Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Waduh, Ada Pasutri yang Palsukan Kematian Orang Tua dan Bayar Ratusan Juta Demi Berangkat Haji Tanpa Antrean

Waduh, Ada Pasutri yang Palsukan Kematian Orang Tua dan Bayar Ratusan Juta Demi Berangkat Haji Tanpa Antrean

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • visibility 1
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Berbagai cara dilakukan demi bisa berangkat haji lebih cepat. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf membongkar modus sepasang suami istri yang diduga memalsukan data kematian orang tua agar bisa berangkat haji tanpa harus menunggu antrean.

Tak tanggung-tanggung, pasangan tersebut disebut mengeluarkan uang hingga Rp500 juta untuk mendapatkan kesempatan berangkat haji lebih cepat.

Irfan mengungkapkan, kasus itu ditemukan pemerintah pada musim haji tahun lalu. Suami dan istri tersebut masing-masing mengaku mendapatkan hak pelimpahan nomor porsi haji dari orang tua yang telah meninggal dunia.

Namun, setelah dilakukan penelusuran, pemerintah menemukan kejanggalan dalam data yang digunakan keduanya.

“Ternyata satu orang suami ini membayar Rp250 juta untuk bisa berangkat hari itu dengan memalsukan data-data kematian orang tuanya. Si istri juga sama, artinya dua orang ini membayar Rp500 juta untuk bisa berangkat saat itu juga,” kata Irfan dalam acara penandatanganan Surat Edaran Bersama di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Menurut Irfan, kasus tersebut menjadi perhatian pemerintah karena pelimpahan nomor porsi haji seharusnya mengikuti ketentuan yang berlaku, bukan dimanfaatkan melalui manipulasi data untuk mempercepat keberangkatan.

Perketat Validasi Data Jemaah

Temuan ini menjadi salah satu alasan Kementerian Haji dan Umrah memperkuat pemadanan data jemaah dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Pemerintah ingin memastikan identitas serta status kematian calon jemaah sesuai dengan catatan resmi. Langkah ini sekaligus untuk mencegah penyalahgunaan hak pelimpahan nomor porsi haji.

Irfan sebelumnya juga mengungkap adanya modus manipulasi usia untuk memperoleh prioritas keberangkatan haji bagi jemaah lanjut usia.

Pemeriksaan data lintas instansi diharapkan dapat menutup celah kecurangan sekaligus menjaga agar mekanisme keberangkatan haji berjalan sesuai aturan.

Dengan antrean haji yang panjang, pemerintah menghadapi tantangan untuk memastikan hak jemaah tidak disalahgunakan oleh pihak yang berusaha mencari jalan pintas.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelunasan Haji untuk CJH yang Terdampak Bencana di Sumatera-Aceh Kemungkinan Diperpanjang

    Pelunasan Haji untuk CJH yang Terdampak Bencana di Sumatera-Aceh Kemungkinan Diperpanjang

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Bagikan Berita:

    Bagikan Berita:
  • Menhaj RI Ultimatum Syarikah Arab Saudi: Pelayanan Buruk di Mina Bisa Berujung Putus Kontrak 2027

    Menhaj RI Ultimatum Syarikah Arab Saudi: Pelayanan Buruk di Mina Bisa Berujung Putus Kontrak 2027

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 117
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah Indonesia melayangkan peringatan keras kepada para penyedia layanan (Syarikah) di Arab Saudi menyusul berbagai catatan pelayanan selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Buruknya layanan di Mina menjadi sorotan utama dan akan menjadi penentu apakah Syarikah tersebut tetap dipakai pada musim haji berikutnya. Menteri Haji dan Umrah RI, Muhammad Irfan Yusuf, menegaskan […]

    Bagikan Berita:
  • Puluhan Fasilitas Layanan Haji dan Umrah Sedang Dibangun Kemenhaj, Ada yang Sudah Fase Konstruksi

    Puluhan Fasilitas Layanan Haji dan Umrah Sedang Dibangun Kemenhaj, Ada yang Sudah Fase Konstruksi

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 113
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai merealisasikan pembangunan puluhan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di berbagai daerah tahun ini. Targetnya ada 40 lokasi secara nasional. Beberapa di antaranya telah memasuki fase konstruksi bangunan. Program ini menjadi bagian dari upaya Kemenhaj meningkatkan kualitas pelayanan bagi calon jemaah haji dan umrah melalui layanan […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Ingin Asrama Haji Tak Cuma ‘Hidup’ Saat Musim Haji Saja

    Kemenhaj Ingin Asrama Haji Tak Cuma ‘Hidup’ Saat Musim Haji Saja

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 55
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Sebagian besar aktivitas asrama haji selama ini terkonsentrasi pada satu periode: musim haji. Di luar masa tersebut, berbagai fasilitas seperti kamar, aula hingga lahan berpotensi tidak termanfaatkan secara optimal. Kondisi itu kini ingin diubah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI. Pemerintah mendorong asrama haji tidak sekadar menjadi tempat transit jemaah sebelum berangkat ke […]

    Bagikan Berita:
  • Daftar Negara dengan Jumlah Jemaah Haji Tertinggi di Dunia Tahun 2025

    Daftar Negara dengan Jumlah Jemaah Haji Tertinggi di Dunia Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 668
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Setiap tahun, jutaan umat Islam bercita-cita untuk menunaikan perjalanan suci menuju Tanah Suci. Namun, mengingat besarnya jumlah calon jemaah dari seluruh dunia, pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem kuota haji internasional untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran pelaksanaan ibadah. Sistem ini mengalokasikan jumlah jemaah berdasarkan populasi muslim di setiap negara serta mempertimbangkan faktor-faktor diplomatik […]

    Bagikan Berita:
  • Umrah Tahun Ini Akan Lebih Kondusif, dengan Regulasi Arab Saudi yang Lebih Ketat

    Umrah Tahun Ini Akan Lebih Kondusif, dengan Regulasi Arab Saudi yang Lebih Ketat

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 460
    • 0Komentar

    SAUDI – Penyelenggaraan umrah tahun 1447 H dipastikan bakal berlangsung lebih tertib dan terkontrol menyusul kebijakan baru Pemerintah Arab Saudi yang semakin ketat dalam mengawasi pelaksanaan ibadah umrah. Hal itu diakui salah satu pengusaha penyelenggara ibadah umrah, Obydallah Abdullah Athallah Alahmadi. Menurut dia, pengetatan regulasi oleh otoritas Saudi menjadi langkah penting dalam menertibkan layanan umrah, […]

    Bagikan Berita:
expand_less