi travel, era menjual paket dengan informasi akomodasi yang hanya berbunyi “hotel setara” semakin tidak relevan. Bagi jemaah, kejelasan tersebut menjadi bagian penting dari perlindungan sebelum mereka berangkat ke Tanah Suci.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semua Jamaah Haji RI Nginap di Hotel Ring 1 Masjid Nabawi, Area yang Diperebutkan Negara-negara

    Semua Jamaah Haji RI Nginap di Hotel Ring 1 Masjid Nabawi, Area yang Diperebutkan Negara-negara

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 239
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Hal yang membahagiakan bagi jemaah Indonesia pada musim haji tahun ini adalah, penempatan di Madinah yang dekat dengan Masjid Nabawi. Jemaah haji reguler Indonesia ditempatkan di kawasan markaziyah atau ring utama sekitar Masjid Nabawi. Kepala Seksi Akomodasi PPIH Arab Saudi, Zaenal Muttaqin, mengatakan kawasan markaziyah merupakan area favorit bagi jamaah dari berbagai negara […]

    Bagikan Berita:
  • Duh, Arab Saudi Mau Kurangi Kuota Haji RI Hingga 50 Persen karena Kesemrawutan Pelayanan Tahun Ini

    Duh, Arab Saudi Mau Kurangi Kuota Haji RI Hingga 50 Persen karena Kesemrawutan Pelayanan Tahun Ini

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 653
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi disebutkan bakal memotong kuota haji Indonesia hingga 50 persen. Potongan sebesar ini, jika diberlakukan sudah pasti akan membuat daftar tunggu haji semakin panjang. Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap detil alasan Arab Saudi memotong kuota umrah. “Mereka menyampaikan melalui Deputi Kerja Sama Lembaga dan Luar Negeri bahwa penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Gelar Musyawarah Kerja, HIMPUH Tegaskan Komitmen untuk Patuh Aturan dan Patut

    Gelar Musyawarah Kerja, HIMPUH Tegaskan Komitmen untuk Patuh Aturan dan Patut

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 363
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (HIMPUH) menegaskan pentingnya soliditas organisasi untuk tetap tumbuh dan adaptif menghadapi tantangan, di tengah dinamika regulasi baru dan masa transisi tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah nasional, Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Kerja (MUKER) ke-2 HIMPUH yang digelar pada Senin-Selasa, 26–27 Januari, di The Trans Luxury Hotel Bandung. Forum […]

    Bagikan Berita:
  • Penjelasan Menteri Agama Soal 3 Jemaah RI Masih Hilang karena Demensia

    Penjelasan Menteri Agama Soal 3 Jemaah RI Masih Hilang karena Demensia

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 499
    • 0Komentar

    TANGERANG – Tiga jemaah RI yang dinyatakan hilang belum juga ditemukan, hingga saat ini. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar menyebut salah satu kendala sulitnya pencarian adalah mereka adalah lansia yang mengalami demensia. Nasaruddin Umar mengatakan, karena demensia, bahkan nama mereka pun kerap kali dilupa. “Namanya sendiri juga tidak tahu. Nama keluarga juga tidak tahu, nama […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Calon Jemaah Haji RI Ditolak Masuk Saudi, Diduga Pernah Melanggar Aturan Saat Umrah

    Satu Calon Jemaah Haji RI Ditolak Masuk Saudi, Diduga Pernah Melanggar Aturan Saat Umrah

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 226
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seorang calon jemaah haji asal Embarkasi Lombok ditolak masuk ke Arab Saudi setelah terdeteksi masuk dalam daftar cekal selama 10 tahun oleh otoritas imigrasi setempat. Penolakan diduga berkaitan dengan pelanggaran yang pernah dilakukan saat menjalankan ibadah umrah sebelumnya. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima rincian spesifik terkait […]

    Bagikan Berita:
  • Menhaj Sebut Kenaikan Biaya Haji Tidak Akan Dibebankan kepada Jemaah

    Menhaj Sebut Kenaikan Biaya Haji Tidak Akan Dibebankan kepada Jemaah

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 259
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Moch Irfan Yusuf, menegaskan bahwa pemerintah memastikan setiap potensi penyesuaian biaya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M tidak akan dibebankan kepada jemaah. “Sejak awal Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas bahwa apapun yang terjadi, jika ada penambahan biaya, tidak boleh dibebankan kepada jemaah haji. […]

    Bagikan Berita:
expand_less