Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Setop Sementara Penerbitan Izin PIHK, Kemenhaj Lagi Evaluasi Ribuan Travel

Setop Sementara Penerbitan Izin PIHK, Kemenhaj Lagi Evaluasi Ribuan Travel

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 121
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI belum membuka penerbitan izin baru bagi penyelenggara perjalanan ibadah umrah. Pemerintah memilih menghentikan sementara proses perizinan sembari melakukan evaluasi dan verifikasi terhadap ribuan travel yang saat ini beroperasi.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut terdapat sekitar 3.900 travel umrah yang perlu diverifikasi secara menyeluruh. Evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap penyelenggara memenuhi ketentuan sekaligus memiliki rekam jejak yang baik.

“Belum pernah dan sampai dengan hari ini belum mengeluarkan izin baru untuk travel umrah. Sekarang itu travel umrah jumlahnya ada sekitar 3.900,” ujar Dahnil usai menghadiri Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Asrama Haji Banten, Cipondoh, Kota Tangerang.

Menurut Dahnil, hasil verifikasi nantinya menjadi dasar pemerintah dalam menentukan travel yang layak melanjutkan izin operasional. Sebaliknya, penyelenggara yang memiliki catatan buruk akan menghadapi sanksi tegas, mulai dari pemblokiran hingga pencabutan izin.

“Pasti, kami akan verifikasi ketat. Mana yang punya track record buruk akan kami blokir atau kami cabut izinnya,” tegasnya.

Travel Tanpa Izin Masih Marak

Kebijakan tersebut diambil setelah Kemenhaj masih menemukan banyak penyelenggara yang menawarkan perjalanan umrah tanpa mengantongi izin sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Dahnil mengungkapkan, sejumlah pelaku bahkan hanya memiliki izin sebagai biro perjalanan wisata, tetapi tetap memasarkan paket umrah kepada masyarakat.

“Banyak travel-travel yang sejatinya tidak berizin. Misalnya, mereka tidak punya izin travel umrah, bukan PPIU, tapi hanya travel wisata biasa. Itu banyak yang kita temukan,” katanya.

Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah karena masyarakat berpotensi menjadi korban apabila memilih penyelenggara tanpa legalitas yang jelas.

Dahnil pun meminta calon jemaah tidak mudah tergiur harga murah maupun paket perjalanan yang ditawarkan. Legalitas serta rekam jejak travel harus menjadi pertimbangan utama sebelum masyarakat menyerahkan uang atau mendaftarkan diri.

“Banyak sekali travel-travel yang jualan tanpa punya izin, jadi track record-nya enggak jelas,” ujarnya.

Tiga Travel Sudah Diblokir

Penertiban terhadap travel bermasalah juga mulai dilakukan. Kemenhaj disebut telah memblokir tiga penyelenggara yang dinilai merugikan jemaah.

Salah satunya Hanania Group yang, menurut Dahnil, berkaitan dengan sekitar 3.000 jemaah. Dua travel lainnya juga telah dikenai tindakan pemblokiran.

“Kemarin kami sudah memblokir tiga travel umrah yang merugikan jamaah. Satu, Hanania Group yang jumlahnya 3.000 orang itu. Kemudian ada dua lagi,” kata Dahnil.

Ia memastikan pemerintah tidak akan berhenti pada pemblokiran. Penyelenggara yang terbukti melakukan penipuan atau praktik lain yang merugikan jemaah akan ditindak sesuai ketentuan.

Masyarakat juga diminta aktif melakukan pengecekan legalitas travel melalui Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah maupun kantor Kemenhaj di tingkat kabupaten/kota sebelum menentukan pilihan.

Kemenhaj Siapkan Kanal Aduan Mafia Haji dan Umrah

Selain membenahi sistem perizinan, Kemenhaj tengah menyiapkan layanan pengaduan khusus untuk menerima laporan masyarakat terkait dugaan praktik mafia dalam penyelenggaraan haji dan umrah.

“Kita siapkan layanan pengaduan mafia haji dan umrah pada satu tahun kehadiran Kementerian Haji dan umrah,” kata Dahnil.

Evaluasi terhadap sekitar 3.900 travel tersebut menjadi langkah awal pemerintah untuk membersihkan penyelenggaraan perjalanan umrah dari praktik ilegal dan penyelenggara bermasalah.

