7 Jemaah Haji dari Luwu Terpapar ISPA, Simak Cara Mengantisipasi Penyakit Pernafasan Akut di Tanah Suci
- account_circle REDAKSI
- calendar_month Rab, 28 Mei 2025
- visibility 182

SAUDI – Sedikitnya tujuh jemaah haji asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengalami kelelahan dan menunjukkan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Mereka yang berangkat dari Embarkasi Makassar Kloter 16 sempat dirawat di pos kesehatan dan mendapat penanganan berupa infus dari petugas haji.
“Penyakit yang paling sering menyerang jemaah adalah ISPA disertai flu. Kemarin, sekitar tujuh orang diinfus karena kelelahan,” ungkap Arif, petugas kloter, Selasa 27 Mei 2025.
Menurut dia, tingginya kasus ISPA dipicu oleh rendahnya kesadaran jemaah dalam menggunakan alat pelindung diri (APD), seperti masker, terutama saat beraktivitas di luar hotel.
“Sebagian jemaah keluar tanpa mengenakan masker. Padahal, di hotel ini ada enam kloter yang bergabung: UPG 8, 13, 14, 15, 16, dan 17. Jadi risiko penularan sangat tinggi,” jelasnya.
Meski demikian, kondisi para jemaah yang dirawat tersebut dikabarkan telah membaik.
“Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari 12 jam, infus sudah bisa dilepas. Sampai saat ini belum ada jemaah asal Luwu yang dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi,” tambahnya.
Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jemaah diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar kamar dan memaksimalkan ibadah di musala hotel guna menjaga kebugaran fisik.
“Pendorongan ke Arafah direncanakan pada 4 Juni 2025. Saat ini kami sedang mempersiapkan skema dan teknis pelaksanaan Armuzna sesuai arahan Kementerian Agama, yaitu dengan metode murur dan tanazul,” pungkas Arif.
Cara Mengantisipasi ISPA Selama Berhaji
Untuk mencegah penyebaran ISPA di kalangan jemaah, ada beberapa langkah antisipatif yang disarankan oleh petugas kesehatan:
1. Gunakan Masker Secara Konsisten
Jemaah dianjurkan selalu mengenakan masker, terutama saat berada di tempat ramai atau berinteraksi dengan banyak orang. Masker dapat membantu mencegah penularan virus melalui percikan droplet.
2. Cuci Tangan Secara Berkala
Mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer membantu membunuh kuman yang menempel di tangan setelah menyentuh permukaan umum.
3. Jaga Daya Tahan Tubuh
Istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan rutin mengonsumsi vitamin dapat memperkuat daya tahan tubuh.
4. Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Terutama di siang hari dengan suhu tinggi dan tingkat kepadatan jemaah yang tinggi, batasi kegiatan fisik yang berat.
5. Segera Lapor Jika Merasa Tidak Sehat
Jemaah diimbau segera melapor ke petugas kesehatan jika mengalami gejala seperti batuk, demam, atau sesak napas agar segera mendapat penanganan
- Penulis: REDAKSI



