Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » 13 Asosiasi Perjalanan Tolak Pemberlakuan Haji Mandiri, PKS Ikut Mengawal Penolakan

13 Asosiasi Perjalanan Tolak Pemberlakuan Haji Mandiri, PKS Ikut Mengawal Penolakan

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
  • visibility 317

JAKARTA – Sebanyak 13 asosiasi penyelenggara haji dan umrah kompak menyuarakan penolakan terhadap wacana legalisasi haji/umrah mandiri yang tengah dibahas dalam Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (RUU PIHU).
Aspirasi itu sampaikan 13 asosiasi tersebut langsung ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin 18 Agustus 2025 di Kantor DPP PKS, Jakarta.

Dua poin utama yang disampaikan dalam daftar inventaris masalah (DIM) RUU PIHU adalah:

1. Penolakan terhadap pasal legalisasi haji/umrah mandiri.

2. Keberatan atas ketentuan pembatasan kuota haji khusus maksimal delapan persen.

Juru bicara 13 asosiasi, Firman M Nur yang juga Ketua Umum DPP Amphuri, menegaskan legalisasi haji mandiri berpotensi merugikan jemaah. Menurutnya, tanpa keterlibatan biro resmi, jamaah kehilangan bimbingan keagamaan, perlindungan, dan jaminan keamanan selama di Arab Saudi.

“Kami khawatir akan muncul oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Keberadaan PPIU itu justru bagian dari penyempurnaan perjalanan, karena jemaah terbimbing dan terlindungi,” ujar Firman.

Dia menambahkan, berbeda dengan perjalanan biasa ke luar negeri, ibadah umrah maupun haji memerlukan bimbingan keagamaan khusus yang tidak mungkin tersedia bila dilakukan secara mandiri.

PKS Dukung Penolakan Asosiasi

Menanggapi aspirasi tersebut, Presiden PKS Almuzammil Yusuf menyatakan partainya siap mengawal sikap 13 asosiasi di DPR sepanjang itu demi kepentingan jemaah.

“Masukan 13 asosiasi ini jelas dan konkret argumennya. Kalau ini menguntungkan jemaah, akan kami perjuangkan di DPR,” kata Almuzammil.

PKS, lanjutnya, tidak ingin kebijakan baru justru mempersulit masyarakat yang hendak menunaikan ibadah. Prioritas utama adalah agar jemaah dapat berangkat dengan aman, nyaman, pulang dalam keadaan mabrur, sekaligus menjaga nama baik Indonesia di tanah suci.

Dengan adanya dukungan politik dari PKS, penolakan terhadap legalisasi haji mandiri diperkirakan bakal menjadi salah satu isu paling krusial dalam pembahasan RUU PIHU. Pemerintah dan DPR kini dihadapkan pada tantangan untuk merumuskan regulasi yang tidak hanya adil, tetapi juga benar-benar melindungi jemaah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Qiblatain Madinah Dikembangkan Saudi, Bakal Jadi Pusat Spiritual dan Kebudayaan Islam

    Masjid Qiblatain Madinah Dikembangkan Saudi, Bakal Jadi Pusat Spiritual dan Kebudayaan Islam

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 387
    • 0Komentar

    SAUDI – Masjid Qiblatain, atau secara literal masjid dua kiblat, berada di sekitar 7 kilometer dari Masjid Nabawi, di Barat Laut Kota Madinah. Masjid ini dinamai Qiblatain, karena itu adalah titik tempat Rasulullah Saw sedang salat, lalu turun wahyu melalui Malaikat Jibril yang memerintahkan mengubah arah kiblat. Dari sebelumnya Baitul Maqdis Palestina, menjadi Masjidilharam, di […]

    Bagikan Berita:
  • Kisah Haru Pemuda Jeneponto, Gantikan Ayahnya yang Meninggal Sekaligus Badalkan Umrah Ibu yang Menyusul Sang Ayah

    Kisah Haru Pemuda Jeneponto, Gantikan Ayahnya yang Meninggal Sekaligus Badalkan Umrah Ibu yang Menyusul Sang Ayah

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 236
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Muhammad Eko Setia Budi, seorang anak muda 24 tahun asal Jeneponto mendapat pengalaman yang mulia namun diliputi kesedihan, saat mendapat kesempatan melaksanakan haji 2025 bersama kloter 40 UPG. Petugas Haji Daerah Kloter 40 Upg, H. Alfian, mengisahkan Eko Setia Budi yang berangkat Menunaikan Ibadah Haji karena menggantikan bapaknya yang meninggal pada tahun 2019. […]

    Bagikan Berita:
  • Warga Muslim di Negara-negara Minoritas Bisa Langsung Daftar Haji lewat Aplikasi Nusuk Hajj

    Warga Muslim di Negara-negara Minoritas Bisa Langsung Daftar Haji lewat Aplikasi Nusuk Hajj

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 275
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi resmi membuka pendaftaran haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 M bagi warga Muslim dari negara-negara minoritas Muslim. Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara digital melalui platform resmi Nusuk Hajj. Langkah itu menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan ibadah haji yang diinisiasi oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk memperluas akses dan […]

    Bagikan Berita:
  • Taksi Terbang Bakal Beroperasi di Arab Saudi Mulai 2030

    Taksi Terbang Bakal Beroperasi di Arab Saudi Mulai 2030

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 396
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi menjadi pasar pertama bagi layanan helikopter listrik FlyNow Arabia. Perusahaan rintisan tersebut menargetkan bisa mengangkut barang dalam dua tahun ke depan, sementara layanan penumpang dijadwalkan mulai 2030. “Untuk tahap awal, kami akan mulai dengan kargo, lalu layanan taksi udara untuk penumpang akan dimulai pada 2030,” ujar CEO FlyNow Arabia, Yvonne Winter, […]

    Bagikan Berita:
  • Umrah Ramadan, Arab Saudi Luncurkan 100 Program Keagamaan Selama Bulan Suci

    Umrah Ramadan, Arab Saudi Luncurkan 100 Program Keagamaan Selama Bulan Suci

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 92
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Otoritas Keagamaan Arab Saudi resmi meluncurkan rencana operasional Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 untuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Program tersebut disiapkan untuk memperkuat layanan jamaah global melalui transformasi digital, perluasan layanan bahasa, hingga inovasi baru berbasis teknologi. Peluncuran strategi tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Urusan Keagamaan, Sheikh Dr. Abdulrahman Al-Sudais, yang […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 131
    • 0Komentar

    HAMRANEWES – Ratusan jemaah haji Indonesia tertahan di Bandara Jeddah lantaran penerbangan Lion Air bermasalah. Penerbangan dengan kode JT-111 rute Jeddah ke Jakarta mengalami delay hingga dua hari, membuat ratusan jamaah umrah tertahan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah tanpa kepastian jadwal keberangkatan yang jelas. Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
expand_less