Pemerintah ingin memastikan hanya travel yang legal, memenuhi persyaratan, serta memiliki rekam jejak baik yang dapat melayani masyarakat. Di sisi lain, calon jemaah diharapkan lebih waspada agar tidak menjadi korban travel ilegal atau penyelenggara yang bermasalah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gangguan Abu Vulkanik, 449 Jemaah Umrah Berhasil Berangkat, Ribuan Lainnya Tertahan di Bandara

    Gangguan Abu Vulkanik, 449 Jemaah Umrah Berhasil Berangkat, Ribuan Lainnya Tertahan di Bandara

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 54
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Kondisi tersebut turut mengganggu perjalanan ribuan jemaah umrah yang hendak bertolak ke Arab Saudi maupun kembali ke Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan penanganan terhadap jemaah terdampak terus dilakukan dengan berkoordinasi bersama pengelola bandara, maskapai penerbangan, dan […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 425
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Presiden Maladewa, Mohammed Muizzu punya program yang menarik untuk memberikan kesempatan berhaji bagi warga kurang mampu dengan mengalokasikan 5 persen dari kuota nasional Haji. Pada tahun ini, misalnya sebanyak 50 orang dipilih untuk diberangkatkan dengan biaya negara. Kebijakan tesebut merupakan bagian dari program lima tahun pemerintah Muizzu, yang menargetkan 1.000 orang fakir miskin […]

    Bagikan Berita:
  • Cek Pengumuman Lulus Tes Petugas Haji 2026 di Sini

    Cek Pengumuman Lulus Tes Petugas Haji 2026 di Sini

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 427
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI resmi mengumumkan hasil seleksi Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tingkat pusat tahun 1447 H/ 2026 M. Sesuai hasil seleksi tersebut, peserta dengan peringkat 1 hingga 40 dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahapan pelatihan berikutnya. Peserta Lulus Seleksi PPIH Arab Saudi Tingkat Pusat Dalam pengumuman […]

    Bagikan Berita:
  • Isak Tangis Sambut Kepulangan Jemaah yang Gagal Umrah di Jambi, Sempat Terkatung-katung di Bandara

    Isak Tangis Sambut Kepulangan Jemaah yang Gagal Umrah di Jambi, Sempat Terkatung-katung di Bandara

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 66
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID– Isak tangis keluarga pecah saat menyambut kepulangan puluhan calon jemaah umrah asal Jambi yang gagal berangkat ke Tanah Suci. Para jemaah sebelumnya sempat tertahan di Medan setelah rencana keberangkatan pada 18 Agustus 2026 tidak terlaksana. Setelah beberapa hari menunggu kepastian, mereka akhirnya dipulangkan ke Mandailing Natal. Setibanya di daerah asal, para jemaah langsung menuju […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Gagal Berangkat di Medan, Lagi-lagi Korban Promosi Modus Visa Kerja

    Jemaah Haji Gagal Berangkat di Medan, Lagi-lagi Korban Promosi Modus Visa Kerja

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 606
    • 0Komentar

    MEDAN – Harapan sembilan warga negara Indonesia (WNI) untuk menunaikan ibadah haji pupus di gerbang keberangkatan Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Kamis lalu. Mereka harus menerima kenyataan pahit setelah diketahui menjadi korban praktik pemberangkatan haji secara nonprosedural oleh oknum agen travel tak resmi. Peristiwa itu terjadi pada Kamis 22 Mei 2025 pukul 17.00 […]

    Bagikan Berita:
  • Banyak Jemaah Haji-Umrah Belum Sadar, Risiko Pneumonia Menghantui Paru-paru Mereka

    Banyak Jemaah Haji-Umrah Belum Sadar, Risiko Pneumonia Menghantui Paru-paru Mereka

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 57
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Risiko pneumonia masih belum banyak disadari masyarakat yang berencana menunaikan ibadah haji dan umrah. Padahal, perjalanan ibadah tersebut identik dengan kerumunan besar, cuaca panas, aktivitas fisik tinggi dan waktu istirahat yang terbatas. Survei YouGov menunjukkan hanya 11 persen responden yang mengetahui bahwa berada di tengah kerumunan dapat meningkatkan risiko mengalami pneumonia serius. Temuan […]

    Bagikan Berita:
expand_less